Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Wednesday, 20 July 2016

Islam di Tangan Erdogan



erdogan1

SEKALIPUN sekularisme Kemalis masih didukung oleh elite militer yang kaku dan keras kepala plus beberapa partai politik, sebagian besar rakyat Turki tampaknya sudah semakin muak dengan budaya politik yang serba duniawi lagi korup itu. Sekiranya rezim sekuler yang berdiri pada 29 Oktober 1923 ini mampu membawa Turki menjadi bangsa dan negara maju yang adil, tantangan populis terhadapnya tidak akan sehebat dan sedahsyat seperti sekarang ini.

Sejarah belum tentu akan menyambut kedatangan Erdogan (Recep Tayyip Erdogan) dengan sikap penuh simpati. Di tangan Erdogan, kita berharap Islam memberi solusi terhadap berbagai masalah domestik dan global dalam upaya membangun peradaban yang asri, bukan untuk menakuti dunia dengan membangun rezim primitif yang mengatasnamakan Tuhan.

Sebenarnya sudah sejak tahun 1950, 12 tahun pasca-Kemal Ataturk (w. 1938), sebagian rakyat Turki yang 97% muslim itu mulai bertanya mengapa mereka dipisahkan dengan Islam sebagai agama dan kekuatan kultural. Islam sudah mengakar dalam jiwa bangsa Turki selama rentang waktu yang panjang, sejak sekitar abad ke-10, pada saat Imperium ‘Abbasiyah (749-1258) mulai melemah. Palu godam terakhir dipukulkan oleh Hulagu atas kota Baghdad pada 1258, yang menyudahi karier imperium yang sudah membusuk itu untuk selama-lamanya. Pewarisnya yang paling perkasa adalah Imperium Turki Usmani (1299-1924) yang bertahan hampir tujuh abad. Banyak catatan yang dapat direkam tentang imperium ini, baik yang mulia maupun yang keji.

Yang mulia tidak akan diturunkan di sini, tetapi yang keji perlu diingat, agar kekuasaan yang dikaitkan dengan Islam harus bersikap ekstra hati-hati dengan agama ini. Erdogan dan partainya, AKP (Adalet ve Kalkinma Partisi/Partai Keadilan dan Pembangunan), harus bijak melangkah. Mereka harus belajar dari kelampauan secerdas mungkin.

Di antara kekejian yang mencoreng Imperium Turki Usmani adalah kelakuan Sultan Selim I (1512-1520), sultan ke-9, yang diberi julukan Yavuz (kejam dalam bahasa Turki). Demi kelangsungan Dinasti Usmani, Selim tega membunuh dua saudara dan beberapa anak kandungnya untuk melapangkan jalan bagi anaknya yang lain, Sulaiman I (1520-1566), yang kemudian dikenal sebagai Sulaiman yang Agung. Di bawah Sulaiman, Turki Usmani mencapai puncak kejayaannya. Kemudian imperium yang sudah lelah ini redup secara berangsur tapi pasti sampai lenyap pada 1924.


13.7K Shares
Comments

oleh: Ahmad Syafi’i Ma’arif
Guru besar sejarah, pendiri Ma’arif Institute



SEKALIPUN sekularisme Kemalis masih didukung oleh elite militer yang kaku dan keras kepala plus beberapa partai politik, sebagian besar rakyat Turki tampaknya sudah semakin muak dengan budaya politik yang serba duniawi lagi korup itu. Sekiranya rezim sekuler yang berdiri pada 29 Oktober 1923 ini mampu membawa Turki menjadi bangsa dan negara maju yang adil, tantangan populis terhadapnya tidak akan sehebat dan sedahsyat seperti sekarang ini.

Sejarah belum tentu akan menyambut kedatangan Erdogan (Recep Tayyip Erdogan) dengan sikap penuh simpati. Di tangan Erdogan, kita berharap Islam memberi solusi terhadap berbagai masalah domestik dan global dalam upaya membangun peradaban yang asri, bukan untuk menakuti dunia dengan membangun rezim primitif yang mengatasnamakan Tuhan.

Sebenarnya sudah sejak tahun 1950, 12 tahun pasca-Kemal Ataturk (w. 1938), sebagian rakyat Turki yang 97% muslim itu mulai bertanya mengapa mereka dipisahkan dengan Islam sebagai agama dan kekuatan kultural. Islam sudah mengakar dalam jiwa bangsa Turki selama rentang waktu yang panjang, sejak sekitar abad ke-10, pada saat Imperium ‘Abbasiyah (749-1258) mulai melemah. Palu godam terakhir dipukulkan oleh Hulagu atas kota Baghdad pada 1258, yang menyudahi karier imperium yang sudah membusuk itu untuk selama-lamanya. Pewarisnya yang paling perkasa adalah Imperium Turki Usmani (1299-1924) yang bertahan hampir tujuh abad. Banyak catatan yang dapat direkam tentang imperium ini, baik yang mulia maupun yang keji.

Yang mulia tidak akan diturunkan di sini, tetapi yang keji perlu diingat, agar kekuasaan yang dikaitkan dengan Islam harus bersikap ekstra hati-hati dengan agama ini. Erdogan dan partainya, AKP (Adalet ve Kalkinma Partisi/Partai Keadilan dan Pembangunan), harus bijak melangkah. Mereka harus belajar dari kelampauan secerdas mungkin.

Di antara kekejian yang mencoreng Imperium Turki Usmani adalah kelakuan Sultan Selim I (1512-1520), sultan ke-9, yang diberi julukan Yavuz (kejam dalam bahasa Turki). Demi kelangsungan Dinasti Usmani, Selim tega membunuh dua saudara dan beberapa anak kandungnya untuk melapangkan jalan bagi anaknya yang lain, Sulaiman I (1520-1566), yang kemudian dikenal sebagai Sulaiman yang Agung. Di bawah Sulaiman, Turki Usmani mencapai puncak kejayaannya. Kemudian imperium yang sudah lelah ini redup secara berangsur tapi pasti sampai lenyap pada 1924.
Baca Juga :




Siapa Erdogan? Politisi kelahiran 1954 dan jago bola ini adalah sarjana manajemen dari Universtas Marmara, Istanbul. Tahun 1970, dalam usia belia, ia sudah terjun ke dunia politik lewat MSP (Milli Selamet Partisi/Partai Orde Nasional) pimpinan Dr. Necmettin Erbakan, sebuah partai yang dicurigai militer karena dianggap anti-sekularisme. Kemudian terjadi kudeta militer tahun 1980. Rezim berkuasa melarang semua parpol.

Pada saat itu, Erdogan bekerja pada Otoritas Transportasi Istanbul. Aneh bin ajaib, bosnya menyuruh Erdogan mencukur kumisnya karena dikatakan berbau Islam. Erdogan menampik, lalu ia keluar untuk kemudian memasuki dunia bisnis dan politik. Sekularisme Turki ternyata juga mengurus kumis, tetapi gagal mengurus kemakmuran rakyat.

Tahun 1983, pada saat angin demokrasi bertiup di Turki, Erdogan menyertai partai RP (Refah Partisi/Partai Kemakmuran), juga pimpinan Erbakan. Tahun 1994, Erdogan terpilih jadi Wali Kota Istanbul, sebuah kota metropolitan terbesar dengan penduduk sekitar 10 juta.

Karena RP selalu dicurigai politisi sekuler, maka pemerintah membubarkan RP. Erdogan dianggap dapat mengguncangkan bangunan sekularisme setelah ia membacakan puisi yang bernuansa Islam. Dia ditangkap, kemudian dihukum 10 bulan, tapi entah apa sebabnya tiba-tiba dikurangi menjadi empat bulan.

Sebagai politikus berbakat dan cerdik, setelah pembebasannya, Erdogan tidak menyia-nyiakan peluang politik yang semakin terbuka. Pada 2001, partai baru AKP dibentuknya. Ibarat menjolok buah ranum yang hampir jatuh, dalam pemilu November 2002, AKP keluar sebagai pemenang dengan meraup 363 dari 550 kursi yang tersedia di parlemen. Dunia sekuler Turki sempoyongan.

Tetapi selalu saja dicegah agar Erdogan jangan sampai menjadi perdana menteri dengan mengaitkan dosa baca puisi yang dianggap anti-sekuler itu. Tetapi Erdogan tidak kehilangan akal. AKP cepat mendukung upaya amendemen konstitusi yang membuka jalan baginya untuk jadi perdana menteri, dan berhasil. Pada Maret 2003 ia dilantik jadi perdana menteri.

Popularitasnya semakin berkibar tak terbendung lagi. Dalam pemilu Juli 2007, untuk kedua kalinya AKP meraih kemenangan dengan 341 kursi di parlemen. Harapan kita, tokoh berkumis ini pandai meniti buih agar selamat membawa Islam sampai ke seberang. Di tangan Erdogan, Islam menawarkan solusi, bukan slogan formalisme seperti yang diusung berbagai kelompok yang buta realitas. Selamat Erdogan, tidak mudah bagi Anda menghapus citra Islam yang dituduh orang sebagai agama anti-demokrasi. You are on the right track, for sure!


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Hadang Kudeta, Kakek Tua dari Angkatan Bersenjata Ottoman Ini Turun Gunung

Hampir seluruh rakyat Turki turun kejalanan ketika kudeta militer terjadi, mereka menyuarakan dukungannya terhadap Erdogan dan pemerintahan yang sah. Menentang pemberontak.





Semua bahu membahu menghadang artileri yang digunakan oleh tentara pro-kudeta. Namun ada penampakan yang tidak biasa dari peristiwa tersebut.

Seorang kakek tua muncul, tapi ia bukanlah kakek tua pada umumnya. Kehadirannya memicu semangat warga Turki yang menghadang kudeta, pun ia berusaha melawan upaya pemberontakan itu.

Kakek tua itu ternyata merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Kesultanan Ottoman. Kekhalifahan terakhir di Turki yang mengagungkan panji-panji Islam, sebelum digulingkan oleh pemuja sekulerisme, Kemal Ataturk.

Dengan berseragam lengkap khas tentara Ottoman, kakek itu turut serta. Ia turun gunung. Kehadirannya memancing simpati mayoritas warga Turki. Mereka mencium tangannya sebagai bentuk penghargaan dan tanda hormat.

Ya, Islam akan jaya kembali. Dari negeri yang dulu mengagungkannya. Turki.




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 10 March 2016

Tokoh Dunia Yang Melajang Hingga Ajal

Ikat pepatah umum jodoh ada di tangan Tuhan, dan itu mengingatkan kita betapapun ketika kita bisa capai prestasi puncak setinggi langit, ataupun lebih tinggi dari pencapaian manusia kebanyakan, belum tentu prestasi dalam relationship akan mengikutinya, setidaknya itu yang dialami ke-6 tokoh dunia berikut :

Sebagai catatan, yang saya sebutkan di sini bukan yang tidak menikah karena memiliki orientasi se*s sejenis (sehingga dilarang untuk menikah pada masanya), melainkan mereka yang pernah mengalami patah hati yang hebat, 'tidak laku', atau yang memang berkomitmen untuk tidak menikah.

1. Ludwig van Beethoven (1770-1827)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOzZUSNA9_yENghtZpl3wC4y86ulX67byrxQFibdI4Nx6JLb8Zdqx3Z0uDjfr34fTm1HE6GblLY1gURMxUOz2iGnu-zh4yqOG7G4zn5pwTwRlMOJY3xQEBuWcL7yA17AVO1HcLXpeBHYYt/s320/67289.jpg
 
Orang-orang pada masa sekarang semua menganggap Beethoven sebagai musikus legendaris yang sangat hebat. Sahabat www.anehdidunia.com seorang yang menderita tuli yang nyaris total (dan semakin parah hingga akhir hayatnya), namun mampu menciptakan banyak karya musik orkestra monumental. Karya-karyanya antara lain 'Symphony no.9' (yang katanya dijiplak oleh lagu dangdut kita, 'sms'), 'Symphony no.7', 'Fur Elise', 'Moonlight Sonata', dsb.


Namun, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa kisah cintanya tidaklah seindah musik-musiknya. Komponis berkebangsaan Jerman ini berkali-kali mengalami patah hati, yang membuatnya begitu tertekan oleh cinta, hingga akhirnya dia meninggal dalam keadaan miskin dan sendiri. Miris dan tragis.


Tidak kurang dari 8 orang wanita pernah coba didekati oleh Beethoven, namun semuanya kandas. Kebanyakan karena menolak Beethoven yang waktu itu kondisinya miskin dan tuli, sehingga mereka lebih memilih pria yang lebih mapan. Misalnya seperti Giulietta Guicciardi, muridnya pada tahun 1801. Beethoven bahkan telah menciptakan lagu 'Moonlight Sonata' khusus untuknya, namun Giulietta lebih memilih menikah dengan Robert von Gallenbergin yang lebih kaya dari Beethoven.


Kemudian Anna Marie Erdody, yang banyak mempengaruhi Beethoven dalam menciptakan lagu, namun akhirnya juga menikah dengan pria lain. Selain itu juga ada Josephine von Brunsvik alias Pepi yang telah begitu dekat dengan Beethoven, namun hubungan mereka akhirnya tidak direstui oleh pihak keluarga Pepi, hingga wanita ini akhirnya juga menikah dengan orang lain...


2. Coco Chanel (1883-1971)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRLmp1V0-xsb5Y_7ascOKGI3yR0zJx7WmakkYq6HIja1nfYcomEWVbpLfuEdt385J4Vu_4aUwK629w40RTaARnRDSPIp4kWybj5_iTjM9Pzr128tyCuluXDD2Lkf8h2XvZ3TUuE_vzFQYx/s1600/coco_chanel.jpg
 
Cantik, kaya, cerdas, dan terkenal. Pria bodoh mana yang tidak mau menikahi wanita seperti ini. Akan tetapi kenyataannya, seorang fashion designer legendaris Prancis yang dianggap sebagai pionir fashion modern bernama Gabrielle Bonheur 'Coco' Chanel, tidak pernah menikah seumur hidupnya. Bukan karena dia seorang lesbi atau sejenisnya.


Chanel pernah diambil dan dipekerjakan sebagai karyawan toko oleh pengusaha tekstil Etienne Balsan yang kemudian menariknya kepada dunia fashion, namun hubungan mereka tidak pernah berlanjut. Chanel kemudian juga sempat berpacaran dengan teman Balsan, Kapten Arthur Capel, namun sang kapten kemudian justru menikah dengan wanita lain dari Inggris.


Meski tidak pernah menikah, Chanel digosipkan pernah berkencan dengan banyak pria, termasuk Duke of Westminster dari Inggris. Chanel konon hampir dilamar oleh sang pangeran, namun dia menolak dengan alasan, "There have been several Duchesses of Westminster, but There is only one Chanel,"


3. James Buchanan (1791-1868)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdaB5bFeegxfIvcXommunnqr9LIzpCTLc7RuhyphenhyphenQppprOOI0t-Q8taOscdQftcYqINTw7l0xEbTsrYT62puhR5285PIn9B6-OkGm-a5EiGr5ZZuPjaBUvmm4G8t35H3SiInQSqk6Lz-7uKe/s400/James+Buchan.jpg
 
Satu-satunya presiden A.S yang tidak pernah menikah dalam hidupnya. Sempat diisukan homoseksual karena sempat tinggal bersama dengan sahabatnya, William Rufus King. Namun, semua spekulasi itu terbantahkan oleh lamaran resminya pada Mrs.Francis Preston Blair.


Sayang, lagi-lagi kisah kasih tak sampai. Selain Blair, pemimpin ke-15 negeri Paman Sam ini juga diketahui pernah dekat dengan Mary K.Snyder, namun juga tak berujung kepada pernikahan.


4. Ratu Elizabeth I (1533-1603)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgivsNXbRpCH_AB6q02pLSmglz3U7mlzifLyto2rK9lMcElUUjP4m9_OC1i_0Uehv8N3NuX4-e9P8cjl2sAf3qXG1-KB_zYpv68k48NoTnPxLajBvAvZTHKDjr7KFk1zfDbmRQKFiCljo3a/s400/RATU+ELIZABETH+I.jpg

Ya, dia adalah Ratu dari Kerajaan Inggris dan Irlandia semenjak 17 November 1558 hingga 24 Maret 1603, dia adalah nenek moyang dari Pangeran Charles dan Pangeran William yang pesta pernikahannya kita saksikan begitu megah dan heboh, dan dia tidak pernah menikah seumur hidupnya.


Keperawanan hingga wafat ini membuat Ratu Elizabeth I dijuluki sebagai the Virgin Queen, dan virginitasnya ini begitu diagungkan oleh rakyat Britania Raya hingga terkadang menyebutnya sebagai Dewi alias bukan manusia biasa. Sahabat www.anehdidunia.com ratu Elizabeth I pernah berujar, "Jika saya mengikuti kecenderungan alamiah saya, saya lebih memilih menjadi pengemis-single daripada ratu-menikah." Selain pernyataan itu, Ratu Elizabeth I juga pernah berpidato:

"I will never break the word of a prince spoken in public place, for my honour's sake. And therefore I say again, I will marry as soon as I can conveniently, if God take not him away with whom I mind to marry, or myself, or else some other great let happen.

Elizabeth I diketahui memiliki cinta sejati pada diri seorang Lord Robert Dudley, yang adalah teman masa kecilnya. Elizabeth I bahkan setia menunggu sekalipun hingga istri dari Dudley, Amy Dudley meninggal dunia. Akan tetapi, begitu Amy tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat, Dudley tetap tak dapat menikahi sang Ratu, karena beberapa senior konservatif kerajaan tetap tak mengizinkan pernikahan tersebut.

Bagaimanapun, Elizabeth I tetap merindukan cinta dari Dudley, bahkan dia memberikan gelar kehormatan Earl of Leicester pada Dudley pada tahun 1564.

Sayang, Dudley kemudian menikah lagi dengan wanita lain pada tahun 1578. Hal ini membuat sang Ratu begitu dendam dan benci pada istri baru Dudley. Hingga akhir hayatnya, Elizabeth I tak pernah mencintai pria lain selain Dudley, dan surat-surat dari sang Lord ditemukan sebagai barang-barang simpanan pribadi Ratu yang paling disayangnya.


5. Hans Christian Andersen (1805-1875)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNXNVQl7EAhfZ8upTmIK6nLlSYpEYJG7ANtrIZaeAtQWmNAoZL-uk0mMswATcQvcMWmzTr2V7D6exx8QmDNND2QdEzrzj1USjNJ1TqUICdDKdP0j1UJ-oQ40_i1M73N80DU_dSC29Q1Q/s400/hans_christian_andersen.jpg

Raja Dongeng kebanggaan rakyat Denmark. Karya-karya tulisnya seperti 'Little Mermaid', 'Itik yang Buruk Rupa', 'Gadis Penjual Korek Api', dsb. begitu fenomenal dan masih digemari anak-anak di seluruh dunia hingga sekarang. Namun, sebagaimana terefleksikan dalam dongeng-dongengnya yang kebanyakan 'sad-ending', kisah percintaannya pun tak pernah bahagia.

Andersen yang sejak kecil adalah cowok yang lemah, tidak begitu pandai, dan sering dianggap aneh, mungkin membuatnya sulit untuk dicintai.

Andersen pernah memiliki cinta monyet masa kecil bernama Riborg Voigt, namun tidak berlanjut. Andersen juga selalu ditolak oleh wanita-wanita yang ditaksirnya, seperti Sophie Orsted dan Louise Collin. Kisah yang paling menonjol adalah bagaimana Andersen begitu mengejar-ngejar seorang penyanyi opera bernama Jenny Lind.

Namun, Andersen yang pemalu itu merasa kesulitan mengungkapkan perasaan cintanya pada Lind yang penyanyi tersohor itu. Begitu Lind mengetahui perasaan Andersen melalui sebuah surat, Lind menolaknya secara halus hingga kemudian Andersen mengetahui bahwa Lind akan menikah dengan orang lain. Sejak saat itu, Andersen tak pernah jatuh cinta lagi.

6. Maggie Kuhn (1905-1995)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUDXy6yJycAL9WH2_q_ILcbpOTUoORA-pvtAg-YF79kJNegju6AybbQEPM67WcghxXARX4zoD7XLWRqLVeo5TyqPIqzhuP-5BUtbb5FQ1Q3z_O206TrWmW-7lp_4JOpXEHWtNlo9q_wFE/s1600/kuhn.jpg
 
Adalah seorang aktivis sosial Amerika yang terkenal karena mendirikan gerakan 'Gray Panthers', yaitu sebuah gerakan yang mengusahakan jaminan sosial bagi orang-orang lansia untuk tetap diperlakukan dan diberi hak-hak yang sama dengan generasi usia lainnya, termasuk hak-hak untuk tetap terlibat dalam kegiatan sosial, dan juga mengkritisi banyak peraturan pemerintah yang tidak memihak kamu lansia. Gerakan ini juga mendukung pemberian tanggung jawab sosial bagi kamu muda, dengan mottonya "Age and Youth in Action".

Tidak begitu jelas apa penyebab Kuhn tidak menikah. Kemungkinan besar adalah alasan ideologi. Salah satu isu yang diangkatnya dalam YWCA (Young Women's Christian Association) adalah mengenai sulitnya menjadi single dalam masyarakat yang mengharuskan pernikahan sebagai norma sosial. Yang jelas, setiap kali ditanya mengenai alasannya tidak menikah, Kuhn selalu menjawab, "kurang beruntung."


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Fakta Kesultanan Banten, Kerajaan Nusantara yang Disegani Dunia Namun Berakhir Miris

Banten mungkin hanya seuplik kalau dibandingkan dengan kerajaan-kerajaan lain. Meskipun begitu, kerajaan ini memiliki pengaruh yang mendunia. Inggris dan Amerika mengakui kerajaan ini. Bahkan diduga kalau Kesultanan Banten pernah memprakarsai bantuan besar kepada Amerika.

Berawal dari sebuah wilayah kecil, Kesultanan Banten menjadi salah satu daerah dengan peradaban tertinggi di masanya. Ekonomi, sosial, keagamaan, tertata sangat apik. Bahkan militer kesultanan ini juga sangat jumawa.
Sayangnya, pada akhirnya kerajaan ini justru mengalami nasib yang nahas. Kenapa dan bagaimana? Simak lewat ulasan menarik berikut.

1. Asal Usul Kesultanan Banten

Terbentuknya Banten adalah buah dari ekspansi kerajaan Demak, alias si penghancur Majapahit. Ketika itu putra Sunan Gunung Jati, Maulana Hasanuddin, membawahi banyak pasukan Demak menuju tempat ini dan berhasil merebutnya dari Kerajaan Sunda. Di waktu yang sama penaklukan juga terjadi di Sunda Kelapa oleh Fatahillah.

Maulana Hasanuddin [Image Source]
Maulana Hasanuddin [Image Source]

Seiring waktu, Demak pun melemah, lebih-lebih ketika Sultan Trenggana meninggal. Banyak wilayah-wilayah yang mulai memisahkan diri dengan Demak, termasuk Banten. Hingga akhirnya berdirilah Kesultanan Banten yang pertama kali diperintah oleh anak dari Maulana Hasanuddin yang bernama Maulana Yusuf.

2. Kejayaan Kesultanan Banten yang Menggila

Kesultanan Banten dipimpin oleh belasan raja dalam kurun waktu eksistensi mereka mulai pertengahan abad 15 sampai awal abad 18. Banyak raja yang memimpin namun yang benar-benar bisa membawa Banten dalam puncak kejayaan hanyalah Sultan Ageng Tirtayasa. Di bawah kepemimpinannya, Banten luar biasa jumawa.
Banten di masa jayanya [Image Source]
Banten di masa jayanya [Image Source]

Dalam hal ekonomi, beliau berhasil menyejahterakan penduduknya lewat simpul-simpul perdagangan yang dikuasai. Misalnya perdagangan lada di Palembang, atau daerah pesisir-pesisir lainnya. Di masa Sultan Tirtayasa, pertanian Banten juga melesat berkat canggihnya sistem kanal yang diprakarsai olehnya. Belum lagi soal militer, dulu Banten dikenal dengan armada lautnya yang hebat. Bahkan menurut banyak literatur, Sultan sampai mendatangkan orang Eropa asli untuk membuat perahu-perahu tempur yang ulung.

3. Bantuan Kepada Amerika, Bukti Hebatnya Kesultanan Banten

Ada satu fakta sejarah yang seakan berusaha disimpan rapat-rapat oleh Amerika, dan ini berhubungan dengan Kesultanan Banten. Konon Banten adalah pihak yang memberikan bantuan besar kepada Amerika dalam masa perjuangannya lepas dari Inggris. Hal tersebut diketahui terjadi pada masa Sultan Aliuddin, tepatnya di tahun 1776.
George Washington [Image Source]
George Washington [Image Source]

Sultan diketahui memberikan bantuan berupa ribuan batang emas untuk membiayai perjuangan George Washington atau presiden pertama AS. Bahkan disebut-sebut juga Sultan Aliuddin lah yang memberikan bantuan sang presiden untuk membangun gedung putih. Entah apa motif dan tujuan sultan, tapi hal ini nyatanya justru berpengaruh buruk terhadap Banten. Inggris yang sudah lama jadi rekanan Banten pun marah. Ini pula yang akhirnya menjadi alasan utama kehancuran Kesultanan Banten.

4. Perang Saudara yang Membuat Banten Gonjang-Ganjing

Sebenarnya, sebelum terjadi bantuan kepada Amerika oleh Sultan Aliuddin yang menurut cerita jadi alasan kenapa kerajaan ini dihancurkan, Banten sudah lebih dulu mengalami prahara. Perpecahan terjadi antara Sultan Ageng dan putranya bernama Sultan Haji. Keduanya berselisih paham dan terjadi pertikaian untuk mendapatkan kekuasaan.

Perang saudara di Banten [Image Source]
Perang saudara di Banten [Image Source]

Sultan Haji memenangkan pertarungan dengan sang ayah. Namun, ia bisa melakukannya karena bantuan dari VOC. Hal ini kemudian berimbas pada konsekuensi berat. Misalnya, menyerahkan pusat dagang lada di Palembang serta klaim atas beberapa wilayah milik Kesultanan Banten.

5. Jejak Nafas Terakhir Mantan Kerajaan Hebat

Semasa kepemimpinan Sultan Haji, Banten sudah tidak lagi sejumawa dulu. Terlebih bayang-bayang VOC menempel terus dengan kesultanan ini. Hingga puncaknya pada tahun 1810 di mana saat itu Belanda menghancurkan Istana Surosowan. Alasannya hanya gara-gara Sultan yang memerintah kala itu, tidak mau menuruti Daendels untuk membantu pembangunan Jalan Raya Pos. Pada penyerangan ini, semua anggota keluarga sang sultan ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara.
Sisa-sisa Istana Surosowan [Image Source]
Sisa-sisa Istana Surosowan [Image Source]

Nafas terakhir Kesultanan Banten pun benar-benar dihembuskan ketika pada tahun 1813 Thomas Stamford Raffles atas prakarsa Inggris melucuti sultan terakhir kerajaan ini. Secara hukum kemudian Banten diserap ke dalam wilayah Hindia Belanda. Maka berakhirlah sudah cerita kerajaan besar nan jumawa ini. Kesultanan Banten pernah menjadi salah satu kerajaan paling kuat di Nusantara. Sayangnya, terjadi konflik internal yang bertubi-tubi dan akhirnya membuat kerajaan ini pun sirna untuk selamanya. Meskipun begitu, cerita tentang Kesultanan Banten ini makin melengkapi fakta kalau bangsa kita dulunya benar-benar sangat hebat dan disegani dunia.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 2 March 2016

Ulama Terkenal Saudi Syeikh Aidh al Qarni Ditembak di Filipina Usai Ceramah





MANILA - Ulama terkenal Saudi Sheikh Aidh Bin Abdullah Al-Qarni menderita luka-luka setelah ditembak oleh pria bersenjata di kota Zamboanga, Filipina, Selasa (1/3/2016).

Dilansir dari AFP, Sheikh Aidh al-Qarni langsung dilarikan ke rumah sakit setelah penembakan di Kota Zamboanga. Beruntung sang ulama tidak mengalami cedera yang mengakibatkan nyawanya terancam.

"Dia tidak mendapatkan cedera yang bisa mengancam kehidupannya," kata Juru Bicara Kepolisian Inspektur Helen Galvez.

"Dia terlepas dari bahaya," lanjutnya.

Saat ini kondisinya stabil, Saudi Press Agency melaporkan mengutip kedutaan Saudi di Filipina.

Penyerang melakukan penembakan ke arahnya saat dia menaiki mobil bersama dengan beberapa orang lain setelah memberikan ceramah di kota Zamboanga, 859 km dari Manila, ibukota Filipina. Penyerang dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan pasukan keamanan.

"Penyerang itu mendekati mobil dan menembaki Al-Qarni beberapa tembakan terjadi. Al-Qarni, yang menderita luka-luka di lengannya, dilarikan ke sebuah rumah sakit di kota dan tidak ada orang lain yang terluka dalam serangan itu," kata kedutaan itu dalam sebuah pernyataan.

Sheikh Al-Qarni tiba di Filipina memenuhi undangan ceramah dari masyarakat di Zamboanga kota besar di Daerah Otonomi Muslim Mindanao. "Kedutaan telah mengirimkan pesawat khusus ke Zamboanga untuk mengambil Sheikh Al-Qarni dan mereka menemaninya di mobil ke Manila untuk memberinya pengobatan yang lebih baik. Kedutaan bersama dengan pihak yang berwenang sedang menyelidiki serangan itu," kata pernyataan kedutaan.

Duta Besar Saudi untuk Filipina Abdullah Bin Ibrahim Al Hassan telah menghubungi Sheikh Al-Qarni dan meyakinkan kesehatannya.

Foto-foto ceramah Sheikh Al-Qarni di Zamboanga, Filipina, diambil dari twitter @Dr_alqarnee:




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Monday, 29 February 2016

Ternyata Ini Rahasia Kekuatan Hafalan Dr Zakir Naik Yang Fenomenal

Bagi yang sering menonton video ceramah Dr Zakir Naik akan melihat bagaimana dia menjawab pertanyaan peserta dengan sangat mengagumkan yang menunjukkan kekuatan daya hafalnya terhadap dalil Al-Qur’an maupun kitab agama lain.

Dalam sebuah video YouTube, di depan ribuan orang, seorang perempuan bernama Wandena mengajukan pertanyaan kepada Dr Zakir Naik, “bagaimana cara Dr Zakir Naik menghafal sehingga hafalannya terhadap dalil (Al Quran maupun kitab agama lain) sangat fenomenal?”

Dr Zakir Naik menjawab,” Saudari ini bertanya bahwa hafalanku sangat fenomenal dan ini adalah pemberian Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apakah ada ayat Al Qur’an yang membicarakan tentang hafalan?

Selama ini orang-orang bertanya padaku, apakah rahasianya? Apakah engkau memiliki chip komputer? Apa rahasianya? Rahasianya ada di dalam Al Quran (Dr Zakir Naik sambil mengangkat mushaf).

Dalam pelatihan program dakwah yang saya ajarkan pada murid-muridku, saya sebutkan ada tiga hal yang harus diperhatikan.

Yang pertama, disebutkan dalam Quran surat Ali Imran ayat 160 bahwasanya “Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang bisa mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal”.

Jadi yang pertama, bertawakal kepada Allah.
Yang kedua, disebutkan dalam Surat Al Ankabut ayat 69. “Jika kamu berjihad untuk (mencari keridhaan) Allah, Allah akan benar-benar menunjukkan kepadamu jalanNya.”

Jadi yang kedua adalah kerja keras.

Dan yang ketiga, Allah berfirman dalam surat Al Anbiya ayat 7 dan surat An Nahl ayat 43. “Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.”

Yang ketiga bersifat teknis.

Teknik yang kami coba dalam pelatihan program dakwah kami, orang-orang bertanya padaku, Zakir, apa tekniknya? saya katakan ada tiga teknik terpenting dan yang pertama adalah beriman kepada Allah.

Nomor satu adalah beriman kepada Allah. Dan semua teknik ilmu Anda yang ada di dunia, kamu tahu berapa banyak muridku yang bergelar MBA.

Pada awalnya mereka adalah murid yang baik kemudian akhirnya mereka kembali lagi ke bawah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala penolong terbaik melebihi dari bentuk apapun atau teknik segitiga dan apapun bentuknya.

Bagaimana cara mendapat pertolongan Allah? yaitu jika kamu berjuang di jalan-Nya. Kamu berjuang di jalan-Nya niscaya kamu mendapat kesuksesan.

Dalam pelatihan kami, saya mengajarkan kepada murid-murid menghafal surat dan ayat ini, bagaimana berceramah dan mengelola tanya jawab. Dan sebelum saya memulai ceramah, saya selalu membaca doa sebagaimana dalam Surat Thaha ayat 25-28. Yang artinya, “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”

Demikian beberapa rahasia hafalan Dr Zakir Naik yang fenomenal. Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk semakin semangat menuntut ilmu, memahami dalil-dalil untuk diamalkan sehari-sehari dan untuk didakwahkan kepada manusia.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

MERINDING!!! SUNNAH NABI ITU EMANG SUPER AJAIB



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPaRvXK-dNK0kaDsqbIiPJu1XYmW5HhgbkmiEr33JxTJGacJF40H9GtbzGyv7Aq4vqOLU4kWNc96MvZtqXzmItY2W1pKjQYfF_3WxcCdYKUo2xvmiHaBS2NhXQkAJJD9lX-3r8-henUxJq/s1600/Blog_DakuAmat_calm.jpg

1. B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien..

Subhanallah....

Cintailah sunnah Nabi, tidak hanya adab-adab sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Pengacara Daeng Aziz Pertanyakan Peran Wapres Jusuf Kalla di Kalijodo

Pengacara Daeng Aziz Pertanyakan Peran Wapres Jusuf Kalla di Kalijodo

Kuasa Hukum Warga Kalijodo Razman Arif Nasution menyambangi Kalijodo, Jakarta Utara,. Razman yang juga pengacara pentolan Kalijodo Daeng Aziz datang berkisar pada pukul 13.30. Dia sempat meninjau ke rumah keluarga yang masih bertahan di Kalijodo. Seusai melakukan peninjauan, dia sempat menyinggung nama Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Menurut keterangan dari Razman, terdapat musala yang bersertifikat. Hal itu bertentangan dengan surat edaran yang dilayangkan Pemerintah Provinsi DKI musala tidak bersertifikat. "Ada musala bersertifikat. Itu bertentangan dengan surat edaran. Musala bersertifikat pada tahun 2000," ujar Razman di Kalijodo, Jakarta Utara.

Kata dia, Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia diminta untuk menangani musala yang akan dibongkar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Senin (29/2/2016). "Pemiliknya umat islam, Anda rubuhkan, itu bertentangan. Tolong Pak JK (Jusuf Kalla). Pak Jk itu Ketua Dewan Masjid, tangani itu. Musala itu bagian dari Pak JK," imbuh dia.

Dia juga menyinggung Pemprov DKI yang belum melakukan sosialisasi dengan Warga Kalijodo. Belum ada diskusi termasuk dengan Pihak Kuasa Hukum Kalijodo. "Ini apa? Belum ada solusi satu pun, sampai saat ini belum ada diskusi dengan warga termasuk kepada kami," tegasnya.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

'Kenapa Anda Suka Sekali Menghina Agama lain?'





DIALOG:

(+) Penanya: Kenapa Anda Suka Sekali Menghina Umat Agama lain?

(-) Dr. Zakir Naik: Haram bagi seorang muslim untuk menghina atau merendahkan Non Muslim, Allah Ta'ala berfirman, "Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan ...." [Q.S Al-An'am: 108]

(+) Penanya: Tapi kenapa anda suka sekali membeberkan kesalahan Kitab Suci Agama lain?

(-) Dr. Zakir Naik: 2+2=5, benar atau salah?

(+) Penanya: Salah!

(-) Dr. Zakir Naik: Kenapa anda katakan salah, Anda menghina Saya ya???

(+) Penanya: No sir! Saya tidak menghina Anda, Saya hanya mengatakan bahwa 2+2=5 itu salah, yang benar 2+2=4.

(-) Dr. Zakir Naik: Nah... seperti itulah yang saya lakukan. Saya tidak menghina Agama lain, saya hanya mengatakan dan membuktikan bahwa Kitab suci yang dipedomani oleh Agama lain itu adalah kitab yang salah.

NB: Dr Zakir Naik adalah seorang ulama asal India yang memfokuskan diri pada Dialog Antar Agama. Beliau menguasai (hafal) berbagai kitab-kita agama.

***
Alangkah bijaknya jika kita dapat mengambil hikmah dari percakapan singkat diatas. Dan hikmah tersebut tidaklah melulu pada sengketa teologi. Tetapi juga pada sengketa sosial, politik, budaya, ekonomi, dlsb. Sehingga itu memmberi satu kesadaran baru bagi kita.. bahwa kritik atau menunjukkan kesalahan dalam setiap lini kehidupan adalah sebuah keniscayaan, bukan suatu penghinaan.

Mungkin diantara kita masih protes.. sebab belum tentu yang mengkritik itu lebih baik dari yang dikritik
Kalau memang itu masalahnya.. maka cukup bagi kita melihat dunia sepakbola.. dan saya yakin bahwa kita semua sebenarnya melakukan hal yang sama.. yakni mengkritik.. bahkan ngebego-begoin pemain profesional yang kita sendiri sebenarnya.... ya gitu deh...

Kawan.. ada apa dengan kita..?? Kenapa kita begitu gusar dengan orang yang menunjukkan kesalahan atau kekeliruan kita? Atau kenapa ada yang gusar ketika ada yang mengkritik pemimpin negeri ini?

Bukankah kita sendiri sudah diajarkan oleh Khalifah Umar r.a.. dimana Beliau justru memberi hadiah terhadap orang yang menunjukkan kesalahannya. Bahkan, Imam Ali r.a. selalu menginstruksikan kepada rakyatnya untuk tidak memuji Beliau.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Begini Cara Imam Abu Hanifah Bikin Orang-Orang Atheis Bungkam Tak Berkutik

abu-hanifah1-500x324

Di zaman Imam Abu Hanifah rahimahullah terdapat sekelompok kaum Sumaniyah yang atheis. Mereka mengingkari keberadaan Allah dan menyatakan alam tercipta secara kebetulan. Langit, bumi, gunung dan lautan menurut mereka juga ada secara kebetulan.

Suatu hari mereka berdebat dengan Abu Hanifah soal keyakinan ini. Karena perdebatan berlangsung lama dan tak kunjung selesai, Abu Hanifah minta debat ditunda beberapa hari. Mereka pun menentukan hari dan waktu debat berikutnya.

Tiba jam yang disepakati, Abu Hanifah belum tiba di lokasi. “Mana Abu Hanifah? Ia terlambat, tak menepati janji?” kata orang-orang Sumaniyah kepada kaum muslimin yang hendak menyaksikan perdebatan itu.
“Mengapa kamu terlambat? Kemarin kamu mengatakan Allah itu ada dan memperhitungkan semua amalmu, mana bukti semua kata-katamu?” seorang tokoh Sumaniyah segera mencerca dengan serentetan pertanyaan begitu Abu Hanifah datang.

“Wahai semuanya,” jawab Abu Hanifah yang ternyata sengaja datang terlambat, “Jangan terburu-buru menilaiku. Saat aku hendak menyeberangi sungai, aku tidak mendapatkan perahu. Tak ada satu pun perahu di sana.”
“Lalu bagaimana kau bisa kemari?”
“Ada sesuatu yang aneh terjadi”
“Aneh? Apa itu?”
“Aku berdiri di tepi sungai. Menoleh ke kanan dan ke kiri mencari-cari barangkali ada perahu, sambil berharap semoga Allah memudahkanku datang kemari. Tiba-tiba, secara kebetulan ada angin berhembus kencang. Lalu ada petir besar menyambar.

Jika ia menyambar rumah, mungkin rumah itu akan roboh. Tapi secara kebetulan petir itu menyambar sebuah pohon besar, lalu pohon tersebut terbelah menjadi dua. Secara kebetulan, robohnya ke sungai. Lalu secara kebetulan datanglah potongan besi dan ada dahan yang masuk ke sana membentuk kapak. Secara kebetulan kapak itu bergerak-gerak menghantam potongan pohon tersebut dan jadilah sebuah perahu. Tak berhenti di situ, ada dua ranting yang jatuh ke sungai dan menempel di sisi kanan dan sisi perahu, setelah itu perahu tersebut mendekat padaku dan aku naik. Begitu aku di atasnya, perahu itu mendayung sendiri dengan cepat hingga aku bisa tiba di sini. Nah, begitu ceritanya. Sekarang, mari kita lanjutkan diskusi kita, apakah alam semesta ini tercipta secara kebetulan atau tidak?”
“Tunggu sebentar! Kau ini waras atau tidak?” tanya mereka yang masih terheran-heran dengan cerita Abu Hanifah.
“Waras”
“Tapi ceritamu itu tidak masuk akal. Bagaimana mungkin sebuah perahu bisa tercipta dari petir yang menyambar secara kebetulan lalu terpotong secara kebetulan dari pohon dan ranting jatuh menempel di sisi kanan dan kiri perahu. Tidak mungkin. Untuk membuat perahu dibutuhkan orang yang mengerjakannya, memotong kayunya, memasang tali, membuat sampan dan seterusnya.”'

“Subhanallah,” jawab Abu Hanifah, “Kalian mengatakan bahwa langit, bumi, gunung, laut, manusia, hewan, matahari, bulan dan bintang semuanya secara kebetulan; tapi mengapa kalian tak percaya bahwa ada satu perahu yang tercipta secara kebetulan?” jawaban itu membuat orang-orang atheis Sumaniyah terbungkam. Mereka tak berkutik. [Bersamadakwah]

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Saya tidak mengerti, mengapa Tuhan mengirim Ahok, bukan muslim pribumi untuk memimpin Jakarta?

ahok11

Mengapa Tuhan mengirim seorang Ahok? Kenapa Tuhan tidak mengirimkan seorang muslim pribumi untuk memimpin Jakarta? Artikel ini ditulis dengan cukup menyeluruh dan mencakup banyak aspek.
Artikel ini aslinya ditulis oleh Denny Siregar, seorang pengamat sosial.

Sentimen anti Cina
Sudah sekian lama, sejak era orde baru, sentimen anti Cina melekat sebagai bagian dari dinamika perkembangan di Indonesia. Kerusuhan tahun 1946, kerusuhan tahun 1963 di ITB Bandung dan yang sangat terkenal adalah peristiwa tahun 1998. Situasi tahun 98′ lah yang terburuk, dimana warga keturunan Tionghoa, terutama di Jawa mendapat perlakuan sangat tidak manusiawi.
Banyak pendapat berbeda darimana asal sentimen anti Cina ini. Tapi mungkin yang terdekat adalah sebagai bagian dari propaganda orde baru untuk menghantam negara China dalam perseteruan antar dua blok besar dunia yaitu barat dan timur pada masa itu.
Sampai sekarang, sentimen anti Cina selalu dipakai untuk menekan warga keturunan Tionghoa. Sejak kecil doktrin anti Cina selalu Ditanamkan dalam benak melalui perkataan, tindakan atas ketidak senangan warga pribumi kepada keturunan Tionghoa dan hal tersebut diwariskan turun temurun.
Warga keturunan selalu digambarkan sebagai orang kaya dan pribumi orang melarat. Ini menambah ruang rapat gesekan dan menemui titik puncaknya pada peristiwa Mei 98. Dan kesalahan ini ada pada dua pihak, terpelihara begitu lama.

Mengapa Tuhan mengirimkan seorang Ahok?
Disinilah saya tidak mengerti, mengapa Tuhan mengirimkan seorang Ahok? Ia warga keturunan yang jelas dibenci beberapa pihak yang merasa bahwa tidak pantas seorang warga keturunan menjadi pemimpin mereka. Apalagi dia seorang nasrani, yang menyinggung perasaan sebagian orang yg begitu bangga akan agamanya, dengan selalu membawa ayat-ayat tentang dilarangnya Islam dipimpin oleh seorang kafir.
Kenapa Tuhan tidak mengirimkan seorang muslim pribumi untuk memimpin kota yang sebagian warganya muslim itu? Kenapa malah Ahok? Dalam perjalanan, barulah saya mencoba mengerti kenapa Tuhan mengirim seorang Ahok (Basuki Tjahaja Purnama).
Ahok, seorang manusia yang fenomenal
Ahok bisa dibilang manusia fenomenal. Ia menabrak sekat-sekat yang selama ini haram dilanggar yaitu sentimen yang sudah dipelihara sejak lama. Ia menjadi seorang warga keturunan yang pemberani, menantang begitu banyak ketidakadilan hanya karena ia seorang Tionghoa, sesuatu yang bukan kesalahannya kenapa ia dilahirkan dalam lingkungan minoritas.
Ia tidak canggung untuk menunjuk muka seorang yang selama ini dihormati oleh banyak masyarakat Betawi, membuka boroknya dan anehnya Ahok menang. Ahok menjadi pahlawan dan si pahlawan Betawi ini menjadi bully-an yang terkenal dalam sejarah, terutama di media sosial.
Perseteruan Lulung dengan Ahok

Ia juga berani menabok FPI, ormas ganas yang sudah pasti anti Cina. Ia juga mengamuk membongkar semua sistem birokrasi korup di jajarannya, memecat walikota, memberhentikan lurah-lurah dan melaporkan para pejabat Pemprov di bawahnya ke polisi untuk disidik.
Ia melakukan hal-hal yang tidak pernah dilakukan selama bertahun-tahun oleh pemimpin-pemimpin pribumi yang kenyang perutnya. Ia meletakkan kembali sesuatu pada tempatnya dan menjalankan fungsinya.
Awalnya masyarakat terkaget-kaget dengan gayanya. Budaya santun dan munafik yg selama ini dipertontonkan, dibenturkan dengan budaya pesisir yang keras dan vokal apa adanya. Kalau nyebut anjing ya anjing, bukan disamarkan dengan kata “binatang yang berekor dan menjulurkan lidah.” Merahlah telinga sebagian orang, terutama yang merasa mukanya ditunjuk. Dan seperti biasa timbul kemarahan akibat ego yang diinjak dan terluka karena mereka dimarahi seorang Cina. Hal yang tidak pernah mereka bayangkan selama ini.
Ahok tidak peduli dengan kecinaannya, dan itu ia sebut berkali-kali di media massa. “Gua memang Cina, tapi gua lebih Indonesia daripada para koruptor itu …”
11846417_10154157121080884_359523345_n
Ia malah bangga karena ia berhasil membongkar sarang lebah dan membuat ngamuk banyak diantaranya, dan ia menikmatinya. Ia mengajak berantem siapa saja yang tidak sesuai dengan prinsip hidupnya.

Ahok yang menghargai rakyat kecil

Tapi ia luluh dengan rakyat kecil. Ia leleh dengan saudaranya yang beda agama. Ia membangun dan merenovasi masjid-masjid menjadi megah. Ia membangun rusun-rusun mewah dengan semua perabotan di dalamnya untuk memanusiakan mereka.
Peresmian rusun Tambora

Ia kembali menerjang sekat tebal bahwa ia seorang keturunan Tionghoa dan seorang nasrani. Ia merebut cinta mereka. Ia menari dan bahagia bersama mereka. Dan ia sangat menikmatinya.

Ahok, seorang perwakilan dan duta besar WNI keturunan Tionghoa
Ahok menjadi perwakilan yang baik, seorang duta besar yang mewakili semua keturunan Tionghoa di Indonesia. Mereka bangga akan dia. Kebanggaan yang sama yang dimiliki warga pribumi muslim yang ingin memiliki pemimpin seperti dia di daerahnya. Ia meleburkan semua kebencian yang selama ini tertanam dan dipelihara begitu lama demi kepentingan, untuk membenturkan atas nama SARA. Ia merobek semua pemikiran lama dan merevolusi cara berfikir yang baru yang menekankan “apapun perbedaan kita, kita sama-sama manusia”.

Mungkin untuk itulah Tuhan mengirimkan seorang Ahok. Ia adalah gula dalam pahit dan kentalnya sekat-sekat perbedaan sebagai pelajaran bagi kita. Ia menjadi guru dalam mengajarkan bagaimana menjadi seorang manusia. Ia adalah secangkir kopi untuk kita.
Dan disitulah kita bisa merasakan betapa besar dan agungnya Tuhan, yang sangat mengerti apa yang kita butuhkan sekarang ini.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Allahu Akbar … Ternyata Rasulullah SAW Masih Hidup sampai Sekarang!!

Penjelasan bahwa Rasulullah Muhammad saw masih hidup setelah kewafatannya saya kutipkan dari kitab Tanwirul Halak karya Imam Suyuti. Berikut kutipan dari Kitab Tanwirul Halak: Imam al-Baihaqi telah membahas sepenggal kehidupan para nabi. Ia menyatakan dalam kitab Dalailun Nubuwwah: “Para nabi hidup di sisi Tuhan mereka seperti para syuhada.” ...


Abu Manshur ‘Abdul Qahir bin Thahir al-Baghdadi mengatakan: “Para sahabat kami yang ahli kalam al-muhaqqiqun berpendapat bahwa Nabi kita Muhammad saw hidup setelah wafatnya. Adalah beliau saw bergembira dengan ketaatan ummatnya dan bersedih dengan kemaksiatan mereka, dan beliau membalas shalawat dari ummatnya.” Ia menambahkan, “Para nabi as tidaklah dimakan oleh bumi sedikit pun. Musa as sudah meninggal pada masanya, dan Nabi kita mengabarkan bahwa beliau melihat ia shalat di kuburnya. Disebutkan dalam hadis yang membahas masalah mi’raj, bahwasanya Nabi Muhammad saw melihat Nabi Musa as di langit ke empat serta melihat Adam dan Ibrahim. Jika hal ini benar adanya, maka kami berpendapat bahwa Nabi kita Muhammad saw juga hidup setelah wafatnya, dan beliau dalam kenabiannya.”

Al-Qurtubi dalam at-Tadzkirah mengenai hadis kematian dari syeikhnya mengatakan: “Kematian bukanlah ketiadaan yang murni, namun kematian merupakan perpindahan dari satu keadaan kepada keadaan lain. Hal ini menunjukkan bahwa para syuhada (orang yang mati syahid) setelah kematian mereka, mereka hidup dengan diberikan rejeki, dalam keadaan gembira dan suka cita. Hal ini merupakan sifat orang-orang yang hidup di dunia. Jika sifat kehidupan di dunia ini saja diberikan kepada para syuhada (orang yang mati syahid), tentu para nabi lebih berhak untuk menerimanya.”

Benar, ungkapan yang mengatakan bahwa bumi tidak memakan jasad para nabi as. Hal itu terbukti bahwa Nabi Muhammad saw berkumpul dengan para nabi pada malam isra’ di Baitul Maqdis dan di langit, serta melihat Nabi Musa berdiri shalat di kuburnya. Nabi juga mengabarkan bahwa beliau menjawab salam dari orang yang mengucapkan salam kepadanya. Sampai hal yang lebih dari itu, di mana secara global hal tersebut bisa menjadi dasar penyangkalan terhadap kematian para nabi as yang semestinya adalah mereka kembali; gaib dari pada kita, hingga kita tidak bisa menemukan mereka, padahal mereka itu wujud, hidup dan tidaklah melihat mereka seorang pun dari kita melainkan orang yang oleh Allah diberikan kekhususan dengan karamah.

Abu Ya’la dalam Musnad-nya dan al-Baihaqi dalam kitab Hayatul Anbiya’ mengeluarkan hadis dari Anas ra: Nabi saw bersabda: “Para nabi hidup di kubur mereka dalam keadaan mengerjakan shalat.” Al-Baihaqi mengeluarkan hadis dari Anas ra: Nabi saw bersabda, “Sesungguhnya para nabi tidaklah ditinggalkan di dalam kubur mereka setelah empat puluh malam, akan tetapi mereka shalat di hadapan Allah SWT sampai ditiupnya sangkakala.” Sufyan meriwayatkan dalam al-Jami’, ia mengatakan: “Syeikh kami berkata, dari Sa’idbin al-Musayyab, ia mengatakan, “Tidaklah seorang nabi itu tinggal di dalam kuburnya lebih dari empat puluh malam, lalu ia diangkat.”

Al-Baihaqi menyatakan, atas dasar inilah mereka layaknya seperti orang hidup kebanyakan, sesuai dengan Allah menempatkan mereka. ‘Abdur Razzaq dalam Musnadnya meriwayatkan dari as-Tsauri, dari Abil Miqdam, dari Sa’id bin Musayyab, ia berkata: “Tidaklah seorang nabi mendiami bumi lebih dari empat puluh hari.” Abui Miqdam meriwayatkan dari Tsabit bin Hurmuz al-Kufi, seorang syeikh yang shaleh, Ibn Hibban dalam Tarikhnya dan Thabrani dalam al-Kabir serta Abu Nua’im dalam al-Hilyah, dari Anas ra berkata: Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah seorang nabi pun yang meninggal, kemudian mendiami kuburnya kecuali hanya empat puluh hari.”

Imamul Haramairi dalam kitab an-Nihayah, dan ar-Rafi’i dalam kitab as-Syarah diriwayatkan bahwa Nabi saw bersabda “Aku dimuliakan oleh Tuhanku dari ditinggalkannya aku dikubur selama tiga hari.” Imam al-Haramain menambahkan, diriwayatkan lebih dari dua hari. Abui Hasan bin ar-Raghwati al-Hanbali mencantumkan dalam sebagian kitab-kitabnya: “Sesungguhnya Allah tidak meninggalkan seorang nabi pun di dalam kuburnya lebih dari setengah hari.” Al-Imam Badruddin bin as-Shahib dalam Tadzkirahnya membahas dalam satu bab tentang hidupnya Nabi saw setelah memasuki alam bnrzokh. Ia mengambil dalil penjelasan Pemilik syari’at (Allah) dari firmanNya: “Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah, itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rejeki,” (QS. Ali ‘Imran: 169).

Keadaan di atas menjelaskan tentang kehidupan alam barzakh setelah kematian, yang dialami oleh salah satu golongan dari ummat ini yang termasuk dalam golongan orang-orang yang bahagia (sn’ada’). Apakah hal-ikhwal mereka lebih tinggi dibandingkan dengan kedudukan Nabi saw? Sebab mereka memperoleh kedudukan semacam ini dengan barakah dan dengan sebab mereka mengikuti beliau, serta bersifat dengan hal yang memang selayaknya mereka memperoleh ganjaran kedudukan ini dengan syahadah (kesaksian), dan syahadah Nabi Muhammad saw itu merupakan paling sempurnanya syahadah. Nabi Muhammad saw bersabda: “Aku melewati Nabi Musa as pada malam aku dasra’kan berada di sisi bukit pasir merah, ia sedang berdiri shalat di kuburnya.”

Hal ini jelas sebagai penetapan atas hidupnya Musa as, sebab Nabi saw menggambarkannya sedang melakukan shalat dalam posisi berdiri. Hal semacam ini tidaklah disifati sebagai ruh, melainkan jasad, dan pengkhususannya di kubur merupakan dalilnya. Sebab sekiranya (yang tampak itu) adalah sifat-sifat ruh, maka tidak memerlukan pengkhususan di kuburnya. Tidak seorang pun yang akan mengatakan/berpendapat bahwa ruh-ruh para nabi terisolir (terpenjara) di dalam kubur beserta jasadnya, sedangkan ruh-ruh para su’ada’ (orang-orang yang bahagia/sentosa) dan kaum mukminin berada di surga.

Di dalam ceritanya, Ibn ‘Abbas menuturkan ra: “Aku merasa tidak sah shalatku sepanjang hidup kecuali sekali shalat saja. Hal itu terjadi ketika aku berada di Masjidil Haram pada waktu Shubuh. Ketika imam takbiratul ihram, aku juga melakukan hal yang sama. Tiba-tiba aku merasa ada kekuatan yang menarikku; kemudian aku berjalan bersama Rasuhdlah antara Mekkah dan Madinah. Kemudian kami melewati sebuah lembah. Nabi bertanya, “Lembah apakah ini?”Mereka menjawab, “Lembah Azraq.” Kemudian Ibn ‘Abbas berkata, “Seolah-olah aku melihat Musa meletakkan kedua jari telunjuk ke telinganya sambil berdoa kepada Allah dengan talbiyah melewati lembah ini. Kemudian kami melanjutlam perjalanan hingga kami sampai pada sebuah sungai kecil di bukit.” Ibn ‘Abbas melanjutkan kisahnya, “Seolah-olah aku melihat Nabi Yunus di atas unta yang halus, di atasnya ada jubah wol melewati lembah ini sambil membaca talbiyah.”

Dipertanyakan di sini, bagaimana Ibn ‘Abbas bisa menuturkan tentang haji dan talbiyah mereka, padahal mereka sudah meninggal? Dijawab: bahwasanya para syuhada itu hidup di sisi Tuhan mereka dengan diberikan rejeki, maka tidak jauh pula, jika mereka haji dan shalat serta bertaqarrub dengan semampu mereka, meskipun mereka berada di akhirat. Sebenarnya mereka di dunia mi, yakni kampungnya amal, sampai jika telah habis masanya dan berganti ke kampung akhirat, yakni kampungnya jaza’ (pembalasan), maka habis pula amalnya. Ini pendapat dari al-Qadhi Iyadh.

Al-Qadhi Iyadh mengatakan bahwa mereka itu melaksanakan haji dengan jasad mereka dan meninggalkan kubur mereka, maka bagaimana bisa diingkari berpisahnya Nabi saw dengan kuburnya, jika beliau haji, shalat ataupun isra’ dengan jasadnya ke langit, tidaklah beliau terpendam di dalam kubur.

Kesimpulannya dari beberapa penukilan dan hadis tersebut, bahwa Nabi saw hidup dengan jasad dan ruhnya. Dan beliau melakukan aktivitas dan berjalan, sekehendak beliau di seluruh penjuru bumi dan di alam malakut. Dan beliau dalam bentuk/keadaan seperti saat sebelum beliau wafat, tidak berubah sedikit pun. Beliau tidak tampak oleh pandangan sebagaimana para malaikat yang wujudnya adalah ada dan hidup dengan jasad mereka. Jika Allah berkehendak mengangkat hijab tersebut terhadap orang yang Dia kehendaki sebagai bentuk anugerah dengan melihat Nabi, maka orang tersebut akan melihat beliau dalam keadaan apa adanya (seperti saat beliau hidup) dan tidak ada sesuatu pun yang menghalangi dari hal tersebut serta tidak ada pula yang menentang atas pengkhususan melihat yang semisalnya.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 25 February 2016

KISAH NYATA : Seorang Anak Miskin yang Mengguncang Vatikan

DI SUATU malam di musim panas tahun 1918 M di perbatasan barat India, tepatnya di salah satu perkampungan miskin di Kota Surat yang menghadap ke Laut Arab, lahirlah seorang anak dari pasangan suami istri muslim. Ia adalah anak pertama mereka ketika mereka sudah mencapai usia tua.

Anak kecil ini hidup sebagaimana kebanyakan anak kecil di perkampungan miskin tersebut, tidak ada yang membedakan antara dirinya dengan lainnya dalam masalah ketergantungannya kepada kedua orang tuanya, tidak juga kecerdasannya. Ia memiliki wajah bulat dan gembung, kulit kehitam-hitaman, tingginya sedang, penuh semangat. Ia selalu kagum dengan segala sesuatu dan tidak ada yang menghentikan derasnya berbagai pertanyaan di kepalanya kecuali jika ia dilkalahkan oleh rasa kantuknya.

295134_465038623529243_938085816_n
Ketika usianya mencapai 9 tahun, bapaknya mempunyai keinginan melakukan perjalanan ke negeri lain untuk bekerja kepada anak pamannya dengan tujuan mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Terasa berat kehidupan di India karena kepadatan jumlah penduduk yang menakutkan dan di sisi lain sumber-sumber kehidupan pada masa kekuasaan Inggris pada saat itu sedikit sekali. Oleh karena itu ia memberitahukan maksudnya itu kepada istrinya.

Karena sangat mencintai anaknya, maka ia ingin jika anaknya ikut bersamanya dan berjanji kepada istrinya bahwa ia akan kembali setelah setahun. Istrinya pun merelakan kepergiannya dengan berat hati.

Akhirnya, sang bapak melakukan perjalanan dan menetap di Kota Dirban untuk beberapa waktu pada tahun 1927 M. Kota tersebut adalah salah satu kota di Negara Afrika Selatan. Ia berada di bawah tanggungan anak pamannya dan si anak di sekolahkan di sana. Berjalanlah segala sesuatunya dengan tenang. Ketika sudah delapan bulan mereka tinggal disana, dan anaknya menunggu waktu untuk mendapatkan kembali pelukan sang ibu, beberapa hari sesudahnya mereka mendengarkan kabar wafatnya sang ibu dan kembalinya ia ke haribaan -rahimahallah- sang Pencipta. Anak dan bapak ini terpukul dengan kabar tesebut. Akhirnya mereka memutuskan untuk menetap di Afrika Selatan selamanya.

Sang bapak tinggal di bagian selatan kota Dirban, di mana disana ada perkampungan bangsa Negro. Ia melakukan banyak pekerjaan dan mampu menciptakan suasana kebapakan untuk puteranya, seiring dengan usia dan kesehatannya yang mulai berkurang.

Setelah tujuh tahun berselang melalui mimpi-mimpi dan cita-citanya untuk hidup lebih baik, dan si anak menuntaskan sekolahnya hingga tingkatan menengah, berpindahlah sang bapak menuju rahmat Allah pada tahun 1934 M yang pada saat itu usia si anak masih 16 tahun. Akhirnya si anak meninggalkan studinya dan mencari pekerjaan untuk hidupnya. Ia menetap di perkampungan bangsa Negro tersebut yang ia tidak mengetahui siapa yang akan melindunginya sedangkan negerinya sendiri dan kerabatnya berada di seberang samudera yang ia tidak mampu menyeberanginya.

Kemudian ia bekerja di banyak pekerjaan dan berpindah dari satu pekerjaan menuju pekerjaan yang lain, tidak lain karena benturan kebutuhan harian dan bulanannya. Akhirnya ia mendapatikn pekerjaan dari pemilik toko beragama Nasrani. Ia adalah salah satu dari lelaki kulit putih yang tinggal di Afrika Selatan. Pemilik toko tersebut melihat pada diri anak itu tanda-tanda kelebihan, amanah, ikhlas, dan kejujuran. Sedikit demi sedikit ia mempercayai anak itu dan berbuat baik kepadanya. Segala sesuatunya berjalan lancar dan ia bekerja dengan tenang.

Suatu ketika ketenangan tersebut terusik dengan berhembusnya “angin kencang”. Pada suatu hari, seorang pendeta Nasrani mengunjungi teman dekatnya, penjual toko tersebut. Di tengah pembicaraannnya, pendeta itu memalingkan perhatiaannya kepada anak itu, yang dari wajahnya kelihatan jika ia bukan penduduk asli Afrika Selatan.

Ia bisa berbicara Bahasa Inggris, Bahasa Zulu [bahasa negara-negara Afrika Tengah dan Selatan] dan Bahasa Urdu [bahasa daerah asalnya]. Anak itu memiliki wajah berseri-seri dan cekatan dalam berkerja. Ia memerintah dan melarang, mengorganisir pekerjaan di toko sampai tuntas dengan ikhlas. Usianya ketika itu 18 tahun atau kurang sedikit.

Pendeta tersebut bertanya kepada temannya: “Siapa nama anak ini?”

Si pemilik toko menjawab: “Namanya xxxxx”

Pendeta tersebut bertanya dengan perasaan kaget: ”Seorang Muslim?”

Si pemilik toko menjawab: “Ya!”

Maka Pendeta itu berkata: “Tidak kah kau tahu bahwa mereka menghinakan Tuhan kita? dan berkata bahwa Ia adalah Hamba [bukan Tuhan-ed]?”

Penjual toko itu menimpali: ”Akan tetapi ia adalah anak yang jujur dan terpercaya!”

Pendeta itu berkata: “Walaupun seperti itu, ia harus masuk Nasrani atau keluarkan ia tanpa ampun!”

Akhirnya, pendeta itu berhasil mengobarkan fitnah di hati temannya dan menyebabkannya langsung menghadirkan anak tersebut.

Penjaga toko itu berkata: “Aku ingin menyelamatkanmu dari kesesatan!”

Anak itu menjawab: “Apa itu?”

Penjaga toko tersebut berkata: “Sesungguhnya pendeta ini adalah agamawan yang mulia, ia ingin menyelamatkan domba Tuhan yang hilang dan menolongmu agar engkau menyelamatkan dirimu sehingga Tuhan akan memberkatimu!”

Anak ini mengetahui konsekuensinya, yaitu murtad, maka Ia berkata: “Tidak, saya Muslim!”

Maka pemilik toko itu berkata: “Pikirkan dulu sebelum memutuskan!”


Namun anak itu tetap menolak karena ia tidak mengetahui kecuali ada satu sesembahan yang berhak disembah yakni Allah, adapun Isa adalah Nabiyullah yang mulia, tidak lebih.

Maka berkatalah pendeta tersebut memotong pembicaraan anak itu dan marah dengan keteguhan anak itu terhadap agamanya dan menolak murtad: “Apakah kamu tidak tahu bahwa Islam adalah agama berhala, kalian thawaf di rumah [Ka’bah] yang didalamnya ada batu dan Rasul kalian beristrikan 9 wanita!”

Kemudian pendeta itu menyebutkan semua syubhat [kerancuan] bohong tentang Islam, ia banyak bicara yang tidak satupun dapat meluluhkan hatinya. Anak itu hanya diam untuk menghormati pemilik toko dan ia berkeyakinan bahwa pemilik toko hanya membantu temannya sang pendeta. Akan tetapi beberapi hari sesudah itu, pemilik toko kembali kepada kebiasaannya terdahulu yang mencela dan memerangi Islam dan keyakinannya. Ia tidak bisa membantah syubhat-syubhat itu karena ia tidak tahu hal tersebut secara sempurna. Maka ia mengambil keputusan yang berada di luar garis kehidupannya, ia memutuskan untuk mempelajari agama Nasrani.

Mulailah anak yang mendekati baligh ini mempelajari kitab-kitab mereka secara ilmiah. Maka ia memperhatikan Injil, mempelajarinya hingga menghafalnya di luar kepala, kemudian ia membandingkannya dengan Al-Quran, ia mendapati perbedaan yang banyak. Namun ia belum merasa cukup dan belum hilang hausnya. Maka ia melakukan perjalanan untuk membela Islam.

Pertama yang ia ajak untuk berdebat adalah pemilik toko, tempat dimana ia bekerja. Ia mendebatnya dan membuatnya tidak berkutik. Kemudian ia lanjutkan dengan menantang beberapa pendeta dan ia dapat menjatuhkan mereka melalui tangan mereka sendiri dan mereka tidak dapat mempertahankan kebenaran keyakinan mereka di hadapan ribuan orang yang membanjiri ruang pertemuan.

Ia ingin membungkam mulut orang Nasrani selamanya agar tidak lancang menghina Islam. Maka ia meningggalkan pekerjaaannya pada pemilik toko nasrani tersebut. Ia mulai menemui orang-orang Nasrani yang datang ke Afrika Selatan dan mengajaknya berdiskusi. Ketika dialog dan debat yang ia lakukan telah banyak dan usianya mencapai tiga puluhan tahun, maka ia memulai dialognya dengan kalangan pendeta Nasrani.

Semenjak hari itu, suaranya ibarat petir yang menggelegar hingga negara-negara barat yang Nasrani, gema yang menggoncangkan aula-aula Vatikan. Pembicaraanya menggema di barat dengan diskusi dan dialognya yang terkenal dan melambungkan reputasinya. Dan ia terus menantang dan gaungnya tetap menggema hingga hari ini.

Pembicaraan sekitar pertentangan dalam Injil mendorong gereja, pusat-pusat studi Nasrani dan banyak perguruan tinggi di barat membentuk departemen tersendiri dalam menaggapi dan mendebat dirinya dan buku-bukunya melalui penelitian dan studi mendalam.

Pemilik toko yang biasa dan temannya dari kalangan pendeta diatas telah menggugah akal dan hati anak muslim ini. Mereka telah membangunkan anak yang lemah lembut itu hingga menggemparkan dunia dan mengguncang Vatikan, menggetarkan gereja-gereja mereka dan membongkar banyak kekeliruan dalam agama mereka.

Anak tersebut bernama Ahmad Deedat.

Sh.Deedat



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 24 February 2016

Rahasia Yahudi yang WAJIB anda ketahui

Kita tahu saat ini bangsa Yahudi menguasai dunia, bahkan ada teori konspirasi Illuminati, suatu cara bangsa Yahudi menguasai dunia. Seperti kita ketahui juga ada banyak hal di dunia ini yang tampaknya begitu misteri, namun sudah menjadi gaya hidup dan namun remeh di sekeliling kita.

1. Bahaya Rokok

Bangsa Yahudi pemilik pabrik rokok terbesar di dunia. Bangsa Yahudi tidak merokok, mereka tahu bahaya merokok jadi harga rokok dibuat sangat mahal. Di New York, Amerika Serikat harga rokok per bungkusnya $ 12. Itu setara Rp 108.000 bila harga dollar 9.000 rupiah.

Bila pasar Yahudi enggan membeli rokok karena mahal, lantas dijual kemana rokoknya? Tentu saja ke negara-negara Muslim. Misalnya Indonesia. Merokok dapat membuat otak tumpul dan bodoh, dan di Indonesia rokok dijual di samping sekolah. Lihat saja warung kaki lima di sebelah sekolah Anda, jual rokok? Bangsa Yahudi makin pintar karena tak merokok, dan umat muslim semakin bodoh karena lebih memilih membeli rokok ketimbang menabung atau melakukan investasi cerdas lainnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5sYkVd1vfmj9IBcRDRimVLacdBE9P75NZ3uXt42xe4sx1nwSNXCh3YWRhDlb7qoDvVxgLz1lrmxfCi_ala__p3NCoYjeSw0hegPvzIgZT5P0KiHVc4XkSNHVNOe08TOEjF6OdN2XcIMs/s1600/alfarish.com.jpeg
2. Bahaya Vaksin Dan Obat Modern

Yahudi jago membuat vaksin dan obat modern lainnya, tapi tahukah Anda? Rakyat Israel tidak berobat menggunakan vaksin dan obat- obatan modern, mereka tahu obat yang mengandung bahan kimia tidak bagus untuk kesehatan. Karena itu masyarakat Israel memilih obat- obatan alami, misalnya coba tebak, Habbatus Sauda! Sungguh ironi, pengobatan alami sunah rasul digunakan sebagai pengobatan sehari-hari rakyat Israel, namun umat Islam lebih percaya dengan obat kimia yang katanya modern itu. Belum lagi beberapa vaksin mengandung babi.

3. Hubungan Ibu Dan Calon Bayinya

Wanita Yahudi ketika mengandung, akan mendengar suami membaca, menyanyi atau mereka akan menyelesaikan masalah matematika bersama-sama. Tujuannya untuk mendapatkan bayi yang bijak dan pintar, karena pikiran dan perasaan si ibu berkesinambungan dengan sang anak. Ketika si anak lahir, sang ibu menyusui sendiri anaknya. Bagaimana dengan umat Islam? Saat ini banyak ibu yang memilih menggunakan susu pabrik ketimbang ASI untuk bayinya.

4. Mengganti Kafein berbahaya

Bangsa Yahudi tahu itu. McDonald di Israel mengganti kopi berkafein dengan teh yang mengandungi polyphenols. Polyphenols berguna sebagai antioksidan memperbaiki sel rusak dan mencegah kanker. Sedang umat Islam masih terpedaya dengan kafein berbahaya.

5. Makan Buah Sebagai Makanan Pembuka

Di Israel mereka mendahulukan makan buah terlebih dahulu sebelum memakan makan utama. Mereka tahu kalau mereka makan makanan utama terlebih dahulu (misalnya nasi atau roti), maka mereka akan mengantuk, lemah dan payah. Sungguh kombinasi yang tidak produktif untuk belajar dan bekerja. Bagaimana dengan umat Islam? Lagi-lagi mereka terpedaya. Masyarakat muslim lebih percaya untuk memakan buah sebagai makanan penutup. Pantas jadi suka mengantuk.

6. Penggalian Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah

Sejak 50 tahun lalu, Israel melakukan penggalian bawah tanah. Israel menginginkan Masjid Al Aqsha dan Qubah Shakhrah runtuh dengan sendirinya.

7. Penipuan Sejarah Israel memanipulasi fakta sejarah dengan mengatakan negara-negara Arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967.

Padahal faktanya, Israel yang menyerang negara-negara Arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al Quds dan Tepi Barat. Tetapi mereka mengatakan serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?

8. Umat Muslim Dan Kristen Bersatu

Di Palestina, umat muslim dan umat kristen bersatu melawan penjajahan zionis.

9. Wajib Militer

Para pelajar Israel diwajibkan ikut wajib militer dan dilatih taktik ketentaraan seperti menembak dan memanah.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Sejarawan : Hitler Ternyata Miliki Kelainan Alat Vital

Sejarawan : Hitler Ternyata Miliki Kelainan Alat Vital

Dua orang sejarawan, Jonathan Mayo dan Emma Craigie membongkar rahasia kehidupan pribadi Hitler lewat bukunya yang berjudul Hitler's Las Day - Minute by Minute. Dalam laporan yang diperoleh dari dokumen rekam medis Hitler, keduanya mengungkap bahwa sang diktator memiliki kelainan pada bagian alat vitalnya atau dalam bahasa medis disebut hypospadias.

Dikutip dari situs Meet Doctor, kelainan hypospadias merupakan sebuah kondisi cacat lahir dimana lubang uretra atau tempat keluarnya air seni terdapat pada bagian bawah alat vital (hingga ke skrotum), dan bukan berada di ujung. Penderita hypospadias ini pada umumnya juga menderita kondisi dimana testikel tidak turun.
Kelainan hypospadias bisa dikenali lewat gejala, lubang yang tidak berada di ujung alat vital, bentuk alat vital melengkung ke bawah, serta ujung alat vital tertutup kulit.

Diduga, kelainan ini diakibatkan oleh adanya gangguan hormon pada janin. Adapun kabar tentang kondisi alat vital Hitler ini memang belum terbukti sehingga klaim tersebut baru sebatas pada dugaan saja.
Dalam sebuah wawancara dengan The Independent, Emma Craigie mengatakan bahwa belum ada satu kepastian yang meyakinkan, dan klaim tersebut merupakan dugaan yang dibuat dari indikasi-indikasi medis dari dokumen sejarah.

Emma Craigie menambahkan bahwa dugaan itu mengerucut lantaran mereka tidak menemukan bukti atau indikasi lain selain yang mengarah pada kelainan hypospadias.Meski demikian, sejarawan mengklaim Hitler memilki kehidupan seksual yang normal terutama ketika menjalin hubungan bersama seorang wanita bernama Eva Braun.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Anak Hamzah Haz Ditangkap Beli Sabu di Kompleks Kostrad

Anak Hamzah Haz Ditangkap Beli Sabu di Kompleks Kostrad

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP Dimyati Natakusumah mengaku sudah mendengar koleganya satu partai, Fanny Safriansyah alias Ivan Haz (IH) ditangkap saat membeli narkoba jenis sabu-sabu di Kompleks Kostrad, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan. Putra mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu ditangkap bersama 14 orang lainnya oleh Tim Yonintel dan POM Kostrad di Kompleks Kostrad. Lima dari 14 orang itu adalah anggota Polri.

"Saya sudah mendapat informasi seperti itu. Tapi itu kan baru dikaitkan (kasus narkoba)," ucap Dimyati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/2). Ivan sendiri, kata Dimyati, kemarin sedianya diperiksa di Mapolda Metro Jaya sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap pembantu rumah tangga (PRT)-nya. "Kalau tidak salah hari ini (kemarin) ada jadwal pemeriksaan IH di Mapolda Metro Jaya terkait kasus penganiayaan," ujarnya.

Akan diproses
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Agus Rianto mengatakan, kelima oknum anggota Polri yang terjaring razia narkoba di Kompleks Kostrad tetap akan diproses. Hanya saja, terkait sanksi yang akan diberikan masih menunggu hasil pemeriksaan atas pelanggaran yang mereka lakukan. "Memang ada anggota Polri yang disebut (tertangkap). Kasusnya sudah dilimpahkan ke polisi dan kini sedang didalami oleh kesatuannya," ujar Agus di Mabes Polri, Selasa (23/2).

Sebanyak 14 orang diamankan dalam razia di Kompleks Kostrad, Senin (22/2) malam lantaran positif menggunakan narkoba. Dari 14 orang yang diamankan adalah tiga anggota Kostrad, lima anggota Polri, satu anggota DPR, dan lima warga sipil.

Dalam razia yang digelar POM Kostrad itu melibatkan 146 personel Kostrad, anggota polisi serta warga sipil yang tinggal di kompleks tersebut diperiksa urinenya.

Kostrad konsisten
Kepala Penerangan Kostrad Letkol Heru mengatakan, pascarazia tersebut Kostrad langsung memggelar rapat terbatas dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Selasa (23/2) siang. "Saya sedang rapat dengan KSAD. Kami Kostrad konsisten dan berkomitmen untuk pemberantasan narkoba," ujar Heru melalui pesan elektroniknya, kemarin.

Heru menegaskan, TNI tidak akan mentolerir anggotanya terlibat narkoba. TNI juga akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan akan memproses sesuai hukum yang berlaku. "Kita sedang benahi dan tidak ada kompromi soal narkoba. Untuk orang luar--oknum Polri dan sipil plus politisi--diserahkan ke polisi atau BNN," ujar Heru.

Tiga anggota Kostrad yang positif menggunakan narkoba adalah Sertu AS/Sintel Kostrad (positif amphetamin dan methamin), Kopka N/Ajen Kostrad (positif morphin). Namun, pemeriksaan terhadap Kopka N masih didalami karena yang bersangkutan sedang mengkonsumsi obat batuk. Terakhir Kopka BBG/Pal Kostrad positif amphetamin dan methamin. Selain itu, dari pemeriksaan awal BBG terindikasi sebagai bandar dan pelindung judi togel.

Mereka ditangkap bersama lima warga sipil, yaitu H, O, J, S, Sg. Kelimanya merupakan warga sipil yang tinggal di Kompleks Kostrad. Empat positif pemakai, dan satu dari mereka berperan sebagai kurir. IH diketahui positif menggunakan narkoba dari pemeriksaan awal. IH diduga mendapatkan barang tersebut dari Serka BBG.

Sedangkan lima anggota Polri yang ditangkap sedang membeli barang haram dari Serka BBG. Kelimanya yakni Briptu EN dari Polrestro Jaksel, bertugas di KPK, Aiptu AL bertugas di Mabes Polri, Bripka AB dari Polsektro Kebayoran Lama, Aipda WN dari Polrestro Jaksel, dan Aiptu ARP dari Polrestro Tangsel. Belum diketahui diperiksa di mana mereka yang terjaring razia narkoba.

Digeledah
Kompleks Kostrad di RT 003 dan 004 RW 007, Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan, Senin (22/2) digerebek karena berdasarkan informasi dari internal Kostrad lokasi tersebut menjadi tempat pesta dan transaksi narkoba. Lima rumah yang digeledah personel gabungan membuat warga sekitar panik.

Salah seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, pengeledahan dilakukan Minggu (21/2) dan Senin (22/2). Belasan orang berhasil diamankan petugas karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 8 gram. "Hari Minggu digeledah. Ramai banget petugas POM juga datang dan ramai diperbincangkan di grup Whatsapp (WA)," kata ibu dua anak itu kepada wartawan di Kompleks Kostrad, kemarin.

Salah satu oknum TNI berusaha kabur dan membuang sabu keluar rumahnya. "Dia sempat kabur dan membuang barang bukti, tapi akhirnya tertangkap juga," tuturnya.Warga senang ada pengeledahan karena peredaran narkoba mengancam masa depan anak muda di Kompleks Kostrad. "Warga senang mereka ditangkap, daripada merusak masa depan anak-anak kita," ungkapnya.




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

INFormasi... Gak Basii...

infosihh.blogspot.com

Mobile | Lintas.me
sansanichsan71@gmail.com
Back to Top
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...