Pengorbanan adalah hal yang sering dilakukan manusia kepada apa yang
diyakini lebih hebat. Mereka akan memberikan apa saja yang dipunyai
mulai dari bahan makanan, ternak, hingga manusia. Di era modern, praktik
seperti ini mungkin masih ada, namun terselubung. Pengorbanan manusia
atau tumbal dianggap mampu memberikan dampak magis yang sangat besar
bagi seseorang atau kelompok.
Di masa lalu, praktik seperti ini banyak sekali dilakukan. Beberapa korban ditemukan oleh arkeolog setelah ratusan tahun terkubur di dalam tanah. Berikut penemuan arkeologi tentang tumbal manusia yang mengerikan itu. Mari kita bahas satu per satu.
Anak-anak
ini sebelumnya disiksa, dibunuh hingga dimutilasi sebelum akhirnya
dimasukkan ke dalam gua. Setidaknya ratusan tulang manusia yang hancur
dan seperempatnya adalah anak-anak. The Midnight Terror cave dipercaya merupakan peninggalan Suku Maya yang kerap memberikan tumbal kepada dewa-dewa.
Arkeolog
meyakini jika sebelum dibuat mumi, mayat terlebih dahulu dimutilasi dan
ditata menjadi dua bagian. Mereka kemungkinan besar dikorbankan sekitar
ratusan tahun lalu. Arkeolog belum menemukan alasan yang mendasari
pembuatan mumi yang disebut sebagai mumi Frankenstein. Dokter yang suka
mengotak-atik mayat di film sains fiksi.
Pengorbanan
ini dilakukan di kolam Belize Cara Blanca. Suku Maya percaya jika dewa
Chaak akan segera memberinya hujan setelah mayat-mayat tenggelam dalam
air. Upacara ini terus dilakukan selama berpuluh tahun hingga kolam
penuh dan rakyatnya semakin menipis.
Setelah
disembelih, daging manusia akan dimasak bersama-sama dan dinikmati
dalam upacara yang sakral. Kepala korban biasanya akan dijadikan
pajangan di tengah desa. Semakin banyak kepala artinya semakin banyak
keberkahan yang akan diterima.
Tumbal
ini dilakukan untuk memberikan kesuburan pada tanah. Mereka dipenggal,
dimutilasi dan ditata sedemikian rupa, agar seperti manusia kuda.
Arkeolog yang menemukan fosil ini mengatakan jika orang yang melakukan
pengorbanan ini sungguh mengerikan!
Pengorbanan
ini diyakini bertujuan untuk memberi keselamatan saat membangun kota.
Shimao dibangun dengan mengorbankan 80 wanita dalam sebuah ritual yang
brutal. Wanita-wanita ini dipenggal dan darahnya dibiarkan mengalir di
tanah. Setelah itu potongan kepala ikut ditanam dalam bangunan.
Arkeolog
meyakini jika sebelum meninggal, gadis ini dipukul kepalanya hingga
terbuka. Setelah itu kepala diisi dengan pernak-pernik dan juga tulang
hewan. Setelah prosesi selesai. Anak ini akhirnya dikubur dan keberkahan
akan datang dengan sendirinya. Pengorbanan ini juga berlaku untuk
menghormati pahlawan yang menyelamatkan desa.
Pengorbanan terhadap manusia adalah tindakan yang mengerikan. Karena pada dasarnya nyawa manusia sangatlah berharga. Semoga di era modern seperti ini tidak ada lagi yang namanya pengorbanan atau pun tumbal.
Sumber :
Di masa lalu, praktik seperti ini banyak sekali dilakukan. Beberapa korban ditemukan oleh arkeolog setelah ratusan tahun terkubur di dalam tanah. Berikut penemuan arkeologi tentang tumbal manusia yang mengerikan itu. Mari kita bahas satu per satu.
1. The Midnight Terror Cave
Midnight Terror cave adalah sebuah gua yang isinya banyak sekali tulang manusia berserakan. Seorang arkeolog yang menemukannya meyakini jika sebagian besar tulang ini adalah orang yang dikorbankan. Di masa lalu, anak-anak dianggap disukai oleh penguasa tanah agar dapat menghasilkan tambang yang berharga.
The Midnight Terror Cave [image source]
2. Mumi Frankenstein Skotlandia
Sekitar tahun 2012 silam, sekelompok arkeolog menemukan sebuah mumi yang mengerikan di Skotlandia. Ada dua buah mumi yang bersisa tulang yang terkubur di dalam reruntuhan. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada 6 mayat yang ditata sedemikian rupa hingga menyerupai 2 mayat saja.
Mumi Frankenstein Skotlandia [image source]
3. Pengorbanan Massal Suku Maya
Suku Maya adalah suku yang dikenal senang sekali mengorbankan nyawa manusia. Salah satu upacara yang sering dilakukan adalah untuk memanggil hujan. Puluhan orang alan dibelah perutnya dan diambil hatinya. Mayat akan ditenggelamkan di danau yang airnya langsung berubah warna. Orang Maya percaya jika mengorbankan manusia yang banyak maka hujan akan segera turun.
Pengorbanan Massal Suku Maya [image source]
4. Kanibalisme dan Pengorbanan Suku Acolhua
Suku Acolhua adalah suku yang terdapat di Meksiko kuno. Mereka dikenal suka melakukan penangkapan terhadap orang-orang yang akan dijadikan tumbal. Korban yang tidak berasal dari suku akan disembelih dan dikeluarkan isi perutnya dalam sebuah upacara pengorbanan di tengah desa. Tetua suku akan memberikan arahan mengena tatacara penyembelihan yang benar.
Kanibalisme dan Pengorbanan Suku Acolhua [image source]
5. Pemenggalan Zaman Perunggu di Inggris
Di sebuah peternakan di Inggris sekitar 2013 ditemukan sebuah fosil mengerikan terkait dengan tumbal manusia. Arkeolog yang meneliti menemukan adanya tubuh manusia yang terpenggal bersama beberapa tubuh anak. Yang paling membuat miris adalah adanya tulang kuda di sana. Tulang kuda ini ditata agar menyatu dengan tulang manusia.
Pemenggalan Zaman Perunggu di Inggris [image source]
6. Tumbal Wanita Massal di China Kuno
China juga memiliki sejarah brutal tentang pengorbanan manusia terhadap dewa atau sesuatu yang dianggap memberi berkah. Di reruntuhan Shimao, provinsi Shaanxi ditemukan banyak sekali tengkorak wanita. Jumlahnya sekitar 80 orang dan telah berumur sekitar 4.800 tahun sebelum ditemukan arkeolog.
Tumbal Wanita Massal di China Kuno [image source]
7. Pengorbanan Kepala Manusia di Minoan
Jika di atas kita telah membahas mengenai manusia yang dicampur dengan tubuh hewan dalam pengorbanan. Kali ini di Minoan, Crete, Italia, terdapat pengorbanan yang nyaris mirip. Seorang tulang gadis yang diduga masih perawan ditemukan dengan keadaan mengerikan. Kepala terbuka dan menyatu dengan kepala hewan.
Pengorbanan Kepala Manusia di Minoan [image source]
Pengorbanan terhadap manusia adalah tindakan yang mengerikan. Karena pada dasarnya nyawa manusia sangatlah berharga. Semoga di era modern seperti ini tidak ada lagi yang namanya pengorbanan atau pun tumbal.
Sumber :
komentar :
Selengkapnya

Walaupun
tidak mampu menjawab hujjah-hujjah yang mantap dari pemuda-pemuda
beriman ini, raja yang kufur dan zalim itu tetap berkeras mahu mereka
murtad dari agama mereka. Ia memberikan tempoh beberapa hari kepada
mereka. Jika selepas tempoh itu pemuda-pemuda ini tetap berkeras, maka
mereka akan dimurtadkan secara paksa atau akan dibunuh. Kerana sayangkan
aqidah dan agama mereka, pemuda-pemuda ini bermesyuarat sesama mereka
untuk mencari keputusan yang muafakat. Apakah tindakan yang sepatutnya
diambil untuk mempertahankan diri dan juga agama mereka? Akhirnya mereka
memutuskan untuk lari bersembunyi dan berlindung di dalam gua di
kawasan pedalaman/kampung.
Mereka
lari ke pedalaman di kawasan pergunungan bernama Nikhayus. Di situ
terdapat sebuah gua dan di situlah mereka bersembunyi dan berlindung.
Kebetulan semasa perjalanan mereka ke situ mereka telah diekori oleh
seekor anjing bernama ar-raqiim. Maka anjing itu turut bersama-sama
dengan mereka berlindung dan menetap di gua itu. Di dalam gua itu mereka
diberi ketenangan dan ketenteraman oleh Allah.Allah telah menidurkan
mereka dengan nyenyak dalam gua tersebut.
Walaupun
mereka tidur amat lama dan tanpa makan dan minum, tetapi dengan kuasa
Allah, badan dan jasad mereka tidak hancur dan musnah. Bahkan Allah
menyatakan bahawa; jika kita lihat keadaan mereka di dalam gua itu
nescaya kita tidak akan percaya bahawa mereka sedang tidur.












