Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts

Thursday, 10 March 2016

Tokoh Dunia Yang Melajang Hingga Ajal

Ikat pepatah umum jodoh ada di tangan Tuhan, dan itu mengingatkan kita betapapun ketika kita bisa capai prestasi puncak setinggi langit, ataupun lebih tinggi dari pencapaian manusia kebanyakan, belum tentu prestasi dalam relationship akan mengikutinya, setidaknya itu yang dialami ke-6 tokoh dunia berikut :

Sebagai catatan, yang saya sebutkan di sini bukan yang tidak menikah karena memiliki orientasi se*s sejenis (sehingga dilarang untuk menikah pada masanya), melainkan mereka yang pernah mengalami patah hati yang hebat, 'tidak laku', atau yang memang berkomitmen untuk tidak menikah.

1. Ludwig van Beethoven (1770-1827)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjOzZUSNA9_yENghtZpl3wC4y86ulX67byrxQFibdI4Nx6JLb8Zdqx3Z0uDjfr34fTm1HE6GblLY1gURMxUOz2iGnu-zh4yqOG7G4zn5pwTwRlMOJY3xQEBuWcL7yA17AVO1HcLXpeBHYYt/s320/67289.jpg
 
Orang-orang pada masa sekarang semua menganggap Beethoven sebagai musikus legendaris yang sangat hebat. Sahabat www.anehdidunia.com seorang yang menderita tuli yang nyaris total (dan semakin parah hingga akhir hayatnya), namun mampu menciptakan banyak karya musik orkestra monumental. Karya-karyanya antara lain 'Symphony no.9' (yang katanya dijiplak oleh lagu dangdut kita, 'sms'), 'Symphony no.7', 'Fur Elise', 'Moonlight Sonata', dsb.


Namun, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa kisah cintanya tidaklah seindah musik-musiknya. Komponis berkebangsaan Jerman ini berkali-kali mengalami patah hati, yang membuatnya begitu tertekan oleh cinta, hingga akhirnya dia meninggal dalam keadaan miskin dan sendiri. Miris dan tragis.


Tidak kurang dari 8 orang wanita pernah coba didekati oleh Beethoven, namun semuanya kandas. Kebanyakan karena menolak Beethoven yang waktu itu kondisinya miskin dan tuli, sehingga mereka lebih memilih pria yang lebih mapan. Misalnya seperti Giulietta Guicciardi, muridnya pada tahun 1801. Beethoven bahkan telah menciptakan lagu 'Moonlight Sonata' khusus untuknya, namun Giulietta lebih memilih menikah dengan Robert von Gallenbergin yang lebih kaya dari Beethoven.


Kemudian Anna Marie Erdody, yang banyak mempengaruhi Beethoven dalam menciptakan lagu, namun akhirnya juga menikah dengan pria lain. Selain itu juga ada Josephine von Brunsvik alias Pepi yang telah begitu dekat dengan Beethoven, namun hubungan mereka akhirnya tidak direstui oleh pihak keluarga Pepi, hingga wanita ini akhirnya juga menikah dengan orang lain...


2. Coco Chanel (1883-1971)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRLmp1V0-xsb5Y_7ascOKGI3yR0zJx7WmakkYq6HIja1nfYcomEWVbpLfuEdt385J4Vu_4aUwK629w40RTaARnRDSPIp4kWybj5_iTjM9Pzr128tyCuluXDD2Lkf8h2XvZ3TUuE_vzFQYx/s1600/coco_chanel.jpg
 
Cantik, kaya, cerdas, dan terkenal. Pria bodoh mana yang tidak mau menikahi wanita seperti ini. Akan tetapi kenyataannya, seorang fashion designer legendaris Prancis yang dianggap sebagai pionir fashion modern bernama Gabrielle Bonheur 'Coco' Chanel, tidak pernah menikah seumur hidupnya. Bukan karena dia seorang lesbi atau sejenisnya.


Chanel pernah diambil dan dipekerjakan sebagai karyawan toko oleh pengusaha tekstil Etienne Balsan yang kemudian menariknya kepada dunia fashion, namun hubungan mereka tidak pernah berlanjut. Chanel kemudian juga sempat berpacaran dengan teman Balsan, Kapten Arthur Capel, namun sang kapten kemudian justru menikah dengan wanita lain dari Inggris.


Meski tidak pernah menikah, Chanel digosipkan pernah berkencan dengan banyak pria, termasuk Duke of Westminster dari Inggris. Chanel konon hampir dilamar oleh sang pangeran, namun dia menolak dengan alasan, "There have been several Duchesses of Westminster, but There is only one Chanel,"


3. James Buchanan (1791-1868)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhdaB5bFeegxfIvcXommunnqr9LIzpCTLc7RuhyphenhyphenQppprOOI0t-Q8taOscdQftcYqINTw7l0xEbTsrYT62puhR5285PIn9B6-OkGm-a5EiGr5ZZuPjaBUvmm4G8t35H3SiInQSqk6Lz-7uKe/s400/James+Buchan.jpg
 
Satu-satunya presiden A.S yang tidak pernah menikah dalam hidupnya. Sempat diisukan homoseksual karena sempat tinggal bersama dengan sahabatnya, William Rufus King. Namun, semua spekulasi itu terbantahkan oleh lamaran resminya pada Mrs.Francis Preston Blair.


Sayang, lagi-lagi kisah kasih tak sampai. Selain Blair, pemimpin ke-15 negeri Paman Sam ini juga diketahui pernah dekat dengan Mary K.Snyder, namun juga tak berujung kepada pernikahan.


4. Ratu Elizabeth I (1533-1603)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgivsNXbRpCH_AB6q02pLSmglz3U7mlzifLyto2rK9lMcElUUjP4m9_OC1i_0Uehv8N3NuX4-e9P8cjl2sAf3qXG1-KB_zYpv68k48NoTnPxLajBvAvZTHKDjr7KFk1zfDbmRQKFiCljo3a/s400/RATU+ELIZABETH+I.jpg

Ya, dia adalah Ratu dari Kerajaan Inggris dan Irlandia semenjak 17 November 1558 hingga 24 Maret 1603, dia adalah nenek moyang dari Pangeran Charles dan Pangeran William yang pesta pernikahannya kita saksikan begitu megah dan heboh, dan dia tidak pernah menikah seumur hidupnya.


Keperawanan hingga wafat ini membuat Ratu Elizabeth I dijuluki sebagai the Virgin Queen, dan virginitasnya ini begitu diagungkan oleh rakyat Britania Raya hingga terkadang menyebutnya sebagai Dewi alias bukan manusia biasa. Sahabat www.anehdidunia.com ratu Elizabeth I pernah berujar, "Jika saya mengikuti kecenderungan alamiah saya, saya lebih memilih menjadi pengemis-single daripada ratu-menikah." Selain pernyataan itu, Ratu Elizabeth I juga pernah berpidato:

"I will never break the word of a prince spoken in public place, for my honour's sake. And therefore I say again, I will marry as soon as I can conveniently, if God take not him away with whom I mind to marry, or myself, or else some other great let happen.

Elizabeth I diketahui memiliki cinta sejati pada diri seorang Lord Robert Dudley, yang adalah teman masa kecilnya. Elizabeth I bahkan setia menunggu sekalipun hingga istri dari Dudley, Amy Dudley meninggal dunia. Akan tetapi, begitu Amy tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat, Dudley tetap tak dapat menikahi sang Ratu, karena beberapa senior konservatif kerajaan tetap tak mengizinkan pernikahan tersebut.

Bagaimanapun, Elizabeth I tetap merindukan cinta dari Dudley, bahkan dia memberikan gelar kehormatan Earl of Leicester pada Dudley pada tahun 1564.

Sayang, Dudley kemudian menikah lagi dengan wanita lain pada tahun 1578. Hal ini membuat sang Ratu begitu dendam dan benci pada istri baru Dudley. Hingga akhir hayatnya, Elizabeth I tak pernah mencintai pria lain selain Dudley, dan surat-surat dari sang Lord ditemukan sebagai barang-barang simpanan pribadi Ratu yang paling disayangnya.


5. Hans Christian Andersen (1805-1875)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNXNVQl7EAhfZ8upTmIK6nLlSYpEYJG7ANtrIZaeAtQWmNAoZL-uk0mMswATcQvcMWmzTr2V7D6exx8QmDNND2QdEzrzj1USjNJ1TqUICdDKdP0j1UJ-oQ40_i1M73N80DU_dSC29Q1Q/s400/hans_christian_andersen.jpg

Raja Dongeng kebanggaan rakyat Denmark. Karya-karya tulisnya seperti 'Little Mermaid', 'Itik yang Buruk Rupa', 'Gadis Penjual Korek Api', dsb. begitu fenomenal dan masih digemari anak-anak di seluruh dunia hingga sekarang. Namun, sebagaimana terefleksikan dalam dongeng-dongengnya yang kebanyakan 'sad-ending', kisah percintaannya pun tak pernah bahagia.

Andersen yang sejak kecil adalah cowok yang lemah, tidak begitu pandai, dan sering dianggap aneh, mungkin membuatnya sulit untuk dicintai.

Andersen pernah memiliki cinta monyet masa kecil bernama Riborg Voigt, namun tidak berlanjut. Andersen juga selalu ditolak oleh wanita-wanita yang ditaksirnya, seperti Sophie Orsted dan Louise Collin. Kisah yang paling menonjol adalah bagaimana Andersen begitu mengejar-ngejar seorang penyanyi opera bernama Jenny Lind.

Namun, Andersen yang pemalu itu merasa kesulitan mengungkapkan perasaan cintanya pada Lind yang penyanyi tersohor itu. Begitu Lind mengetahui perasaan Andersen melalui sebuah surat, Lind menolaknya secara halus hingga kemudian Andersen mengetahui bahwa Lind akan menikah dengan orang lain. Sejak saat itu, Andersen tak pernah jatuh cinta lagi.

6. Maggie Kuhn (1905-1995)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUDXy6yJycAL9WH2_q_ILcbpOTUoORA-pvtAg-YF79kJNegju6AybbQEPM67WcghxXARX4zoD7XLWRqLVeo5TyqPIqzhuP-5BUtbb5FQ1Q3z_O206TrWmW-7lp_4JOpXEHWtNlo9q_wFE/s1600/kuhn.jpg
 
Adalah seorang aktivis sosial Amerika yang terkenal karena mendirikan gerakan 'Gray Panthers', yaitu sebuah gerakan yang mengusahakan jaminan sosial bagi orang-orang lansia untuk tetap diperlakukan dan diberi hak-hak yang sama dengan generasi usia lainnya, termasuk hak-hak untuk tetap terlibat dalam kegiatan sosial, dan juga mengkritisi banyak peraturan pemerintah yang tidak memihak kamu lansia. Gerakan ini juga mendukung pemberian tanggung jawab sosial bagi kamu muda, dengan mottonya "Age and Youth in Action".

Tidak begitu jelas apa penyebab Kuhn tidak menikah. Kemungkinan besar adalah alasan ideologi. Salah satu isu yang diangkatnya dalam YWCA (Young Women's Christian Association) adalah mengenai sulitnya menjadi single dalam masyarakat yang mengharuskan pernikahan sebagai norma sosial. Yang jelas, setiap kali ditanya mengenai alasannya tidak menikah, Kuhn selalu menjawab, "kurang beruntung."


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Fakta Kesultanan Banten, Kerajaan Nusantara yang Disegani Dunia Namun Berakhir Miris

Banten mungkin hanya seuplik kalau dibandingkan dengan kerajaan-kerajaan lain. Meskipun begitu, kerajaan ini memiliki pengaruh yang mendunia. Inggris dan Amerika mengakui kerajaan ini. Bahkan diduga kalau Kesultanan Banten pernah memprakarsai bantuan besar kepada Amerika.

Berawal dari sebuah wilayah kecil, Kesultanan Banten menjadi salah satu daerah dengan peradaban tertinggi di masanya. Ekonomi, sosial, keagamaan, tertata sangat apik. Bahkan militer kesultanan ini juga sangat jumawa.
Sayangnya, pada akhirnya kerajaan ini justru mengalami nasib yang nahas. Kenapa dan bagaimana? Simak lewat ulasan menarik berikut.

1. Asal Usul Kesultanan Banten

Terbentuknya Banten adalah buah dari ekspansi kerajaan Demak, alias si penghancur Majapahit. Ketika itu putra Sunan Gunung Jati, Maulana Hasanuddin, membawahi banyak pasukan Demak menuju tempat ini dan berhasil merebutnya dari Kerajaan Sunda. Di waktu yang sama penaklukan juga terjadi di Sunda Kelapa oleh Fatahillah.

Maulana Hasanuddin [Image Source]
Maulana Hasanuddin [Image Source]

Seiring waktu, Demak pun melemah, lebih-lebih ketika Sultan Trenggana meninggal. Banyak wilayah-wilayah yang mulai memisahkan diri dengan Demak, termasuk Banten. Hingga akhirnya berdirilah Kesultanan Banten yang pertama kali diperintah oleh anak dari Maulana Hasanuddin yang bernama Maulana Yusuf.

2. Kejayaan Kesultanan Banten yang Menggila

Kesultanan Banten dipimpin oleh belasan raja dalam kurun waktu eksistensi mereka mulai pertengahan abad 15 sampai awal abad 18. Banyak raja yang memimpin namun yang benar-benar bisa membawa Banten dalam puncak kejayaan hanyalah Sultan Ageng Tirtayasa. Di bawah kepemimpinannya, Banten luar biasa jumawa.
Banten di masa jayanya [Image Source]
Banten di masa jayanya [Image Source]

Dalam hal ekonomi, beliau berhasil menyejahterakan penduduknya lewat simpul-simpul perdagangan yang dikuasai. Misalnya perdagangan lada di Palembang, atau daerah pesisir-pesisir lainnya. Di masa Sultan Tirtayasa, pertanian Banten juga melesat berkat canggihnya sistem kanal yang diprakarsai olehnya. Belum lagi soal militer, dulu Banten dikenal dengan armada lautnya yang hebat. Bahkan menurut banyak literatur, Sultan sampai mendatangkan orang Eropa asli untuk membuat perahu-perahu tempur yang ulung.

3. Bantuan Kepada Amerika, Bukti Hebatnya Kesultanan Banten

Ada satu fakta sejarah yang seakan berusaha disimpan rapat-rapat oleh Amerika, dan ini berhubungan dengan Kesultanan Banten. Konon Banten adalah pihak yang memberikan bantuan besar kepada Amerika dalam masa perjuangannya lepas dari Inggris. Hal tersebut diketahui terjadi pada masa Sultan Aliuddin, tepatnya di tahun 1776.
George Washington [Image Source]
George Washington [Image Source]

Sultan diketahui memberikan bantuan berupa ribuan batang emas untuk membiayai perjuangan George Washington atau presiden pertama AS. Bahkan disebut-sebut juga Sultan Aliuddin lah yang memberikan bantuan sang presiden untuk membangun gedung putih. Entah apa motif dan tujuan sultan, tapi hal ini nyatanya justru berpengaruh buruk terhadap Banten. Inggris yang sudah lama jadi rekanan Banten pun marah. Ini pula yang akhirnya menjadi alasan utama kehancuran Kesultanan Banten.

4. Perang Saudara yang Membuat Banten Gonjang-Ganjing

Sebenarnya, sebelum terjadi bantuan kepada Amerika oleh Sultan Aliuddin yang menurut cerita jadi alasan kenapa kerajaan ini dihancurkan, Banten sudah lebih dulu mengalami prahara. Perpecahan terjadi antara Sultan Ageng dan putranya bernama Sultan Haji. Keduanya berselisih paham dan terjadi pertikaian untuk mendapatkan kekuasaan.

Perang saudara di Banten [Image Source]
Perang saudara di Banten [Image Source]

Sultan Haji memenangkan pertarungan dengan sang ayah. Namun, ia bisa melakukannya karena bantuan dari VOC. Hal ini kemudian berimbas pada konsekuensi berat. Misalnya, menyerahkan pusat dagang lada di Palembang serta klaim atas beberapa wilayah milik Kesultanan Banten.

5. Jejak Nafas Terakhir Mantan Kerajaan Hebat

Semasa kepemimpinan Sultan Haji, Banten sudah tidak lagi sejumawa dulu. Terlebih bayang-bayang VOC menempel terus dengan kesultanan ini. Hingga puncaknya pada tahun 1810 di mana saat itu Belanda menghancurkan Istana Surosowan. Alasannya hanya gara-gara Sultan yang memerintah kala itu, tidak mau menuruti Daendels untuk membantu pembangunan Jalan Raya Pos. Pada penyerangan ini, semua anggota keluarga sang sultan ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara.
Sisa-sisa Istana Surosowan [Image Source]
Sisa-sisa Istana Surosowan [Image Source]

Nafas terakhir Kesultanan Banten pun benar-benar dihembuskan ketika pada tahun 1813 Thomas Stamford Raffles atas prakarsa Inggris melucuti sultan terakhir kerajaan ini. Secara hukum kemudian Banten diserap ke dalam wilayah Hindia Belanda. Maka berakhirlah sudah cerita kerajaan besar nan jumawa ini. Kesultanan Banten pernah menjadi salah satu kerajaan paling kuat di Nusantara. Sayangnya, terjadi konflik internal yang bertubi-tubi dan akhirnya membuat kerajaan ini pun sirna untuk selamanya. Meskipun begitu, cerita tentang Kesultanan Banten ini makin melengkapi fakta kalau bangsa kita dulunya benar-benar sangat hebat dan disegani dunia.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 2 March 2016

Misterius, Jasad Pelaut Ditemukan Sudah Menjadi Mumi dan Masih Duduk di Ruang Kemudi

Misterius, Jasad Pelaut Ditemukan Sudah Menjadi Mumi dan Masih Duduk di Ruang Kemudi

Jasad pelaut berkewarganegaraan Jerman, Manfred Fritz Bajorat (59) ditemukan terombang-ambing bersama perahunya di Barobo, perairan Selatan Filipina baru-baru ini. Temuan ini masih menyisakan misteri mengingat kondisi jasad Manfred. Ia ditemukan sudah menjadi mumi, jasadnya awet serta masih duduk di ruang kemudi dekat dengan radio panggil. Sementara kakinya, terendam air laut setinggi betis.

Sejumlah kalangan menilai, posisi jasad Manfred menandakan bahwa itulah posisi terakhir ketika ia meninggal secara mendadak tanpa ada tanda-tanda terlebih dahulu. Kemungkinan Manfred saat itu mencoba meminta bantuan melalui radio panggil namun tak berhasil. "Dilihat dari posisinya, ia meninggal secara mendadak," jelas kriminolog forensik Kota Cologne, Dr Mark Benecke.

Dugaan sementara jasad Manfred berubah menjadi mumi lantaran faktor angin laut yang kering, suhu panas serta dipengaruhi kadar garam air laut yang tinggi. Sehingga tubuhnya menjadi kering, awet seperti halnya mumi.



Adapun jasad Manfred ditemukan oleh Christopher Rivas (23), warga Poblacion, Barobo, Filipina sekitar 40 mil laut dari lepas pantai Filipina. Saat itu, Rivas dan rekannya melihat ada perahu berwarna putih dari kejauhan. Setelah dihampiri, di dalam perahu dengan nama Sayo ini terdapat jasad Manfred yang sudah membeku.

Jasad Manfred kemudian dibawa ke rumah sakit di Kota Butuan untuk dilakukan otopsi. Sementara perahunya, ditarik ke dermaga pelabuhan Barobo. "Kami tak menemukan bukti adanya orang lain di perahu tersebut, dan juga tidak ditemukan adanya senjata membahayakan," jelas Goldie Lou Siega, juru bicara kepolisian setempat.

Mereka kemudian mencoba menelusuri catatan perjalanan Manfred serta mencari siapa yang terakhir kali berkomunikasi dengannya. Sebagaimana dilansir Daily Mail, Manfred diketahui sudah berlayar keliling dunia selama 20 tahun terakhir.

Ia berlayar melintasi Samudera Pasifik, Samudera Atlantik, Laut Karibia, Samudera Hindia dan sejumlah rute pelayaran lainnya hingga total diperkirakan sudah menempuh perjalanan lebih dari 500 ribu mil laut.
Seorang temannya kepada surat kabar Jerman, BILD mengaku bahwa dirinya pernah mengetahui kabar Manfred melalui facebook setahun yang lalu. Manfred memang kerap kali mengunggah catatan perjalanannya di akun facebook miliknya. Namun sejak setahun yang lalu, ia tak pernah lagi muncul.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Monday, 29 February 2016

MERINDING!!! SUNNAH NABI ITU EMANG SUPER AJAIB



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPaRvXK-dNK0kaDsqbIiPJu1XYmW5HhgbkmiEr33JxTJGacJF40H9GtbzGyv7Aq4vqOLU4kWNc96MvZtqXzmItY2W1pKjQYfF_3WxcCdYKUo2xvmiHaBS2NhXQkAJJD9lX-3r8-henUxJq/s1600/Blog_DakuAmat_calm.jpg

1. B.A.B duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

2. Kencing berdiri beresiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

3. Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

4. Makan dan minum berdiri dpt mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

5. Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk di lantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

6. Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

7. Tidur tengkurep tidak bagus untuk kesehatan, bahkan itu tidurnya syetan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan, dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

8. Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan: di balik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tahu manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

9. Seorang dokter Eropa berkata: jika semua manusia mengamalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, dan sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karena tidak ada pasien..

Subhanallah....

Cintailah sunnah Nabi, tidak hanya adab-adab sehari tapi seluruh apa yang telah Rasullah tetapkan dalam Dien Islam.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Begini Cara Imam Abu Hanifah Bikin Orang-Orang Atheis Bungkam Tak Berkutik

abu-hanifah1-500x324

Di zaman Imam Abu Hanifah rahimahullah terdapat sekelompok kaum Sumaniyah yang atheis. Mereka mengingkari keberadaan Allah dan menyatakan alam tercipta secara kebetulan. Langit, bumi, gunung dan lautan menurut mereka juga ada secara kebetulan.

Suatu hari mereka berdebat dengan Abu Hanifah soal keyakinan ini. Karena perdebatan berlangsung lama dan tak kunjung selesai, Abu Hanifah minta debat ditunda beberapa hari. Mereka pun menentukan hari dan waktu debat berikutnya.

Tiba jam yang disepakati, Abu Hanifah belum tiba di lokasi. “Mana Abu Hanifah? Ia terlambat, tak menepati janji?” kata orang-orang Sumaniyah kepada kaum muslimin yang hendak menyaksikan perdebatan itu.
“Mengapa kamu terlambat? Kemarin kamu mengatakan Allah itu ada dan memperhitungkan semua amalmu, mana bukti semua kata-katamu?” seorang tokoh Sumaniyah segera mencerca dengan serentetan pertanyaan begitu Abu Hanifah datang.

“Wahai semuanya,” jawab Abu Hanifah yang ternyata sengaja datang terlambat, “Jangan terburu-buru menilaiku. Saat aku hendak menyeberangi sungai, aku tidak mendapatkan perahu. Tak ada satu pun perahu di sana.”
“Lalu bagaimana kau bisa kemari?”
“Ada sesuatu yang aneh terjadi”
“Aneh? Apa itu?”
“Aku berdiri di tepi sungai. Menoleh ke kanan dan ke kiri mencari-cari barangkali ada perahu, sambil berharap semoga Allah memudahkanku datang kemari. Tiba-tiba, secara kebetulan ada angin berhembus kencang. Lalu ada petir besar menyambar.

Jika ia menyambar rumah, mungkin rumah itu akan roboh. Tapi secara kebetulan petir itu menyambar sebuah pohon besar, lalu pohon tersebut terbelah menjadi dua. Secara kebetulan, robohnya ke sungai. Lalu secara kebetulan datanglah potongan besi dan ada dahan yang masuk ke sana membentuk kapak. Secara kebetulan kapak itu bergerak-gerak menghantam potongan pohon tersebut dan jadilah sebuah perahu. Tak berhenti di situ, ada dua ranting yang jatuh ke sungai dan menempel di sisi kanan dan sisi perahu, setelah itu perahu tersebut mendekat padaku dan aku naik. Begitu aku di atasnya, perahu itu mendayung sendiri dengan cepat hingga aku bisa tiba di sini. Nah, begitu ceritanya. Sekarang, mari kita lanjutkan diskusi kita, apakah alam semesta ini tercipta secara kebetulan atau tidak?”
“Tunggu sebentar! Kau ini waras atau tidak?” tanya mereka yang masih terheran-heran dengan cerita Abu Hanifah.
“Waras”
“Tapi ceritamu itu tidak masuk akal. Bagaimana mungkin sebuah perahu bisa tercipta dari petir yang menyambar secara kebetulan lalu terpotong secara kebetulan dari pohon dan ranting jatuh menempel di sisi kanan dan kiri perahu. Tidak mungkin. Untuk membuat perahu dibutuhkan orang yang mengerjakannya, memotong kayunya, memasang tali, membuat sampan dan seterusnya.”'

“Subhanallah,” jawab Abu Hanifah, “Kalian mengatakan bahwa langit, bumi, gunung, laut, manusia, hewan, matahari, bulan dan bintang semuanya secara kebetulan; tapi mengapa kalian tak percaya bahwa ada satu perahu yang tercipta secara kebetulan?” jawaban itu membuat orang-orang atheis Sumaniyah terbungkam. Mereka tak berkutik. [Bersamadakwah]

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 25 February 2016

KISAH NYATA : Seorang Anak Miskin yang Mengguncang Vatikan

DI SUATU malam di musim panas tahun 1918 M di perbatasan barat India, tepatnya di salah satu perkampungan miskin di Kota Surat yang menghadap ke Laut Arab, lahirlah seorang anak dari pasangan suami istri muslim. Ia adalah anak pertama mereka ketika mereka sudah mencapai usia tua.

Anak kecil ini hidup sebagaimana kebanyakan anak kecil di perkampungan miskin tersebut, tidak ada yang membedakan antara dirinya dengan lainnya dalam masalah ketergantungannya kepada kedua orang tuanya, tidak juga kecerdasannya. Ia memiliki wajah bulat dan gembung, kulit kehitam-hitaman, tingginya sedang, penuh semangat. Ia selalu kagum dengan segala sesuatu dan tidak ada yang menghentikan derasnya berbagai pertanyaan di kepalanya kecuali jika ia dilkalahkan oleh rasa kantuknya.

295134_465038623529243_938085816_n
Ketika usianya mencapai 9 tahun, bapaknya mempunyai keinginan melakukan perjalanan ke negeri lain untuk bekerja kepada anak pamannya dengan tujuan mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Terasa berat kehidupan di India karena kepadatan jumlah penduduk yang menakutkan dan di sisi lain sumber-sumber kehidupan pada masa kekuasaan Inggris pada saat itu sedikit sekali. Oleh karena itu ia memberitahukan maksudnya itu kepada istrinya.

Karena sangat mencintai anaknya, maka ia ingin jika anaknya ikut bersamanya dan berjanji kepada istrinya bahwa ia akan kembali setelah setahun. Istrinya pun merelakan kepergiannya dengan berat hati.

Akhirnya, sang bapak melakukan perjalanan dan menetap di Kota Dirban untuk beberapa waktu pada tahun 1927 M. Kota tersebut adalah salah satu kota di Negara Afrika Selatan. Ia berada di bawah tanggungan anak pamannya dan si anak di sekolahkan di sana. Berjalanlah segala sesuatunya dengan tenang. Ketika sudah delapan bulan mereka tinggal disana, dan anaknya menunggu waktu untuk mendapatkan kembali pelukan sang ibu, beberapa hari sesudahnya mereka mendengarkan kabar wafatnya sang ibu dan kembalinya ia ke haribaan -rahimahallah- sang Pencipta. Anak dan bapak ini terpukul dengan kabar tesebut. Akhirnya mereka memutuskan untuk menetap di Afrika Selatan selamanya.

Sang bapak tinggal di bagian selatan kota Dirban, di mana disana ada perkampungan bangsa Negro. Ia melakukan banyak pekerjaan dan mampu menciptakan suasana kebapakan untuk puteranya, seiring dengan usia dan kesehatannya yang mulai berkurang.

Setelah tujuh tahun berselang melalui mimpi-mimpi dan cita-citanya untuk hidup lebih baik, dan si anak menuntaskan sekolahnya hingga tingkatan menengah, berpindahlah sang bapak menuju rahmat Allah pada tahun 1934 M yang pada saat itu usia si anak masih 16 tahun. Akhirnya si anak meninggalkan studinya dan mencari pekerjaan untuk hidupnya. Ia menetap di perkampungan bangsa Negro tersebut yang ia tidak mengetahui siapa yang akan melindunginya sedangkan negerinya sendiri dan kerabatnya berada di seberang samudera yang ia tidak mampu menyeberanginya.

Kemudian ia bekerja di banyak pekerjaan dan berpindah dari satu pekerjaan menuju pekerjaan yang lain, tidak lain karena benturan kebutuhan harian dan bulanannya. Akhirnya ia mendapatikn pekerjaan dari pemilik toko beragama Nasrani. Ia adalah salah satu dari lelaki kulit putih yang tinggal di Afrika Selatan. Pemilik toko tersebut melihat pada diri anak itu tanda-tanda kelebihan, amanah, ikhlas, dan kejujuran. Sedikit demi sedikit ia mempercayai anak itu dan berbuat baik kepadanya. Segala sesuatunya berjalan lancar dan ia bekerja dengan tenang.

Suatu ketika ketenangan tersebut terusik dengan berhembusnya “angin kencang”. Pada suatu hari, seorang pendeta Nasrani mengunjungi teman dekatnya, penjual toko tersebut. Di tengah pembicaraannnya, pendeta itu memalingkan perhatiaannya kepada anak itu, yang dari wajahnya kelihatan jika ia bukan penduduk asli Afrika Selatan.

Ia bisa berbicara Bahasa Inggris, Bahasa Zulu [bahasa negara-negara Afrika Tengah dan Selatan] dan Bahasa Urdu [bahasa daerah asalnya]. Anak itu memiliki wajah berseri-seri dan cekatan dalam berkerja. Ia memerintah dan melarang, mengorganisir pekerjaan di toko sampai tuntas dengan ikhlas. Usianya ketika itu 18 tahun atau kurang sedikit.

Pendeta tersebut bertanya kepada temannya: “Siapa nama anak ini?”

Si pemilik toko menjawab: “Namanya xxxxx”

Pendeta tersebut bertanya dengan perasaan kaget: ”Seorang Muslim?”

Si pemilik toko menjawab: “Ya!”

Maka Pendeta itu berkata: “Tidak kah kau tahu bahwa mereka menghinakan Tuhan kita? dan berkata bahwa Ia adalah Hamba [bukan Tuhan-ed]?”

Penjual toko itu menimpali: ”Akan tetapi ia adalah anak yang jujur dan terpercaya!”

Pendeta itu berkata: “Walaupun seperti itu, ia harus masuk Nasrani atau keluarkan ia tanpa ampun!”

Akhirnya, pendeta itu berhasil mengobarkan fitnah di hati temannya dan menyebabkannya langsung menghadirkan anak tersebut.

Penjaga toko itu berkata: “Aku ingin menyelamatkanmu dari kesesatan!”

Anak itu menjawab: “Apa itu?”

Penjaga toko tersebut berkata: “Sesungguhnya pendeta ini adalah agamawan yang mulia, ia ingin menyelamatkan domba Tuhan yang hilang dan menolongmu agar engkau menyelamatkan dirimu sehingga Tuhan akan memberkatimu!”

Anak ini mengetahui konsekuensinya, yaitu murtad, maka Ia berkata: “Tidak, saya Muslim!”

Maka pemilik toko itu berkata: “Pikirkan dulu sebelum memutuskan!”


Namun anak itu tetap menolak karena ia tidak mengetahui kecuali ada satu sesembahan yang berhak disembah yakni Allah, adapun Isa adalah Nabiyullah yang mulia, tidak lebih.

Maka berkatalah pendeta tersebut memotong pembicaraan anak itu dan marah dengan keteguhan anak itu terhadap agamanya dan menolak murtad: “Apakah kamu tidak tahu bahwa Islam adalah agama berhala, kalian thawaf di rumah [Ka’bah] yang didalamnya ada batu dan Rasul kalian beristrikan 9 wanita!”

Kemudian pendeta itu menyebutkan semua syubhat [kerancuan] bohong tentang Islam, ia banyak bicara yang tidak satupun dapat meluluhkan hatinya. Anak itu hanya diam untuk menghormati pemilik toko dan ia berkeyakinan bahwa pemilik toko hanya membantu temannya sang pendeta. Akan tetapi beberapi hari sesudah itu, pemilik toko kembali kepada kebiasaannya terdahulu yang mencela dan memerangi Islam dan keyakinannya. Ia tidak bisa membantah syubhat-syubhat itu karena ia tidak tahu hal tersebut secara sempurna. Maka ia mengambil keputusan yang berada di luar garis kehidupannya, ia memutuskan untuk mempelajari agama Nasrani.

Mulailah anak yang mendekati baligh ini mempelajari kitab-kitab mereka secara ilmiah. Maka ia memperhatikan Injil, mempelajarinya hingga menghafalnya di luar kepala, kemudian ia membandingkannya dengan Al-Quran, ia mendapati perbedaan yang banyak. Namun ia belum merasa cukup dan belum hilang hausnya. Maka ia melakukan perjalanan untuk membela Islam.

Pertama yang ia ajak untuk berdebat adalah pemilik toko, tempat dimana ia bekerja. Ia mendebatnya dan membuatnya tidak berkutik. Kemudian ia lanjutkan dengan menantang beberapa pendeta dan ia dapat menjatuhkan mereka melalui tangan mereka sendiri dan mereka tidak dapat mempertahankan kebenaran keyakinan mereka di hadapan ribuan orang yang membanjiri ruang pertemuan.

Ia ingin membungkam mulut orang Nasrani selamanya agar tidak lancang menghina Islam. Maka ia meningggalkan pekerjaaannya pada pemilik toko nasrani tersebut. Ia mulai menemui orang-orang Nasrani yang datang ke Afrika Selatan dan mengajaknya berdiskusi. Ketika dialog dan debat yang ia lakukan telah banyak dan usianya mencapai tiga puluhan tahun, maka ia memulai dialognya dengan kalangan pendeta Nasrani.

Semenjak hari itu, suaranya ibarat petir yang menggelegar hingga negara-negara barat yang Nasrani, gema yang menggoncangkan aula-aula Vatikan. Pembicaraanya menggema di barat dengan diskusi dan dialognya yang terkenal dan melambungkan reputasinya. Dan ia terus menantang dan gaungnya tetap menggema hingga hari ini.

Pembicaraan sekitar pertentangan dalam Injil mendorong gereja, pusat-pusat studi Nasrani dan banyak perguruan tinggi di barat membentuk departemen tersendiri dalam menaggapi dan mendebat dirinya dan buku-bukunya melalui penelitian dan studi mendalam.

Pemilik toko yang biasa dan temannya dari kalangan pendeta diatas telah menggugah akal dan hati anak muslim ini. Mereka telah membangunkan anak yang lemah lembut itu hingga menggemparkan dunia dan mengguncang Vatikan, menggetarkan gereja-gereja mereka dan membongkar banyak kekeliruan dalam agama mereka.

Anak tersebut bernama Ahmad Deedat.

Sh.Deedat



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Peralatan Kecantikan Tempo Dulu yang Membuat Pemakainya Terlihat Konyol

Yang namanya wanita, pasti selalu ingin tampil cantik dan sedap dipandang. Oleh sebab itu, berbagai usaha pun dilakoni, mulai dari pemakaian kosmetik, diet untuk menjaga kelangsingan tubuh dan juga kunjungan rutin ke salon yang bisa dipastikan akan sangat menguras kantong si empunya. Fenomena ini adalah sesuatu yang sangat wajar, karena faktanya, banyak sekali tips kecantikan yang beredar luas dan diyakini berasal dari resep turun-temurun di masa lalu. Salah satu contohnya adalah, di abad ke 17 dan 18, agar dianggap memenuhi syarat untuk hadir di pesta kerajaan, para wanita bangsawan muda sudah mulai mempersiapkan diri secara fisik setidaknya 12 bulan sebelum acara!

Dari zaman ke zaman, trend dan prosedur kecantikan pun mengalami perubahan secara berangsur-angsur. Dengan lahirnya era teknologi dan modernisasi, banyak penemuan alat-alat kecantikan yang diciptakan untuk mendukung penampilan para wanita secara maksimal. Yang paling menonjol adalah saat periode Golden Era di Hollywood. Tingginya permintaan pasar dan tuntutan kebutuhan para aktris yang harus selalu terlihat apik di depan kamera membuat peralatan kecantikan berikut ini hadir ke dunia. Tapi, alih-alih membuat pemakainya tampak menawan, benda-benda ini justru terlihat aneh dan konyol, bahkan ada juga yang berkesan seram.

1. Mesin Pengeriting Rambut Kuno

Bosan dengan rambut lurus dan ingin berganti gaya dengan rambut keriting? Tidak perlu repot, karena anda bisa melangkah ke salon terdekat, atau bahkan melakukannya sendiri di rumah jika memang punya alat yang tepat. Prosesnya juga biasanya tidak sampai memakan waktu yang lama. Tapi, jika anda terlahir sebagai kaum hawa di era 1930-an, hanya mesin ini pilihan satu-satunya bagi anda untuk mendapatkan rambut keriting yang diidamkan.

Mesin pengeriting Rambut Kuno
Mesin pengeriting rambut kuno buatan tahun 1930[image source]
Mesin pengeriting rambut kuno buatan tahun 1930[image source]

Mesin ini diciptakan oleh Francois Marcel, seorang penata rambut berkebangsaan Perancis. Terdiri dari penjepit-penjepit berbahan plat besi dalam berbagai ukuran yang dipanaskan, dan hanya boleh dilakukan oleh operator yang sudah ahli. Mengapa? Karena mesin yang belum dilengkapi dengan pengukur suhu yang tepat ini dapat membakar rambut pelanggan jika dinyalakan dalam kondisi yang terlalu panas! Duh, kok seram ya? Selain terdengar berbahaya, tampilan kabel-kabel rol penggulung yang bergelantungan itu juga membuat para wanita itu seolah berada dalam suatu eksperimen gila.

2. Helm Wajah ‘Beauty Calibrator’

Disebut juga sebagai Beauty Micrometer, helm ini berguna untuk menunjukkan rasio yang paling pas antara kontur wajah dan kepala seseorang. Sehingga pemakainya dapat memoles riasan yang paling sesuai untuk menonjolkan kesan proporsional di wajahnya, seperti yang tertulis pada foto di bawah ini. Wajah seorang wanita dianggap ideal jika panjang hidung sama dengan tinggi permukaan dahi, dan jarak kedua mata hanya terpisah sebesar ukuran satu buah kelopak mata.

Ilustrasi Pemakaian Beauty Calibrator[image source]
Ilustrasi Pemakaian Beauty Calibrator[image source]

Penciptanya, seorang ahli kosmetik bernama Max Factor, memperkenalkan temuannya pada 1933. Ia berharap agar semua salon di seluruh dunia dapat memanfaatkan alat tersebut, tapi rencananya itu tidak pernah terwujud. Meskipun katanya alat ini tidak menyakitkan saat dipakai, tetap saja seram rasanya saat melihat gambar di atas, karena helm tersebut mirip dengan alat penyiksaan yang ada di zaman perang.

3. Alat Pembuat Lesung Pipi (Dimple Machine)

Harus diakui, lesung pipi memang menjadi salah satu faktor yang membuat wajah seseorang tampak lebih menarik. Bahkan Supermodel sekelas Miranda Kerr juga menjadi populer berkat lesung pipi yang menjadi ciri khasnya itu. Sayangnya, tidak semua orang memiliki fitur tersebut di wajah mereka. Untuk mengatasi masalah tersebut, seorang wanita bernama Isabella Gilbert dari New York pun menciptakan alat pembuat lesung pipi di tahun 1936.

Ilustrasi pemakaian Dimple Machine [image source]
Ilustrasi pemakaian Dimple Machine [image source]

Alat ini memiliki mekanisme sederhana, bentuknya hanya berupa kawat besi yang disesuaikan dengan bentuk wajah pemakainya. Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan dua kenop kecil yang menekan kedua pipi supaya nantinya lesung pipi akan terbentuk sendiri. Cara penggunaannya memang tidak terdengar berbahaya, tapi hasil studi dari Asosiasi Medis Amerika malah menunjukkan bahwa alat ini sama sekali tidak berfungsi. Malahan jika dipakai dalam jangka waktu lama justru dapat memicu kanker. Masih berani untuk memakai alat ini hanya demi sepasang lesung pipi saja?

4. Jubah Anti Matahari (Freckleproof Cape)

Berjemur di pantai memang menyenangkan, tapi sengatan sinar ultra violet yang berlebih bukanlah sesuatu yang baik untuk kesehatan kulit kaum wanita. Solusi untuk mengantisipasi hal tersebut yang jelas bukanlah lotion anti matahari. Karena pada masa perang dunia, perkembangan kosmetik masih belum terlalu mutakhir. Lalu apa dong? Lihat saja gambar di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Artikel koran yang memuat tentang Freckleproof Cape (Freckleproof Cape) [image source]
Artikel koran yang memuat tentang Freckleproof Cape (Freckleproof Cape) [image source]

Freckleproof Cape, atau jubah anti matahari, diciptakan supaya para wanita dapat menikmati berjemur di bawah sinar matahari tanpa rasa takut. Kulit orang-orang Kaukasia pada umumnya memang lebih sensitif jika tersengat matahari. Hal itu dapat menimbulkan reaksi munculnya freckles yang membuat kulit mereka jadi kurang mulus karenanya. Jubah ini terbuat dari bahan bermotif bintik-bintik dengan tudung yang juga dilengkapi dengan kacamata hitam di dalamnya. Usahanya boleh juga sih, tapi kalau kakinya juga tidak ikut ditutup, sepertinya pemakaiannya jadi sia-sia saja. Belum lagi bentuk jubah ini membuat pemakainya terlihat seperti hantu yang biasanya muncul dalam perayaan Halloween.

5. Masker ‘Hangover Heaven’

Sebagai ahli kosmetik yang inovatif di zamannya, Max Factor selalu hadir dengan penemuan-penemuan unik yang berfungsi untuk mendukung proses kecantikan. Seperti halnya dengan Beauty Calibrator, alat ciptaannya ini juga memiliki visualisasi yang tidak biasa dan sanggup membuat siapa pun jadi menganga saat melihatnya.

Masker ‘Hangover Heaven’ ciptaan Max Factor [image source]
Masker ‘Hangover Heaven’ ciptaan Max Factor [image source]

Benda ini adalah masker dengan balok-balok es yang terbuat dari plastik dan dapat diisi dengan air. Jika ingin dipakai, masker ini harus didinginkan di lemari es terlebih dahulu. Meskipun wujudnya aneh, ternyata banyak bintang film Hollywood di tahun 1940-an yang suka memakai masker ini. Alasannya karena, sesuai dengan nama masker ini yang berarti ‘Surga Hangover’. Benda ini membuat pemakainya merasa lebih segar ketika digunakan keesokan harinya, setelah di malam sebelumnya mereka terlalu banyak minum hingga pusing. Hmm, pantas saja ya. Benda ini memang cocok untuk para pesohor Hollywood yang terkenal suka berpesta pora. Untuk menjadi cantik, memang butuh proses yang tidak instan.

Oleh karena itu sebagai generasi modern kita wajib mensyukuri perkembangan teknologi yang lebih memudahkan kita dalam mencapai penampilan ideal. Tapi jangan lupa, kecantikan fisik juga harus diimbangi dengan sifat yang baik pula. Karena karakter seseorang jauh lebih penting dan tidak hanya terbatas pada rupanya saja.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 24 February 2016

Sejarawan : Hitler Ternyata Miliki Kelainan Alat Vital

Sejarawan : Hitler Ternyata Miliki Kelainan Alat Vital

Dua orang sejarawan, Jonathan Mayo dan Emma Craigie membongkar rahasia kehidupan pribadi Hitler lewat bukunya yang berjudul Hitler's Las Day - Minute by Minute. Dalam laporan yang diperoleh dari dokumen rekam medis Hitler, keduanya mengungkap bahwa sang diktator memiliki kelainan pada bagian alat vitalnya atau dalam bahasa medis disebut hypospadias.

Dikutip dari situs Meet Doctor, kelainan hypospadias merupakan sebuah kondisi cacat lahir dimana lubang uretra atau tempat keluarnya air seni terdapat pada bagian bawah alat vital (hingga ke skrotum), dan bukan berada di ujung. Penderita hypospadias ini pada umumnya juga menderita kondisi dimana testikel tidak turun.
Kelainan hypospadias bisa dikenali lewat gejala, lubang yang tidak berada di ujung alat vital, bentuk alat vital melengkung ke bawah, serta ujung alat vital tertutup kulit.

Diduga, kelainan ini diakibatkan oleh adanya gangguan hormon pada janin. Adapun kabar tentang kondisi alat vital Hitler ini memang belum terbukti sehingga klaim tersebut baru sebatas pada dugaan saja.
Dalam sebuah wawancara dengan The Independent, Emma Craigie mengatakan bahwa belum ada satu kepastian yang meyakinkan, dan klaim tersebut merupakan dugaan yang dibuat dari indikasi-indikasi medis dari dokumen sejarah.

Emma Craigie menambahkan bahwa dugaan itu mengerucut lantaran mereka tidak menemukan bukti atau indikasi lain selain yang mengarah pada kelainan hypospadias.Meski demikian, sejarawan mengklaim Hitler memilki kehidupan seksual yang normal terutama ketika menjalin hubungan bersama seorang wanita bernama Eva Braun.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 18 February 2016

Ini Lho Asal Mula Kenapa Susunan Huruf Keyboard Nggak Beraturan

Pernah nggak sih kamu bertanya-tanya kenapa tombol keypad atau keyboard itu nggak berurutan? Mengapa nggak sesuai dengan urutan yang biasa disebutkan saat menghapalkan abjad ABCD tapi malah menggunakan urutan QWERTY?

Nah, keyboard yang saat ini banyak digunakan menggunakan urutan QWERTY. Nama ini diambil berdasarkan deretan huruf yang berada di sebelah kiri atas keyboard. Ternyata, ada sejarah panjang di balik keyboard dengan urutan huruf seperti sekarang ini, lho.

Model Keyboard yang Pertama

Saat pertama kali dibuat, keyboard mesik ketik nggak berbentuk seperti sekarang ini. Model pertamanya dibuat oleh Christopher Latham Sholes yang merupakan seorang editor dan pencetak koran di Amerika. Ia dibantu dengan dua asistennya Carlos Glidden dan Samuel W. Soulé. Model mesin ketik pertama saat itu cuma terdiri dari dua baris mirip keyboard piano.
Sholes dan Glidden [Image Source]
Sholes dan Glidden [Image Source]
Baris pertama adalah angka ganjil dan huruf N sampai Z, sementara baris kedua ada angka genap dan huruf A sampai M serta titik. Kekurangan dari model ini adalah mesin ini sering ngejam atau nyangkut gara-gara hurufnya yang terlalu berdekatan. Saat huruf yang berdekatan ditekan bersamaan atau terlalu cepat, dua kait hurufnya bergerak bersamaan sehingga akan tersangkut.

Beberapa Perubahan Lagi

Sebelum menjadi QWERTY seperti sekarang ini, keyboard karya Sholes masih mengalami beberapa perubahan lagi selama 5 tahun untuk bisa menemukan kombinasi yang tepat. Berkali-kali ia harus melakukan uji coba menyusun huruf-huruf untuk mesin ketik dan mengalami kegagalan.
Lukisan Christopher Latham Sholes [Image Source]
Lukisan Christopher Latham Sholes [Image Source]
April 1870, ia membuat model yang mulai mendekati keyboard QWERTY dengan deretan 4 baris. Hanya saja saat itu hurufnya juga masih belum tertata seperti sekarang ini. Tahun 1873, hak milik mesin ketik Sholes dijuang ke E. Remington. Tampilan keyboard kemudian diubah semakin dekat dengan bentuk QWERTY modern. Urutan hurufnya adalah sebagai berikut: 2 3 4 5 6 7 8 9 – ,
Q W E . T Y I U O P
Z S D F G H J K L M
A X & C V B N ? ; R

Keyboard Versi QWERTY

Setelah Remington membeli hak milik dan mesin ketik Sholes, Remington membuat beberapa perubahan lagi dan terciptalah keyboard QWERTY seperti yang ada sekarang ini. Susunan QWERTY ini kemudian semakin populer dengan kesuksesan mesin ketik model Remington No. 2 tahun 1878, sebuah mesin ketik yang bisa menggunakan huruf besar dan kecil dengan menekan tombol shift.
Mesin ketik dengan tombol QWERTY [Image Source]
Mesin ketik dengan tombol QWERTY [Image Source]
Selama ini orang mengira bahwa tombol QWERTY dibuat agar orang mengetik lebih lambat sehingga mengurangi resiko ngejam atau nyangkut. Kenyataannya, susunan QWERTY dipilih bukan cuma untuk menghindari resiko ngejam, tapi agar orang bisa mengetik lebih cepat karena susunannya memungkinkan kita memindahkan jari dengan cepat.

Versi Keyboard Lainnya

Selain QWERTY, sebenarnya ada beberapa versi susunan keyboard lain. Yang pertama adalah ASK (American Simplified Keyboard) yang juga biasa disebut DVORAK dan ditemukan tahun 1940an. Sebenarnya keyboard dengan susunan ini lebih efisien, namun karena keluarnya terlambat dan QWERTY telah lebih dulu digunakan di dunia, maka versi ini akhirnya jarang digunakan.
Kefektifan QWERTY dan DVORAK [Image Source]
Kefektifan QWERTY dan DVORAK [Image Source]

Saat ini ada sedikit susunan keyboard berbeda yang digunakan di negara lain. Misalnya adalah QWERTZ yang dipakai di Hungaria, Jerman, dan Swiss atau AZERTY yang digunakan di Perancis dan Belgia. Itulah tadi sejarah singkat tentang bagaimana susunan keyboard bisa seperti sekarang ini. Jadi, susunan huruf pada keyboard memang tidak dibuat dengan sembarangan. Susunannya memang sengaja dibuat seperti ini untuk memudahkan orang bisa mengetik dengan lebih cepat.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 16 February 2016

Cinta 'Nekat' Putri Bangsawan Swedia dan Pria Melarat India



Charlotte Von Schedvin memiliki rambut pirang dan mata biru. Darah bangsawan Swedia mengalir dalam dirinya. Sementara, PK Mahanandia adalah mahasiswa seni miskin dari India selatan yang terpaksa drop out. Pria itu bahkan seorang 'paria' dalam sistem kasta di negerinya. Keduanya bertemu di New Delhi, India pada akhir 1975. Kala itu Von Schedvin meminta Mahanandia untuk melukis fotonya.

Dari pertemuan itu bibit-bibit cinta bersemi. Pasangan tersebut memadu kasih selama sebulan, sebelum akhirnya Von Schedvin harus kembali ke rumahnya di Boras, Swedia. Sejoli tersebut berpacaran jarak jauh dengan perantaraan surat. Kala itu, internet masih 'balita'. Masih dalam taraf pengembangan.

Mahanandia bersumpah untuk menikahi perempuan yang ia sayangi, apapun yang terjadi. Sang seniman berbakat itu menjual seluruh harta bendanya, untuk membeli sepeda pushbike yang akan digenjotnya sampai Swedia. Dan hanya ada uang US$ 80 yang ada dalam kantongnya.

"Kala itu hanya Maharaja yang mampu naik pesawat ke Swedia," kata Mahanandia seperti dikutip dari CNN. Perjalanan dari India ke Swedia menggunakan sepeda adalah petualangan nekat: menempuh jarak 3.600 km, melewati 8 negara, dan makan waktu 4 bulan.

Sepanjang perjalanan, Mahanandia tidur di tenda Bedouin, hostel, bahkan beratap langit di wilayah Laut Kaspian. Untungnya, perjalanan tersebut berakhir indah. Keduanya kini telah menikah hampir 4 dekade dan dikaruniai 2 anak.


Kisah cinta mereka yang menyebar di Facebook dibagikan puluhan ribu kali, menarik perhatian para pembuat film dunia. PK Mahanandia lahir di lingkungan kasta Dalit, yang 'haram' untuk disentuh. Keberadaannya tak dianggap dalam masyarakat. Di sekolah, ia bahkan dipaksa duduk di luar kelas.

"Derajatku dibawah anjing dan sapi," kata Mahanandia kepada CNN. "Bahkan ketika berada di dekat kuil, orang-orang melempariku dengan batu. Aku tak pernah lupa soal itu," kata dia, mengungkap pengalaman menyedihkan di masa lalu.

Suatu hari, saat ia berusia 9 tahun, Mahanandia dibolehkan masuk kelas. Tapi ia harus duduk di belakang, tak boleh menyentuh apapun dan siapapun. Kala itu, ada kunjungan pengawas sekolah dan istrinya. Keduanya berasal dari Inggris.

Di akhir kunjungan, sang tamu kehormatan memberikan karangan bunga untuk seorang gadis yang duduk di depan. Tanpa terduga, istrinya menuju bagian belakang kelas dan menyapa Mahanandia. "Ia bisa melihat bahwa aku diasingkan," kata dia. "Ia menyentuh kepalaku dan berkata, 'kau punya rambut keriting yang bagus'."


Perasaan Mahanandia campur aduk. Senang bukan kepalang sekaligus ingin menangis. "Bagiku rasanya seperti ada seberkas cahaya yang menerangi gua yang gelap." Ia merasa diakui sebagai manusia. Saat pulang ke rumah, Mahanandia dengan bangga bercerita soal pengalamannya itu ke ibunya. "Bu, aku jatuh cinta pada istri inspektur sekolah," kala dia.

Respons ibunya ternyata berpengaruh pada kehidupannya. Memegang tangan putranya, perempuan itu mencoba meramal nasib lewat garis di telapaknya. Mahanandia diramalkan akan menikah dengan "perempuan berkulit putih dari tanah yang sangat jauh." Tak hanya itu, kata sang ibu, perempuan tersebut berbintang Taurus, suka musik, dan memiliki hutan.

"Jadi, kami tak akan menjodohkanmu pada gadis manapun," kata sang ibu. Di India, perjodohan biasanya diatur orangtua. Bahkan sejak kecil.

Pada tahun 1975, Mahanandia berusia 26 tahun. Ia mahasiswa putus sekolah. Ia terpaksa tidur di stasiun bus atau boks telepon di Delhi. Dengan bakatnya seninya, Mahanandia dikenal sebagai pelukis potret politisi dan selebritas -- termasuk  Valentina Tereshkova, perempuan pertama di angkasa luar. Ia akhirnya bahkan mendapatkan izin melukis di alun-alun utama Delhi di Connaught Place. Di sanalah ia bertemu dengan Charlotte Von Schedvin yang berusia 20 tahun. Perempuan itu tergila-gila dengan budaya India.


Von Schedvin datang ke India bersama teman-temannya, dengan menaiki minibus selama 22 hari menempuh 'Hippie Trail' -- jalur budaya yang meniru Jalur Sutra. Hippie Trail adalah jalur darat yang membentang dari India ke Eropa, melintasi Pakistan, Afghanistan, Iran, Turki, dan Yugoslavia. Von Schedvin meminta Mahanandia untuk melukis fotonya. Namun, hasilnya tak memuaskan.

"Hasilnya agak goyang," kata Von Schedvin. "Kami memutuskan untuk kembali."  Ketika perempuan itu kembali menemuinya di bengkel lukis, tanya terbesit di benak Mahanandia, jangan-jangan Von Schedvin adalah sosok yang diramalkan sebagai jodohnya.


Setelah pertemuan kedua itu, malam harinya, Mahanandia berdoa kepada Dewa Ganesha. Ia memohon bisa bertemu lagi Von Schedvin, untuk menanyakan apakah bintangnya Taurus. "Saat aku melihatnya di bawah lampu lalu lintas, aku merasa gugup bukan main," kata dia.

Maka pertanyaan beruntun, sesuai ramalannya pada masa kecil, diajukan. Jawabannya: Von Schedvin berhoroskop Taurus. Ia bisa memainkan piano. Dan benar, perempuan itu memiliki areal hutan, warisan dari nenek moyangnya yang mendapatkan imbalan atas bantuan untuk Raja Swedia pada tahun 1700-an.

"Badanku bergetar hebat," kata Mahanandia. "Sudah digariskan bahwa kami ditakdirkan untuk bertemu." Sementara, Von Schedvin mengaku tak tahu pasti apa yang membuatnya jatuh cinta pada pria India itu.  "Aku hanya mengikuti kata hatiku 100 persen. Sama sekali tak memakai logika," kata dia.

Setelah sebulan bersama, Von Schedvin kembali ke Swedia, meninggalkan kekasihnya. "Saat bersamanya, aku merasa di awang-awang," kata Mahanandia. "Aku tak lagi merasa terasing. Cinta juga mengubah cara pandangku terhadap diri sendiri." Tak sanggup menanggung rindu, pada Januari 1977 Mahanandia menulis surat pada Von Schedvin, mengungkapkan rencananya bersepeda ke Swedia, untuk melamarnya.

Meski hanya mengantongi uang 80 dolar, selama perjalanan Mahanandia mendapatkan 10 kali lipatnya dari hasil melukis. Selama beberapa hari pria itu mengayuh sepeda hingga 70 km, namun kadang-kadang ia mendapat tumpangan. Bahkan, seseorang menghadiahinya tiket dari Istanbul ke Wina. "Aku bersepeda demi cinta. Namun, aku tak pernah mencintai kegiatan tersebut," kata dia. Naik sepeda tak pernah jadi hobinya.

Ia akhirnya tiba di Boras pada 28 Mei 1977, 4 bulan lebih sejak hari keberangkatan. Meski banyak orang meragukan cinta mereka, Mahanandia dan Von Schedvin telah bersama 40 tahun. Dua anak lahir dari perkawinan mereka. Von Schedvin merintis karir sebagai guru musik, sementara Mahanandia terus melukis. Keduanya sepakat untuk mempromosikan budaya suku asli dan menjadi sponsor beasiswa bagi kasta Dalit di India.


Dua tahun lalu, Mahanandia mendapatkan gelar kehormatan di sebuah universitas di India. Pada 2005 ia bahkan dinominasikan untuk meraih Nobel Perdamaian. Kunjungannya ke kampung halamannyadi India pada 1997 dihadang banjir, pemerintah setempat pun menyediakan helikopter untuknya.

"Aku mendarat di lapangan sepakbola sekolahku dulu," kata Mahanandia, seraya tersenyum. "Cinta memberikanku kekuatan untuk memaafkan orang-orang yang dulu melempariku dengan batu," kata dia. "Aku merasa bahagia kisah kami memberikan harapan bagi banyak orang."



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Kisah Cinta Paling Legendaris di Indonesia

Cinta merupakan anugerah yang indah dari Tuhan. Kamu tidak bakal tahu kapan cinta itu akan datang dan kepada siapa cinta itu akan berlabuh…hihihi. Banyak yang bilang cinta itu harus diperjuangkan dan butuh pengorbanan. Ngomong-ngomong soal cinta, percayakah Kamu dengan adanya cinta sejati?

Cinta sejati adalah cinta yang tak pernah mati, begitulah kata para pujangga. Banyak cerita cinta yang menarik untuk dibahas, mulai dari cerita cinta yang bahagia sampai dengan cerita cinta yang mengharu biru. Di indonesia pun ternyata juga terdapat banyak legenda tentang cinta loh guys. Berikut adalah tiga legenda cinta yang terkenal di Indonesia.

1. Legenda Cinta Mak Lampir

Mak Lampir merupakan legenda yang berasal dari Sumatera. Kemudian diadaptasi di pulau Jawa karena adanya Gunung Merapi. Bagi Kamu penggemar film laga pasti mengenal sosok Mak Lampir. Dalam sebuah film, sosok Mak Lampir digambarkan menyerupai nenek sihir yang menyeramkan. Namun ternyata nih guys, Mak Lampir dulunya merupakan seorang putri nan cantik jelita dari kerajaan kuno, Champa. Kerajaan Champa yaitu kerajaan yang pernah menguasai daerah yang sekarang termasuk Vietnam tengah dan selatan. Diperkirakan antara abad ke 7 sampai dengan 1832.

Legenda Mak Lampir [image source]
Legenda Mak Lampir [image source]

Awal cerita, dahulu kala Mak Lampir jatuh cinta dengan seorang pimpinan dari pasukan harimau yang bernama Datuk Panglima Kumbang. Namun sayangnya, cinta Mak Lampir tidak direstui oleh orang tuanya nih guys. Akhirnya Mak Lampir dibuang oleh orang tuanya. Sejak saat itulah Mak Lampir memutuskan untuk melakukan pertapaan di Gunung Merapi. Kemudian bergurulah Mak Lampir dengan seorang pertapa yang sakti mandra guna, hingga akhirnya Mak Lampir mempunyai kekuatan yang tak tertandingi.

Mak Lampir pun tidak mengetahui kalau sebenarnya Datuk juga mencintainya. Sampai akhirnya mereka dipertemukan dalam sebuah pertempuran yang menewaskan sang Datuk. Menjelang kematian sang Datuk, Mak Lampir baru mengetahui kalau sang Datuk juga mencintainya. Dia pun menyesal, kemudian Dia mengikat jiwa sang Datuk ke bumi dengan risiko tubuh dan wajahnya berubah menjadi buruk rupa.

Namun sayangnya harapan pun tidak sesuai dengan kenyataan nih guys. Ketika sang Datuk hidup kembali, Dia tidak mengenali Mak Lampir yang dicintainya. Dia menganggap Mak Lampir adalah setan penebar teror di masyarakat. Kasihan Mak Lampir yah guys.

2. Legenda Roro Jonggrang

Jika Kamu pernah mengunjungi Candi Prambanan pasti juga mengetahui legenda Roro Jonggrang. Yah, Roro Jonggrang merupakan legenda yang berasal dari Candi Prambanan. Alkisah pada zaman dahulu kala terdapat sebuah kerajaan di Prambanan. Raja dari kerajaan tersebut mempunyai seorang putri cantik yang bernama Roro Jonggrang.

Roro Jonggrang yang dikutuk jadi Arca [image source]
Roro Jonggrang yang dikutuk jadi Arca [image source]

Kecantikan Roro Jonggrang pun memikat banyak laki-laki termasuk Bandung Bondowoso. Dia pun meminta Roro Jonggrang menjadi permaisurinya. Namun dikarenakan Bandung Bondowoso telah membunuh ayahanda dari Roro Jonggrang, maka Dia pun mencari alasan untuk menolak lamarannya. Dia pun membuat persyaratan yang tak masuk akal, yaitu Bandung Bondowoso harus membangun seribu candi dalam semalam. Mustahil sih bagi orang biasa, namun bagi Bandung Bondowoso apapun akan dilakukan demi mendapatkan Roro Jonggrang. So sweet banget yah guys? hihihi.

Bandung Bondowoso meminta bantuan jin untuk membangun seribu candi tersebut. Mengetahui hal tersebut, Roro Jonggrang merasa cemas dan Dia pun meminta para dayangnya untuk menggagalkan usaha Bandung Bondowoso. Para dayangnya kemudian menabuhkan lumbung sebagai tanda hari sudah pagi, meskipun sebenarnya hari masih malam nih guys.

Mengetahui kecurangan yang dilakukan Roro Jonggrang, Bandung Bondowoso pun marah. Dia mengutuk Roro Jonggrang menjadi pelengkap candi ke seribunya. Dia pun juga mengutuk para dayang yang turut membantunya.

3. Legenda Siti Fatimah

Legenda ini berasal dari Pulau Kemaro Palembang. Diceritakan bahwa ada seorang putri bernama Siti Fatimah. Dia menikah dengan seorang saudagar kaya asal Tiongkok yang bernama Tan Bun An. Pasangan tersebut pulang dari Tiongkok dengan membawa tujuh guci dari orang tua Tan Bun An. Namun ketika sampai di pesisisr sungai Musi, Tan Bun An terkejut bukan main ketika melihat isi guci-guci tersebut hanyalah sawi asin. Saking kecewanya nih guys, Tan Bun An pun melemparkan guci-guci tersebut ke dalam sungai.

Legenda Siti Fatimah dan Tan Bun An [image source]
Legenda Siti Fatimah dan Tan Bun An [image source]

Ketika hanya tertinggal satu guci yang tersisa dan guci tersebut pecah di dek kepala kapal, Dia pun baru mengetahui ternyata guci-guci tersebut berisi emas. Tanpa berpikir panjang, Tan Bun An lalu menceburkan dirinya ke dalam sungai, namun Dia tak kunjung muncul ke permukaan. Mengetahui hal tersebut, Siti Fatimah juga mencebur ke dalam sungai dengan harapan suaminya dapat ia temukan. Namun nasib pun berkata lain, Siti Fatimah juga ikut tenggelam.

Bagi Kamu yang sedang merasakan indahnya cinta dan indahnya kebersamaan bersama orang yang Kamu cintai, maka banyaklah bersyukur guys. Sebab, tidak semua orang bisa merasakan apa yang sedang Kamu rasakan. Jagalah hatimu juga kekasih hatimu yah. Semoga bermanfaat dan terima kasih.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 4 February 2016

Aktivis Kenang Perjuangan Muslim Selamatkan Yahudi dari Kejaran Nazi

Hitler bersama pejabat Nazi di depan Menara Eiffel

Sekelompok aktivis menggelar acara mengenang keberanian seorang diplomat Muslim kelahiran Iran, Abdol Hossein Sardari, yang telah menyelamatkan ribuan orang Yahudi dari kebiadaban Nazi Jerman. Peristiwa heroik itu terjadi ketika Prancis jatuh dalam pendudukan Nazi sewaktu Perang Dunia II berkobar.

Dilansir The Independent, Rabu (3/2), Abdol Hossein memanfaatkan kebijakan rasis Nazi untuk melawan kampanye anti-Yahudi Nazi sendiri. Ketika menjabat sebagai kepala Konsulat Iran di Paris, dia berargumen bahwa orang Iran, meskipun Yahudi, merupakan ras Arya sehingga tak tersentuh hukum intimidatif Nazi.
Seperti diketahui, salah satu poin agitasi Hitler ketika itu ialah mengagungkan ras Arya di atas ras-ras lainnya. Lantas, menggunakan pengaruhnya, Abdol Hossein mengeluarkan banyak pasport untuk para Yahudi yang diselamatkannya itu.
Hal ini dilakukan sang diplomat tanpa mengindahkan desakan atasannya. Sehingga, dia berhasil menolong tak kurang dari dua ribu orang Yahudi untuk melarikan diri dari wilayah pendudukan Nazi.

Kini, puluhan tahun kemudian, aksi heroiknya itu terkesan dilupakan orang-orang di abad 21. Untuk itu, sekelompok aktivis yang menamakan diri I Am Your Protector (IAYP) melakukan napak tilas untuk mengenang kebaikan diplomat Muslim tersebut di Paris.

"Dalam pada itu, kami mau menegaskan kembali aksi timbal balik. Orang-orang non-Muslim dari gereja-gereja dan sinagog-sinagog yang melindungi Muslim dalam melawan tindakan kebencian dan Islamofobia," kata salah satu pendiri IAYP, Dani Laurence, kepada Huffington Post seperti dikutip The Independent, Rabu (3/2).

Selain Abdol Hossein, IAYP juga melakukan napak tilas untuk mengenang Noor Inayat Khan, seorang Muslimah Inggris yang ikut berperan dalam spinonase terhadap Nazi di Prancis sewaktu Perang Dunia II. Selain itu, IAYP pun mengenang keberanian diplomat Turki di Yunani saat itu, Selahattin Ulkumen, yang turut mengorganisir kapal untuk menyelamatkan ratusan Yahudi ke wilayah Turki. Intervensi politik Selahattin dinilai telah berhasil meloloskan 50 orang Yahudi dari genosida Nazi.
Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 3 February 2016

Andai Hukuman Sadis Ini Masih Berlaku, Mungkin tak Ada Lagi Kaum Penyuka Sesama Jenis

Andai Hukuman Sadis Ini Masih Berlaku, Mungkin tak Ada Lagi Kaum Penyuka Sesama Jenis

Setiap manusia diciptakan untuk dapat memiliki pasangannya masing-masing. Dalam hal yang lazim seorang pria akan memperoleh seorang wanita sehingga mereka bisa menghasilkan keturunan. Namun tidak bisa kita pungkiri, dalam beberapa kasus, ada yang menyukai sesama jenisnya dikarenakan sesuatu yang tidak mereka kehendaki.

Tidak seperti sekarang yang beberapa negara telah membebaskan penduduknya untuk membolehkan mereka untuk menikah sesama jenis, di zaman dulu kala, jika penduduknya ditemukan mempunyai pelaku homose*sual maupun lesbian akan dijatuhi hukuman. Tak tanggung tanggung, hukuman ini sangatlah berat dan sadis dimana di zaman tersebut masih tipisnya kepercayaan akan Tuhan dan sosialitas yang minim.

1. Dilempari Batu hingga Tewas

Hukuman untuk kaum penyuka sesama jenis telah diberlakukan dari dulu di wilayah Sudan.
Di negara ini kaum homoseksual akan dihukum dengan dilempari batu hingga tewas.
Metode ini mengubur korbannya sampai leher kemudian mereka akan dilempari batu sampai mati.
Hukuman lempar batu atau rajam ini langsung diberlakukan pada wanita penyuka sesama jenis.
Sedangkan untuk laki-laki masih ditoleransi dengan hukuman cambuk untuk pelanggaran pertama dan baru akan mendapat hukuman rajam di pelanggaran ketiga.

2. Diseret dan Digantung

Hukuman di Inggris untuk kaum penyuka sesama jenis ternyata terjadi pada pasangan raja Edward II yang bernama Hugh Despenser. Hugh dihukum dengan diseret di depan umum dengan empat kuda, kemudian digantung di ketinggian 15 meter.

Tapi sebelum tewas, Hugh dilepaskan dan disiksa lagi.
Dalam keadaan setengah sadar Hugh diikat lagi ditangga dan disandarkan ke tembok.
Ia terus-terusan disiksa, organ kemaluannya dipotong, dan isi perut Hugh dikeluarkan.
Hal ini menjadi tontonan masyarakat sebagai contoh yang akan diterima bagi kaum penyuka sesama jenis.

3. Dibakar Hidup-hidup

Awalnya hubungan sesama jenis dianggap sebagai metode untuk mengurangi populasi dan kebebasan diberikan pada kaum ini.
Bahkan semua kaisar romawi terkenal memiliki kekasih laki-laki kecuali Claudius.
Kaisar Hadrianus memiliki hubungan dengan Antinous. Tapi kemudian kaisar Kristen Theodosius I menetapkan hukum untuk penyuka sesama jenis.
Di tahun 390 masehi, pasangan sesama jenis akan dihukum dengan dibakar hidup-hidup di atas tiang.
Mereka akan diikat disebuah tiang pancang kayu yang dikelilingi oleh tumpukan kayu bakar, lalu api dinyalakan.
Mereka akan mati perlahan-lahan dalam penyiksaan ini.

4. Jadi Makanan Anjing Ganas

Amerika merupakan negara liberal yang memberi kebebasan pada kaum sesama jenis untuk hidup merdeka di benua ini. Amerika bahkan memberikan hak menikah untuk kaum homoseksual. Namun cerita ini sangat berbeda di masa lalu. Amerika ternyata pernah memberlakukan hukum mengerikan untuk kaum homose*sual.

Pada tahun 1513, pernah terjadi pembantaian besar di mana sejumlah orang dengan kelainan homoseksual dikumpulkan dan diumpankan pada segerombolan anjing perang. Mereka dibiarkan mati tercabik-cabik dengan darah serta organ tubuh yang berceceran. Hal ini dilakukan di tempat umum untuk memberi peringatan bagi pelaku homoseksual lainnya.

5. Dicambuk dan Digantung

Hukuman gantung diterapkan di negara Iran dan Uganda. Hukuman untuk kaum penyuka sesama jenis ini bahkan diberlakukan hingga abad ke 20. Sebuah foto eksekusi pasangan gay di Iran pada tahun 2005 cukup membuat heboh dunia internasional, karna pasangan ini ternyata masih remaja.

Di Uganda kaum homoseksual diganjar dengan hukuman yang sama. Hukuman dilakukan dengan mencambuk korban hingga lemah, kemudian baru menggantung hingga mati.Prosesi ini dilakukan di tempat umum sebagai peringatan untuk kaum homose*sual lainnya.





Sumber :

komentar :

Selengkapnya

INFormasi... Gak Basii...

infosihh.blogspot.com

Mobile | Lintas.me
sansanichsan71@gmail.com
Back to Top
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...