Showing posts with label Arkeologi. Show all posts
Showing posts with label Arkeologi. Show all posts

Monday, 2 November 2015

Penemuan Arkeologi Mengejutkan Tentang Tumbal Manusia di Masa Lalu

Pengorbanan adalah hal yang sering dilakukan manusia kepada apa yang diyakini lebih hebat. Mereka akan memberikan apa saja yang dipunyai mulai dari bahan makanan, ternak, hingga manusia. Di era modern, praktik seperti ini mungkin masih ada, namun terselubung. Pengorbanan manusia atau tumbal dianggap mampu memberikan dampak magis yang sangat besar bagi seseorang atau kelompok.

Di masa lalu, praktik seperti ini banyak sekali dilakukan. Beberapa korban ditemukan oleh arkeolog setelah ratusan tahun terkubur di dalam tanah. Berikut penemuan arkeologi tentang tumbal manusia yang mengerikan itu. Mari kita bahas satu per satu.

1. The Midnight Terror Cave

Midnight Terror cave adalah sebuah gua yang isinya banyak sekali tulang manusia berserakan. Seorang arkeolog yang menemukannya meyakini jika sebagian besar tulang ini adalah orang yang dikorbankan. Di masa lalu, anak-anak dianggap disukai oleh penguasa tanah agar dapat menghasilkan tambang yang berharga.
The Midnight Terror Cave [image source]
The Midnight Terror Cave [image source]
Anak-anak ini sebelumnya disiksa, dibunuh hingga dimutilasi sebelum akhirnya dimasukkan ke dalam gua. Setidaknya ratusan tulang manusia yang hancur dan seperempatnya adalah anak-anak. The Midnight Terror cave dipercaya merupakan peninggalan Suku Maya yang kerap memberikan tumbal kepada dewa-dewa.

2. Mumi Frankenstein Skotlandia

Sekitar tahun 2012 silam, sekelompok arkeolog menemukan sebuah mumi yang mengerikan di Skotlandia. Ada dua buah mumi yang bersisa tulang yang terkubur di dalam reruntuhan. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ada 6 mayat yang ditata sedemikian rupa hingga menyerupai 2 mayat saja.
Mumi Frankenstein Skotlandia [image source]
Mumi Frankenstein Skotlandia [image source]
Arkeolog meyakini jika sebelum dibuat mumi, mayat terlebih dahulu dimutilasi dan ditata menjadi dua bagian. Mereka kemungkinan besar dikorbankan sekitar ratusan tahun lalu. Arkeolog belum menemukan alasan yang mendasari pembuatan mumi yang disebut sebagai mumi Frankenstein. Dokter yang suka mengotak-atik mayat di film sains fiksi.

3. Pengorbanan Massal Suku Maya

Suku Maya adalah suku yang dikenal senang sekali mengorbankan nyawa manusia. Salah satu upacara yang sering dilakukan adalah untuk memanggil hujan. Puluhan orang alan dibelah perutnya dan diambil hatinya. Mayat akan ditenggelamkan di danau yang airnya langsung berubah warna. Orang Maya percaya jika mengorbankan manusia yang banyak maka hujan akan segera turun.
Pengorbanan Massal Suku Maya [image source]
Pengorbanan Massal Suku Maya [image source]
Pengorbanan ini dilakukan di kolam Belize Cara Blanca. Suku Maya percaya jika dewa Chaak akan segera memberinya hujan setelah mayat-mayat tenggelam dalam air. Upacara ini terus dilakukan selama berpuluh tahun hingga kolam penuh dan rakyatnya semakin menipis.

4. Kanibalisme dan Pengorbanan Suku Acolhua

Suku Acolhua adalah suku yang terdapat di Meksiko kuno. Mereka dikenal suka melakukan penangkapan terhadap orang-orang yang akan dijadikan tumbal. Korban yang tidak berasal dari suku akan disembelih dan dikeluarkan isi perutnya dalam sebuah upacara pengorbanan di tengah desa. Tetua suku akan memberikan arahan mengena tatacara penyembelihan yang benar.
Kanibalisme dan Pengorbanan Suku Acolhua [image source]
Kanibalisme dan Pengorbanan Suku Acolhua [image source]
Setelah disembelih, daging manusia akan dimasak bersama-sama dan dinikmati dalam upacara yang sakral. Kepala korban biasanya akan dijadikan pajangan di tengah desa. Semakin banyak kepala artinya semakin banyak keberkahan yang akan diterima.

5. Pemenggalan Zaman Perunggu di Inggris

Di sebuah peternakan di Inggris sekitar 2013 ditemukan sebuah fosil mengerikan terkait dengan tumbal manusia. Arkeolog yang meneliti menemukan adanya tubuh manusia yang terpenggal bersama beberapa tubuh anak. Yang paling membuat miris adalah adanya tulang kuda di sana. Tulang kuda ini ditata agar menyatu dengan tulang manusia.
Pemenggalan Zaman Perunggu di Inggris [image source]
Pemenggalan Zaman Perunggu di Inggris [image source]
Tumbal ini dilakukan untuk memberikan kesuburan pada tanah. Mereka dipenggal, dimutilasi dan ditata sedemikian rupa, agar seperti manusia kuda. Arkeolog yang menemukan fosil ini mengatakan jika orang yang melakukan pengorbanan ini sungguh mengerikan!

6. Tumbal Wanita Massal di China Kuno

China juga memiliki sejarah brutal tentang pengorbanan manusia terhadap dewa atau sesuatu yang dianggap memberi berkah. Di reruntuhan Shimao, provinsi Shaanxi ditemukan banyak sekali tengkorak wanita. Jumlahnya sekitar 80 orang dan telah berumur sekitar 4.800 tahun sebelum ditemukan arkeolog.
Tumbal Wanita Massal di China Kuno [image source]
Tumbal Wanita Massal di China Kuno [image source]
Pengorbanan ini diyakini bertujuan untuk memberi keselamatan saat membangun kota. Shimao dibangun dengan mengorbankan 80 wanita dalam sebuah ritual yang brutal. Wanita-wanita ini dipenggal dan darahnya dibiarkan mengalir di tanah. Setelah itu potongan kepala ikut ditanam dalam bangunan.

7. Pengorbanan Kepala Manusia di Minoan

Jika di atas kita telah membahas mengenai manusia yang dicampur dengan tubuh hewan dalam pengorbanan. Kali ini di Minoan, Crete, Italia, terdapat pengorbanan yang nyaris mirip. Seorang tulang gadis yang diduga masih perawan ditemukan dengan keadaan mengerikan. Kepala terbuka dan menyatu dengan kepala hewan.
Pengorbanan Kepala Manusia di Minoan [image source]
Pengorbanan Kepala Manusia di Minoan [image source]

Arkeolog meyakini jika sebelum meninggal, gadis ini dipukul kepalanya hingga terbuka. Setelah itu kepala diisi dengan pernak-pernik dan juga tulang hewan. Setelah prosesi selesai. Anak ini akhirnya dikubur dan keberkahan akan datang dengan sendirinya. Pengorbanan ini juga berlaku untuk menghormati pahlawan yang menyelamatkan desa.

Pengorbanan terhadap manusia adalah tindakan yang mengerikan. Karena pada dasarnya nyawa manusia sangatlah berharga. Semoga di era modern seperti ini tidak ada lagi yang namanya pengorbanan atau pun tumbal.




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 14 July 2015

Keju Berusia 3.600 Tahun Ditemukan di China, Diduga untuk Bekal di Akhirat

Para peneliti menemukan gumpalan keju pada leher dan dada mumi di China. Gumpalan keju itu berusia sama dengan si mumi yakni 3.600 tahun. Apakah ini keju tertua?

Seperti dilansir NBC New, para arkeolog China mengumpulkan sampel gumpalan berwarna kuning dari 10 makam mumi pada sungai kecil di barat laut Gurun Taklamakan. Ahli kimia Jerman kemudian menetapkan gumpalan kuning tersebut sebagai keju kefir.



Beragam spekulasi pun muncul mulai dari keju tersebut sebagai sebuah persembahan hingga bekal untuk kehidupan di akhirat. Spekulasi tersebut muncul karena memang mumi di Taklamakan dikenal sebagai representasi non Asia yang misterius.

Di Zaman Perunggu (2100 SM) terdapat sebuah bangsa yang berjalan melintasi China. Bangsa inilah yang kemudian menjadi mumi di Gurun Taklamakan.

Para peneliti kemudian menyimpulkan bahwa keju-keju tersebut dibawa oleh bangsa misterius itu ke China dari Eropa. Kesimpulan ini didasari oleh penemuan sebelumnya yaitu residu lemak susu sebagai bahan pembuatan keju berumur 7.500 tahun di Polandia.


sumber :

komentar :

Selengkapnya

Saturday, 27 June 2015

Ditemukan, Kuil Usia 3.400 Tahun Peninggalan Firaun

Ditemukan, Kuil Usia 3.400 Tahun Peninggalan Firaun Raja Thutmosis III (Sumber: U3avalldelpop.com)

Kuil itu ditemukan oleh tujuh pria yang tengah melakukan penggalian di bawah sebuah rumah di Al-Badrashin, yang berjarak 40 kilometer dari Kairo.

Sekelompok pemuda menemukan kuil tua di bawah sebuah rumah yang terletak di wilayah selatan Kairo, Mesir. Kuil yang ditemukan pada Rabu kemarin itu diduga merupakan sisa-sisa peninggalan Raja Thutmosis III dan sudah berusia 3.400 tahun. Selain kuil, benda-benda lain yang ditemukan antara lain tujuh tablet, beberapa kolom dari batu garnit berwarna pink dan patung yang juga terbuat dari granit.

Menteri Bidang Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh al-Damaty, mengatakan kuil itu ditemukan oleh tujuh pria yang tengah melakukan penggalian ilegal di Al-Badrashin, yang berjarak 40 kilometer dari Kairo. Para penggali itu menggunakan peralatan selam dan mengelilingi kuil yang berada di dalam air tanah setelah mereka melakukan penggalian sedalam 9 meter.
Pengalian ilegal dan penyelundupan benda-benda purbakala di Mesir memang marak. Pencurian dan penyelundupan benda-benda bersejarah semakin meningkat sejak 2011, sejak tergulingnya Presiden Husni Mubarak.

Tim ahli dari kementerian kemudian mengambil alih penggalian itu. Sementara ketujuh pria yang melakukan penggalian secara ilegal tersebut ditahan. Namun kemudian dilepaskan lagi karena wilayah itu belum ditetapkan sebagai peninggalan nasional.
"Kami akan memulai proyek penggalian di wilayah itu untuk menemukan peningalan-peningalan lain," tutur Damaty. 



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Friday, 26 June 2015

Museum Mahanandi Surabaya, Simpan Manuskrip Al-Kitab Kuno dari Kulit Domba dan Uang Zaman Majapahit

Museum Mahanandi Surabaya, Simpan Manuskrip Al-Kitab Kuno dari Kulit Domba dan Uang Zaman Majapahit

Selain arca lembu Mahanandi yang tersimpan rapi di Museum Mahanandi milik Johan Yan, di Jalan Jemursari 85 B, Surabaya, ada juga benda bersejarah lainnya.
Di museum milik seorang motivator budaya kelahiran Medan 7 Juli 1974 tersebut juga mengoleksi tiga dokumen gereja penting, dan sejumlah uang kuno zaman Majapahit.
Di antaranya beberapa dokumen gereja, yakni patung kayu Mater Dolorosa dan manuskrip perkamen Al-Kitab berbahasa Semit Ge'ez.
Penerima anugerah kehormatan 10 orang berpengaruh di bidang budaya di Indonesia atau The Outstanding Young Persons (TOYP) oleh Junior Chamber International atau JCI (2012) ini, menjelaskan Mater Dolorosa adalah Patung Bunda Maria Berdukacita dari Peru.
"Patung kayu tahun 1736 itu melukiskan sosok Bunda Maria yang sedang sedih karena anaknya tersalib," katanya.
Patung Bunda Maria
Patung kayu Mater Dolorosa. (Surya/Wiwit Purwanto)
Bajunya dilukis dengan tinta emas, dengan mahkota perak murni berlambang jilatan api Pentakosta.
Di bagian tangan kirinya sosok Bunda Maria itu memegang rosario perak dengan simbol hati kudus yang berduka berbentuk iconografi Mater Dolorosa. Patung itu berhiaskan batu permata zambrud di sekujur jubahnya.  Menurut Johan Yan, Patung Mater Dolorosa itu merupakan benda cagar budaya rakyat Peru No. 0519-2013-DRE-DGDP/MC yang memiliki makna penting dalam perkembangan spiritualitas Katholik di Peru.

Untuk itulah, Kementerian Budaya Peru, diwakili Direkturat Kebudayaan Peru (cultural de la republica del Peru), Katie Navarro Vasquez, memberikan surat pengakuan cagar budaya kepada Miguel Gil Meza selaku Especialista en Arte, yang menyertai kedatangan patung ini masuk ke Indonesia. Ia mengakui, sepertiga umurnya digunakan untuk mengumpulkan semua harta gereja dari seluruh penjuru dunia.

Namun jika ada yang memintanya akan diberikan tanpa kompensasi, asal ada permintaan uskup.
Penerima penghargaan gelar pangeran kehormatan dari Pakubuwono XIII Solo dalam bidang kebudayaan (2012) ini, mengaku sudah mengorbankan ratusan juta hingga miliaran untuk itu, namun dirinya ikhlas bila uskup memintanya untuk kepentingan gereja.
Museum mahanandi
Johan Yan menunjukan koleksi di Museum Mahanandi Surabaya. (Surya/Wiwit Purwanto)
Koleksi lainnya adalah manuskrip perkamen Al-Kitab dengan Bahasa Semit Ge'ez. Merupakan manuskrip Al-Kitab yang sangat kuno yang ditulis tangan dalam bahasa yang saat ini sudah punah dengan cover dari pelepah kayu. "Manuskrip bergambar tertua di dunia dengan media perkamen, yakni media untuk menulis yang terbuat dari kulit domba," ujarnya. Al-Kitab ini sangat langka sebab ditulis dari getah tumbuhan purba dalam bahasa keseharian Israel Kuno yang sudah punah (6SM- 4 M).

Ia menambahkan, Bahasa Ge'ez adalah bahasa liturgis Gereja Ethiopia, suatu cabang bahasa Semit yang berkembang di Ethiopia dan sejak abad ke 6 SM hingga abad ke 4 M dan tidak lagi digunakan dalam percakapan sehari-hari, kecuali untuk kepentingan liturgi ibadat kuno komunitas Yahudi Beta Israel.

Selain koleksi rohani, Johan juga memiliki koleksi lainnya yakni uang kuno dan serpihan patung zaman Kerajaan Mojopahit.
Uang Kuno Majapahit
Uang kuno zaman Majapahit. (Surya/Wiwit Purwanto)
Uang kuno dan serpihan patung tanpa kepala ini ditemukan di sebuah lahan di kawasan Trowulan Mojokerto. Seluruh koleksi Johan ini tidak akan dijual, namun dibuat untuk mensyukuri berkat anugrah yang sudah diberikan bagi kehidupan pribadinya, keluarga dan pekerjaannya.
"Museum ini untuk pendidikan dan menambah wawasan akan benda benda bersejarah tinggi," katanya.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 23 June 2015

Fakta Ka’bah Yang Perlu Diketahui Umat Islam

Sebagai umat Islam, sudah menjadi naluri dan keinginan kuat tersendiri tentunya dalam diri kita untuk bisa menatap Ka’bah secara langsung di tanah suci Mekkah, Arab Saudi. Apalagi jika momen tersebut tak hanya sekedar berkunjung, namun di saat kita menjalankan ibadah Haji atau Umrah. Ka’bah sendiri oleh umat Islam di seluruh dunia dijadikan sebagai kiblat arah sholat, bukan menyembah, namun menjadikannya arah sholat.

Hingga detik ini, bangunan yang sudah berdiri sejak Nabi Ibrahim AS beserta anaknya, Nabi Ismail AS, ini terawat sangat bagus dan setiap harinya dikunjungi oleh jutaan jamaah umrah serta setiap tahunnya oleh jutaan jamaah haji dari berbagai penjuru dunia. Ka’bah terletak di dalam Masjidil Haram, di Kota Mekkah. Sering disebut sebagai Baitullah (Rumah Allah) atau Baitul ‘Atiq (Rumah Kemerdekaan). Dan salah satu surat dalam Al-Qur’an yang menegaskan bahwa Ka’bah sudah ada sejak masa Nabi Ibrahim AS adalah QS. Ibrahim ayat 37.
Dan berikut bunyinya, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” .
Nah, membicarakan soal Ka’bah, sebagai umat Islam tentunya kita harus tahu beberapa fakta yang selama ini mungkin belum kita ketahui tentangnya. Berikut 3 fakta besar tentang Ka’bah tersebut:

1. Ka’bah dan Sinar Radiasi serta Tekanan Gravitasi

Mungkin sudah banyak diantara kita yang tahu tentang kabar bahwa orang-orang yang tinggal di Mekkah, tepatnya di sekitar Ka’bah, terlihat lebih sehat, kuat, dan berumur lebih panjang. Ternyata, setelah diteliti lebih dalam, di Ka’bah sendiri terdapat sebuah area yang merupakan tempat bertekanan gravitasi yang tinggi. Tekanan gravitasi tinggi tersebut ternyata sangat berpengaruh terhadap imun tubuh manusia yang ada atau tinggal di atasnya, yaitu di area tersebut. Ketika imun tubuh seseorang menjadi lebih kuat, maka pertahanan diri dari serangan berbagai macam penyakit juga akan meningkat.
Ka’bah dan Sinar Radiasi serta Tekanan Gravitasi (c) wordpress
Ka’bah dan Sinar Radiasi serta Tekanan Gravitasi (c) wordpress
Selain disebabkan adanya tekanan gravitasi yang tinggi, kekuatan imun seseorang juga menjadi lebih kuat karena adanya Zero Magnetism Area di sekitar Ka’bah. Artinya bahwa jika seseorang meletakkan kompas di area tersebut, maka jarum kompas tak akan bergerak sama sekali karena daya tarik yang sama besarnya di antara kedua kutub.
Dengan adanya tekanan gravitasi tinggi di area Ka’bah, juga menyebabkan satelit buatan di angkasa tak dapat melihat atau mendeteksi sama sekali apa isi Ka’bah. Dan juga, hal tersebut ternyata berpengaruh pada kadar garam di sungai yang ada di bawah Ka’bah, yaitu menjadi lebih tinggi. Sehingga ketika kita sholat di Masjidil Haram, tanpa atap pun, tak akan pernah merasakan panas.
Di Ka’bah juga memancarkan sebuah sinar radiasi yang ternyata terpancar sangat kuat sampai ke angkasa. NASA pernah mengumumkan tentang adanya sinar radiasi yang kuat dari bumi, dan setelah diteliti lebih jauh, sinar radiasi tersebut ternyata berasal dari Mekkah, lebih tepatnya adalah dari Ka’bah. Bahkan saat para Astronot meneliti tentang Planet Mars, sinar radiasi tersebut masih kuat terpancar, dan ternyata bersifat infinite (tak berujung). Konon, hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan kuat antara Ka’bah di Bumi dengan di Akhirat. Wallahu’alam bisshawab.

2. Ka’bah Konon Dibangun oleh Para Malaikat

Sampai detik ini, mungkin masih banyak umat Islam bahkan umat manusia di seluruh dunia yang menganggap bahwa Ka’bah didirikan oleh Nabi Ibrahim AS beserta anaknya, Nabi Ismail AS. Padahal, sesungguhnya bangunan Ka’bah sendiri telah ada jauh sebelum masa mereka. Setidaknya diperkirakan telah ada sekitar 12 generasi yang ikut menyumbangkan diri dalam pemeliharaan Ka’bah tersebut. Masya Allah.
Nah, bahkan ketika Allah menurunkan Nabi Adam AS beserta isterinya, Hawa, bangunan Ka’bah ini telah ada di Bumi. Lalu siapakah yang sebenarnya membangun Ka’bah tersebut? Konon, ada sebuah riwayat yang menegaskan bahwa para Malaikat-lah yang melakukannya. Dalam QS. Ali Imran ayat 96 disebutkan, “Sesungguhnya rumah yang pertama dibangun di muka bumi ini adalah di Makkah”. Hal ini jelas membantah beberapa anggapan bahwa bangunan pertama yang dibangun di muka bumi adalah Baitul Maqdis, melainkan adalah Ka’bah yang ada di Mekkah.
Ka’bah Konon Dibangun oleh Para Malaikat
Ka’bah Konon Dibangun oleh Para Malaikat (c) staticflickr
Dalam riwayat Akhbar Makkah Muhammad Al Arzaqi (1988: 32) menceritakan,Karena takut akan murka Allah, para malaikat tidak bertanya lagi siapa yang layak dijadikan khalifah di bumi, manusia atau malaikat, maka para malaikat segera mohon ampun dan ridha Allah, karena Arasy Allah cukup besar, maka dengan Rahman dan Rahim Allah, Dia membangun Baitul Makmur di bawah Arasy untuk tempat mereka mengerjakan tawaf, dan lebih meringankan dan memudahkan mereka setiap hari.”
Para malaikat mengerjakan tawaf silih berganti siang dan malam sehingga tidak kurang dari 7000 malaikat yang mengelilingi Baitul Makmur setiap harinya, bahkan menurut riwayat ada di antara malaikat yang hanya dapat tawaf sekali saja, dan tidak dapat lagi mengelilingi tawafnya karena sesaknya Baitul Makmur yang dibangun oleh Allah dari Zabrajad yang bertahtakan Yakut berwarna merah itu.
Maka dengan Rahman dan Rahim Allah, diperintahkan kepada malaikat untuk membangun Ka’bah di bumi yang persis seperti Baitul Makmur di bawah Arasy, besar dan ukurannya sama, posisinya setentang dengan Ka’bah di bumi, andaikata dijatuhkan sebuah batu dari Baitul Makmur ke Ka’bah akan sampai ke tengah-tengah Ka’bah.

3. Ada Sekitar 12 Generasi Yang Ikut Memelihara Ka’bah

Sampai sekarang, Ka’bah masih dijadikan sebagai bangunan paling tua di dunia, bahkan dijelaskan bahwa bangunan Ka’bah merupakan bangunan yang pertama didirikan di muka Bumi ini. Dan dalam sebuah riwayat, setelah melalui penelusuran sejarah, maka ditemukanlah kesimpulan bahwa setidaknya ada sekitar 12 generasi yang ikut memelihara Ka’bah. Bahkan ketika pun Adam AS diturunkan oleh Allah ke Bumi, Baitullah atau Ka’bah ini telah ada.
Ada Sekitar 12 Generasi Yang Ikut Memelihara Ka’bah
Ada Sekitar 12 Generasi Yang Ikut Memelihara Ka’bah (c) attiintravel

Dalam QS. Al-Baqarah ayat 127 disebutkan, “Dan ingatlah ketika Nabi Ibrahim meninggikan (membina) dasar-dasar Baitullah bersama Ismail seraya berdo’a : Ya Tuhan kami terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”. Ini menjelaskan bahwa perintah Allah kepada Nabi Ibrahim AS untuk meninggikan Ka’bah, berarti bahwa pada masa beliau, bangunan tersebut telah ada.

Dalam sebuah riwayat, saat Nabi Ibrahim AS diperintah oleh Allah “meninggikan” (membangun kembali Ka’bah) ditempat dimana Ka’bah sejak masa Nabi Adam AS sempat hancur dan terendam banjir bandang di masa Nabi Nuh AS. Sebelum itu, sesudah masa Nabi Adam AS, Ka’bah dipelihara oleh putera-putera Nabi Adam AS. Kemudian dilanjutkan oleh masa Nabi Ibrahim AS dan puteranya, Nabi Ismalil AS, dan selanjutnya diteruskan oleh generasi-generasi sesudah Nabi Muhammad SAW, dengan berbagai kemelut dan kejadian luar biasa yang menyertainya. Hingga jika ditotal ada 12 generasi tercatat ikut memelihara Kab’ah, Bangunan yang tak akan pernah hancur sampai Kiamat-pun. Wallahu’alam bisshowab.

Semoga ketiga fakta besar tentang Ka’bah tersebut, membuat kita semakin semangat untuk terus merindukan panggilan Allah menuju ke tanah suci Mekkah dalam menjalankan ibadah Haji atau Umrah suatu hari nanti. Aamiin. (sof)




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Saturday, 20 June 2015

Misteri Kisah Keajaiban Ashabul Kahfi, 7 Pemuda Tidur Selama 309 Tahun

Gua Ashabul Kahfi (google)

Kahf Ahlil Kahf terletak kira-kira 7km dari pusat bandar Amman, Jordan. Kawasan ini suatu ketika dahulu dikenali dengan Ar-Raqim kerana terdapat kesan tapak arkeologi yang bernama Khirbet Ar-Raqim di kawasan tersebut. Perkataan Ar-Raqim juga disebut di dalam Al-Quran dan Ahli Tafsir menafsirkan Ar-Raqim sebagai nama anjing dan ada yang menyatakan ia sebagai batu bersurat. Kahf Ahlil Kahf merupakan lokasi sejarah yang membuktikan kebenaran kisah di dalam Al-Quran iaitu di dalam Surah Kahfi mulai ayat 9 hingga 26. Ayat di dalam Surah tersebut menceritakan bagaimana 7 orang pemuda yang beriman kepada Allah melarikan diri ke sebuah gua dan Allah menidurkan mereka selama 309 tahun Qamariah (300 tahun Shamsiah) sehingga mereka tidak dapat dibangunkan oleh suara apa sekalipun.
Firman Allah;
“Adakah engkau menyangka (wahai Muhammad), bahawa kisah ‘ashabul kahfi’ (penghuni gua) dan ‘ar-raqiim’ (anjing mereka) termasuk antara tanda-tanda-tanda kekuasaan Kami yang menakjubkan? (Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”. (al-Kahfi: 9)
Ashabul kahfi (penghuni-penguni gua) yang dimaksudkan dalam ayat di atas, menurut para ulama’- terdiri dari tujuh orang pemuda yaitu:
  1.     Maksalmina
  2.     Tamlikha
  3.     Martunus
  4.     Bainunus atau Nainunus
  5.     Sarbunus
  6.     Dzunuanus
  7.     Kasyfitatanunus
Bersama mereka seekor anjing bernama Qitmir mengekori mereka. Pemuda-pemuda ini beriman kepada Allah di tengah kekufuran kaum dan bangsa mereka. Identiti mereka sebagai pemuda yang beriman diakui oleh Allah dengan firmanNya;
“Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambahkan kepada mereka petunjuk”. (al-Kahfi: 13)

Menurut ahli sejarah, kisah ini berlaku pada zaman sebelum kedatangan Islam di satu negeri bernama Afsus yang terletak di Turki (ada pendapat menyatakan di Jordan, dan ada juga mengatakan di Syria). Asalnya penduduk negeri itu beriman kepada Allah dan beribadat mengesakanNya.
Namun keadaan berubah selepas kedatangan seorang raja bernama Diqyanus. Raja ini menganut fahaman kufur/berhala dan dia memaksa rakyat di bawah pemerintahannya supaya murtad dari agama Allah yang dibawa Nabi Isa a.s. dan bertukar kepada agama kufur/berhala yang dianutinya. Rakyat yang takut dengan ancaman dan seksaan raja itu terpaksa akur dengan arahan yang zalim itu.
Namun tujuh pemuda beriman tadi tidak mahu tunduk dengan tekanan raja kafir itu. Mereka tetap teguh mempertahankan aqidah mereka walaupun menyedari nyawa dan diri mereka mungkin terancam dengan berbuat demikian. Akhirnya mereka dipanggil mengadap raja itu.
Di hadapan raja yang zalim itu, mereka dengan penuh berani dan bersemangat berhujjah mempertahankan iman dan prinsip aqidah Ilahi yang mereka yakini. Allah berfirman menceritakan peristiwa mereka berhujjah;
“Dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri (di hadapan raja) lalu mereka berkata (membentangkan hujjah kepada raja): ”Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran. Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk di sembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka?) Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?”. (al-Kahfi: 14-15)
Walaupun tidak mampu menjawab hujjah-hujjah yang mantap dari pemuda-pemuda beriman ini, raja yang kufur dan zalim itu tetap berkeras mahu mereka murtad dari agama mereka. Ia memberikan tempoh beberapa hari kepada mereka. Jika selepas tempoh itu pemuda-pemuda ini tetap berkeras, maka mereka akan dimurtadkan secara paksa atau akan dibunuh. Kerana sayangkan aqidah dan agama mereka, pemuda-pemuda ini bermesyuarat sesama mereka untuk mencari keputusan yang muafakat. Apakah tindakan yang sepatutnya diambil untuk mempertahankan diri dan juga agama mereka? Akhirnya mereka memutuskan untuk lari bersembunyi dan berlindung di dalam gua di kawasan pedalaman/kampung.
Firman Allah;
“Dan oleh kerana kamu telah mengasingkan diri dari mereka dan dari apa yang mereka sembah selain Allah, maka pergilah kamu berlindung di gua itu, supaya Tuhan kamu melimpahkan dari rahmat-Nya kepada kamu dan menyediakan kemudahan-kemudahan untuk menjayakan urusan kamu dengan memberi bantuan yang berguna”. (al-Kahfi: 16)
Mereka lari ke pedalaman di kawasan pergunungan bernama Nikhayus. Di situ terdapat sebuah gua dan di situlah mereka bersembunyi dan berlindung. Kebetulan semasa perjalanan mereka ke situ mereka telah diekori oleh seekor anjing bernama ar-raqiim. Maka anjing itu turut bersama-sama dengan mereka berlindung dan menetap di gua itu. Di dalam gua itu mereka diberi ketenangan dan ketenteraman oleh Allah.Allah telah menidurkan mereka dengan nyenyak dalam gua tersebut.
Firman Allah menceritakan tentang mereka di dalam gua;
“Lalu Kami tidurkan mereka dengan nyenyaknya di dalam gua itu bertahun-tahun lamanya”. (al-Kahfi: 11).
Allah ingin menzahirkan bukti-bukti kekuasaanNya kepada hamba-hambaNya melalui peristiwa ini. Maka Allah telah mentakdirkan pemuda-pemuda ini tidur dalam jangka masa yang amat lama iaitu selama 300 tahun (mengikut perkiraan tahun Masihi) atau 309 tahun (mengikut tahun Hijrah).
“Dan mereka telah tinggal tidur dalam gua mereka selama tiga ratus tahun (dengan kiraan ahli Kitab), dan hendaklah kamu tambah sembilan tahun lagi (dengan kiraan kamu) (yakni menjadi 309 tahun)”. (al-Kahfi: 25)
Walaupun mereka tidur amat lama dan tanpa makan dan minum, tetapi dengan kuasa Allah, badan dan jasad mereka tidak hancur dan musnah. Bahkan Allah menyatakan bahawa; jika kita lihat keadaan mereka di dalam gua itu nescaya kita tidak akan percaya bahawa mereka sedang tidur.
“Dan engkau sangka mereka sedar padahal mereka tidur; dan Kami balik-balikkan mereka dalam tidurnya ke sebelah kanan dan ke sebelah kiri (supaya badan mereka tidak dimakan tanah), sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka”. (al-Kahfi: 18)
Setelah sampai tempoh yang ditetapkan Allah (iaitu 300 tahun atau 309 tahun), mereka dibangunkan. Ketika mereka bangun mereka sendiri tidak menyedari bahawa mereka tidur dalam jangka masa yang amat lama. Mereka menyangka mereka hanya tidur dalam masa sehari atau separuh hari sahaja.“Berkatalah salah seorang di antara mereka:
“Sudah berapa lamakah kamu berada (di sini?)”. Mereka menjawab: “Kita berada (di sini) sehari atau setengah hari….”. (al-Kahfi: 19)
Sebaik bangun dari tidur mereka, mereka terasa lapar. Maka sebahagian dari mereka mencadangkan agar dihantar seorang wakil untuk ke Bandar bagi mencari sesuatu untuk di makanan. Akhirnya mereka memilih Tamlikha untuk ke kota Afsus. Kebetulan semasa mereka melarikan diri dulu mereka membawa bersama bekalan wang perak.
Firman Allah menceritakan cadangan sebahagian dari mereka itu;
“Maka suruhlah salah seorang di antara kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak kamu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang paling baik (yakni yang bersih dan halal), maka hendaklah dia membawa makanan itu untuk kamu, dan hendaklah dia berlaku lemah lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan hal kamu kepada seseorangpun. Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melempar kamu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya”. (al-Kahfi: 19-20)
Lihatlah betapa bersihnya hati dan akhlak mereka. Walaupun dalam keadaan yang gawat dan susah serta kelaparan, tetapi mereka masih berpesan kepada sahabat mereka yang ditugaskan ke kota mencari makanan itu supaya mencari dan memilih makanan yang bersih dan halal. Ini menandakan bahawa mereka adalah pemuda-pemuda yang bertakwa kepada Allah. Di dalam al-Quran, Allah memerintahkan kita supaya bertakwa kepadaNya sedaya yang kita mampu, dalam keadaan mana sekalipun, sama ada senang atau susah.
Allah SWT Berfirman;
“Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta ta`atlah; dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu”. (at-Taghabun: 16)
Walaupun Allah menceritakan dalam ayat tadi bahawa pemuda-pemuda amat berhati-hati dan berjaga-jaga agar jangan diketahui orang lain–kerana mereka menyangka raja yang memerintah negeri masih raja yang dulu dan kafir kepada Allah, namun Allah telah mentakdirkan supaya berita tentang mereka diketahui oleh hamba-hambaNya yang lain bagi menunjukan kekuasaan dan kehebatanNya. Kebetulan semasa pemuda-pemuda ashabul kahfi ini dibangkitkan Allah setelah tidur 300 tahun lamanya, suasana negeri telah banyak berubah. Raja dan pemerintah negeri merupakan orang yang beriman kepada Allah. Begitu juga dengan kebanyakan rakyatnya.
Namun masih terdapat segelintir rakyat dalam negeri itu yang masih ragu-ragu tentang kebenaran kiamat; mereka masih ragu-ragu; bagaimana Allah boleh menghidupkan orang yang telah mati? Apatah lagi yang telah beribu bahkan berjuta tahun lamanya dimakan tanah. Maka bertepatanlah masanya Allah membangkitkan ashabul kahfi pada zaman tersebut dan menzahirkan kekuasaanNya kepada hamba-hambaNya yang masih ragu-ragu lagi.
“Dan demikianlah Kami dedahkan hal mereka kepada orang ramai supaya mereka mengetahui bahwa janji Allah menghidupkan orang mati adalah benar, dan bahwa kedatangan hari kiamat tidak ada keraguan padanya”. (al-Kahfi: 21)
Allah mendedahkan perihal pemuda-pemuda ashabul kahfi itu semasa wakil mereka itu datang ke kota hendak membeli makanan. Ia merasa hairan melihat keadaan kota dan penduduknya berubah sama sekali. Penduduk kota pula merasa hairan melihat keadaan wakil itu dan mereka semakin syak apabila mereka melihat wang perak yang dibawanya ialah wang zaman dahulu yang sudah tidak laku lagi. Ia dituduh menjumpai harta karun lalu dibawa mengadap raja yang beriman dan mengambil berat hal agama. Setelah mendengar kisahnya, raja dan orang-orangnya berangkat ke gua ashabul kahfi bersama wakil itu, lalu berjumpa dengan pemuda-pemuda itu sekeliannya dan mendengar kisah mereka.
Sejurus kemudian pemuda-pemuda itu pun dimatikan Allah sesudah memberi ucapan selamat tinggal kepada raja yang beriman itu dan orang-orangnya. Raja mencadangkan supaya sebuah masjid didirikan di sisi gua itu. Sementara itu ada yang mencadangkan supaya mendirikan sebuah bangunan atau tugu sebagai kenangan.
Hal ini diceritakan Allah dengan firmanNya;
“Setelah itu maka (sebahagian dari mereka) berkata: “Dirikanlah sebuah bangunan di sisi (gua) mereka, Allah jualah yang mengetahui akan hal ehwal mereka”. Orang-orang yang berkuasa atas urusan mereka (yakni pihak raja) pula berkata: “Sesungguhnya kami hendak membina sebuah masjid di sisi gua mereka”. (al-Kahfi: 21)
Demikianlah hikayat tentang para penghuni gua (Ashhabul Kahfi), kutipan dari kitab Qishasul Anbiya yang tercantum dalam kitab Fadha ‘ilul Khamsah Minas Shihahis Sittah, tulisan As Sayyid Murtadha Al Huseiniy Al Faruz Aabaad, dalam menunjukkan banyaknya ilmu pengetahuan yang diperoleh Imam Ali bin Abi Thalib dari Rasul Allah s.a.w.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Kerangka Misterius Diduga Milik Nabi Nuh Ditemukan, Benarkah?

Kerangka Misterius (Dokumentasi Penn Museum, Philadelphia)
Kerangka Misterius (Dokumentasi Penn Museum, Philadelphia) 

Para staf di Penn Museum, Philadelphia menemukan sebuah kotak kayu berisi kerangka manusia berusia 6.500 tahun. Kotak kayu itu telah tersimpan di ruang gudang Penn Museum selama 85 tahun, tanpa ada yang mengetahuinya hingga saat ditemukan. Terselip di gudang penyimpanan, kotak kayu berisi kerangka itu tidak memiliki nomor identifikasi atau kartu katalog. Tapi upaya terakhir untuk mendigitalkan sejarah kotak misterius itu telah memunculkan informasi baru. Kerangka manusia dalam kotak itu digali dari kota kuno Ur (sekitar Irak), antara 1929 dan 1930, oleh Sir Leonard Woolley beserta timnya di Penn Museum.

Penggalian Woolley terkenal karena berusaha mengungkap makam bangsawan Mesopotamia, yang terdiri dari ratusan makam dan 16 tombsladen yang dijadikan artefak budaya. Selain itu, tim arkeolog itu juga menemukan pemakaman kuno yang berusia sekitar 2.000 tahun. Dalam sebuah dataran banjir, hampir 50 kaki (15 meter) di bawah permukaan situs Ur, tim menemukan 48 makam yang berasal dari periode Ubaid, sekitar 5.500 sampai 4.000 sebelum Masehi. Saat itu, Woolley memutuskan untuk mengangkat satu kerangka dari situs tersebut. Dia melapisi kerangka itu dengan lilin kemudian mengirimnya dalam sebuah kotak kayu ke London, lalu ke Philadelphia.

Kerangka Diduga Milik Nabi Nuh Ditemukan1
Menurut catatan Penn Museum, mereka menerima sekumpulan lumpur dan dua kerangka dari penggalian Woolley. Namun saat William Hafford, manajer Penn Museum, melakukan digitalisasi kiriman tersebut, hanya menemukan satu kerangka saja.

Penelitian lebih lanjut pada database museum mengungkapkan kerangka tak dikenal itu dicatat sebagai ‘not accounted for’ pada 1990. Untuk mengungkap siapa kerangka ini, Hafford mempelajari catatan ekstensif yang ditinggalkan Woolley.

Kerangka Diduga Milik Nabi Nuh Ditemukan3
Setelah mencari informasi tambahan, termasuk gambar dari kerangka yang hilang, Hafford menemui Janet Monge, kurator antropologi fisik Penn Museum. Tapi Monge, seperti Hafford, juga belum pernah melihat kerangka ini sebelumnya. Saat itulah Monge teringat kotak misterius di ruang bawah tanah. Saat Monge membuka kotak itu dan mengatakan bahwa terdapat kerangka yang sama persis seperti yang dijelaskan Woolley.

Kerangka Diduga Milik Nabi Nuh Ditemukan2
Kerangka misterius itu kemungkinan seorang laki-laki berusia 50 tahun atau lebih. Dia memiliki tinggi antara 5 kaki 8 inci (173 cm) sampai 5 kaki 10 inci (178 cm). Peneliti Penn Museum menamakan penemuan kerangka itu ‘Noah’, karena diyakini hidup setelah banjir besar yang terjadi di Ur, seperti kisah Nabi Nuh.

Teknik ilmiah modern belum tersedia saat Woolley melakukan penelitiannya. Dengan teknik ilmiah modern ilmuwan bisa mendapatkan lebih banyak informasi tentang sisa-sisa kuno, termasuk pola makan, asal leluhur, trauma, stres dan penyakit.
Penelitian yang lebih mendalam untuk memastikan hal itu sedang dilakukan oleh para peneliti dari Museum Penn, Philadelphia. Wallahu A’lam.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Inilah Fakta Zaman Purba Jauh Lebih Canggih Dari yang Kita Bayangkan

Inilah Fakta Zaman Purba Jauh Lebih Canggih Dari yang Kita Bayangkan

Penemuan saintis dan ahli arkeologi sejak beberapa tahun kebelakangan ini seolah-olah menafikan tanggapan umum yang dunia silam adalah dunia mundur, tidak bertamadun serta belum terdedah kepada teknologi. Malah, saintis kini semakin kebingungan memikirkan penemuan artifak purba menjurus kepada kenyataan yang keadaan dunia kuno sebenarnya sudah begitu maju dari segi sains dan teknologi malah mungkin lebih futuristik daripada zaman sekarang!

Kenyataan itu memang sukar dipercayai tambahan pula kita dimaklumkan yang era perkembangan sains dan teknologi hanya bermula sekitar 200 lalu malah teknologi komputer berasaskan elektronik saja hanya bermula sekitar 1940. Akan tetapi, artefak purba serta catatan kuno yang ditemui saintis menceritakan sebaliknya – masyarakat zaman purba sudah memiliki teknologi hebat serta maju dalam pelbagai bidang terutama sains.

Bagaimanapun, atas sebab tertentu yang masih menjadi misteri, zaman purba yang serba canggih dan futuristik itu akhirnya lenyap sehingga dunia kembali menjadi mundur, tidak bertamadun dan jauh daripada perkembangan teknologi.

Sehinggalah kira-kira 200 tahun lalu, manusia kembali meneroka rahsia sains dan dunia sekali lagi melangkah ke arah perkembangan teknologi. Berikut adalah antara penemuan teknologi silam yang menunjukkan seolah-olah dunia purba lebih maju atau menyamai kemajuan teknologi ketika ini:

1.Penemuan bateri dari Baghdad, Iraq
1.Penemuan bateri dari Baghdad, Iraq
Pada 1930, ahli arkeologi Austria, Dr Wilhem Konig yang menjalankan kerja mencarigali di daerah Khujut Rabula, dekat Baghdad; menemui suatu objek aneh tertanam di tapak itu. Objek itu terdiri daripada silinder tembaga, batang besi serta aspal yang disusun dalam sebuah bekas tanah liat seperti tempayan kecil setinggi 14 sentimeter (sm) dan berdiameter lapan sm.

Penyelidikan lanjutan mendapati objek aneh itu ternyata berfungsi seperti bateri malah bateri kuno itu dianggarkan berusia 2,000 hingga 5,000 tahun lalu! Penemuan menggemparkan itu secara tidak langsung mencabar sejarah berikutan bateri dikatakan pertama kali dicipta pada 1800 oleh Count Alessandro Volta.

Penemuan itu juga secara tidak langsung menunjukkan masyarakat purba yang wujud 5,000 tahun lalu sudah menemui tenaga elektrik sekali gus ‘menafikan’ Michael Faraday sebagai individu pertama menemui induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis pada 1831.
Uji kaji mendapati bateri kuno itu mampu menghasilkan tenaga elektrik antara 1.5 volt hingga dua volt.

2.Kalkulator kuno
2.Kalkulator kuno.
Pada 1901, penyelam di perairan pulau Antikythera, Greece menemui artifak berusia lebih 2,000 tahun dari sebuah runtuhan dasar laut. Artifak menyerupai jam itu dikaji penyelidik, Derek J De Solla Price dan didapati ia berfungsi sebagai ‘kalkulator’ yang menghitung pergerakan bintang dan planet.

3.Reaktor nuklear berusia dua juta tahun
3.Reaktor nuklear berusia dua juta tahun.
Pada 1972, sebuah reaktor uranium yang sudah wujud sejak dua juta tahun lalu ditemui di Oklo di Republik Gabon, Afrika. Kajian reka bentuk dan struktur lombong purba itu mendapati ia dapat mengekang radioaktif daripada tersebar malah teknologi reaktor dan kaedah digunakan pada zaman purba itu jauh lebih canggih daripada kaedah reaktor nuklear digunakan pada zaman kini.
Penemuan itu menimbulkan persoalan sama ada manusia pada dua juta tahun lalu sudah menguasai teknologi atom dan menggunakan sumber nuklear sama ada sebagai sumber tenaga untuk kegunaan harian atau peperangan.

4.Kanta optik
4.Kanta optik
Di lokasi sama dengan penemuan bateri kuno di Baghdad, Iraq; turut ditemui kanta optik purba yang dihasilkan kira-kira 2,200 tahun lalu.
Kanta purba sebesar kira-kira dua ibu jari itu dijumpai dengan bahagian kacanya sedikit retak. Sebelum penemuan menggemparkan itu, kanta dikatakan pertama kali dihasilkan di Eropah pada abad ke-16.

Bagaimanapun penemuan kanta kuno itu menunjukkan masyarakat purba sudah lama mengetahui kaedah menghasilkan kanta serta mengaplikasikannya dalam kehidupan.

5.Jantung buatan
5.Jantung buatan
Di dada kiri mumia anak lelaki dalam sebuah piramid Mesir, penyelidik menemui jantung buatan. Sejarah ilmu perubatan pada masa kini memperlihatkan jantung buatan hanya dihasilkan beberapa puluh tahun lalu tetapi penemuan itu memungkinkan jantung buatan sudah dihasil dan dipasang pada 5,000 tahun lalu.

6.Robot
6.Robot

Pada zaman pemerintahan Kaisar Mu (976 hingga 922 SM) di China, pencipta berbakat, Ma Daifeng menghasilkan aplikasi robotik yang dibina tetapi berasaskan mekanisme mekanikal. Robot yang dibina dapat bernyanyi dan menari seperti manusia, membawa peralatan kepada tuannya selain mempunyai organ tubuh seperti tulang, otot, sendi, kulit dan rambut.
Turut dicipta Ma Daifeng pada zaman berkenaan adalah alat merekod jarak perjalanan selain aplikasi untuk industri kilang yang mampu bekerja tanpa kawalan manusia.

7.Kenderaan
7.Kenderaan
Ukiran purba ditemui di sebuah kuil Kerajaan Mesir Purba di Abydos, Mesir menunjukkan gambar kenderaan yang wujud pada zaman ini walaupun ukiran itu dianggarkan dihasilkan lebih 3,000 tahun lalu. Gambar berkenaan yang jelas kelihatan adalah helikopter, kapal selam, bot dan pesawat. Pada 1898, di sebuah makam kuno berusia kira-kira 2,200 tahun di Saqquara, Mesir, replika pesawat yang formatnya mirip dengan pesawat terbang modern ditemukan.
Nah, bagaimana menurut kalian?

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Friday, 19 June 2015

Inikah Sumber Air Bah di Kisah Nabi Nuh?

Inikah Sumber Air Bah di Kisah Nabi Nuh?

Analisis gelombang seismik mengungkap adanya "lautan" pada kedalaman 643 kilometer dari permukaan Bumi. Jangan berpikir lautan tersebut sama seperti samudra di permukaan Bumi sebab air jauh di bawah permukaan Bumi itu tidak dalam bentuk cair, tetapi berikatan dengan mineral.
Temuan ini memicu dugaan bahwa proses yang terjadi pada bagian tas mantel Bumi dan yang terkait dengan aktivitas kegunungapian juga terjadi di bagian dalam. "Ini adalah gambaran baru struktur dari bagian Bumi tersebut," kata Brandon Schmandt, pakar geofisika dari University of Mexico yang terlibat penelitian.

Hasil riset ini juga menguatkan dugaan bahwa air yang terdapat di permukaan Bumi berasal dari dalam, bukan datang dari komet di luar angkasa yang jatuh ke Bumi. Semula, air berikatan dengan mineral di dalam Bumi pada kedalaman 2.896 kilometer antara inti dan kerak. Air lalu perlahan kehilangan gas dan akhirnya mencapai permukaan. Untuk mengungkap adanya air di kedalaman Bumi, Schmandt dan rekannya mempelajari wilayah mantel Bumi yang disebut zona transisi, pada kedalaman 482 - 708 kilometer.

Sebelumnya, Steven D Jacobsen, ahli mineral di Northwestern University, menyintesis mineral dengan meniru kondisi tekanan seperti di kedalaman Bumi. elama bertahun-tahun bereksperimen, ia akhirnya berhasil membuat mineral ringwoodite yang khas berada di kedalaman Bumi.
Mineral itu terbentuk bersama air. Logikanya, bila di kedalaman Bumi ada mineral tersebut, maka ada pula air. Akan tetapi, itu masih dugaan, perlu dibuktikan.

Schmandt menganalisis data seismik yang diambil oleh USArray, di mana 400 seismometer ditempatkan di Amerika Serikat untuk memetakan mantel Bumi. Analisis menunjukkan adanya tanda pelelehan pada zona transisi, area di mana konveksi menyebabkan mantel bergerak ke bawah.
Pelelehan mantel terjadi di dekat permukaan, menyebabkan adanya magma yang bertanggung jawab pada adanya hot spot vulkanik.

Proses pelelehan disebut dehidrasi. Seiring mantel bergerak ke bawah, tekanan meningkat, dan mineral melepaskan molekul air.  Proses ini, seperti dalam hasil riset yang dipublikasikan di jurnal Science, diyakini menjadi tanda adanya air di kedalaman Bumi. Ilmuwan seperti Schmandt dan Jacobsen mengatakan bahwa dengan temuan ini, maka siklus air di Bumi benar-benar terkuak. Mereka juga mendapat petunjuk asal-usul air. Namun, ada pula penulis sains seperti Brian Thomas dari Institute for Creation Research yang berpandangan berbeda. Ia mengatakan, temuan ini memperkuat kisah Alkitab tentang air bah Nabi Nuh.

Dalam kitab Kejadian di Perjanjian Lama dikisahkan bahwa pada peristiwa air bah Nabi Nuh, mata air dari kedalaman Bumi pecah sehingga airnya "tumpah" ke permukaan.
"Tentu mungkin bahwa air yang ditemukan di bawah kerak Bumi ini merupakan jejak air dari dalam yang memancar dan memicu air bah Nabi Nuh seperti dalam Kejadian 7:11," katanya.
Thomas mengatakan, "Saya tak ingin mengatakan temuan ini verifikasi signifikan dari banjir dalam Kejadian karena beberapa mungkin punya penjelasan lain. Namun, ini sesuai dengan naskah Alkitab secara umum tentang air di kedalaman Bumi.


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 18 June 2015

Putri Tidur Bukan Lagi Kisah Dongeng Belaka Setelah Penemuan Ini

sleepingbeauty

Dunia akan sangat tercengang. Ternyata, Putri Tidur yang selama ini dijadikan dongeng benar-benar kejadian yang nyata!
Ilmuwan telah menemukan sebuah jasad wanita yang dipenuhi oleh harta berharga dan sudah berumur lebih dari 2000 tahun. Jasad ini dipercaya berasal dari 100 – 940 SM, dari Kerajaan Aksumite di Afrika.
Rangka dari Putri Tidur

Screen Shot 2015-06-11 at 10.06.06 AM

Arkeologis dari British yang menemukan jasad ini pun menamakan jasad ini sebagai “Sleeping Beauty” atau Putri Tidur karena posisi jenasadnya benar-benar serupa dengan putri tidur.
Lihat saja, Putri ini meletakkan dagu di telapak tangannya, dan mengenakan sebuah cincin berwarna bronze yang mewah. Tak hanya itu saja, didalam kuburannya terdapat sebuah kaca besar dengan arsitektur Roman unik, dan aneka peralatan kosmetik mewah pada jamannya.
Penemuan jazad putri tidur di Ethiopia semakin membuat Ethiopia menjadi sebuah negara misterius yang penuh akan rahasia-rahasia menakjubkan.

Ilustrasi Putri Tidur, Edward Burne – Jones, The Rose Bower (Legend of Briar Rose)
Screen Shot 2015-06-11 at 10.06.18 AM

Penemuan ini akan diletakkan di museum di German yang akan diresmikan pada akhir October ini.




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 8 January 2015

Kapal yang Karam di Indonesia ini Jadi Incaran Pemburu Harta Karun Dunia

Indonesia rupanya memiliki punya banyak potensi harta karun yang berada di bawah laut perairan nusantara . Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Sudirman Saad mengatakan, ada satu kapal yang ditaksir memiliki banyak harta karun dan menjadi incaran para pemburu harga karun dunia yaitu kapal Flor de la Mar. Kapal milik Portugis ini diketahui karam di sekitar Selat Malaka.




"Ada satu kapal di Indonesia yang diincar oleh hampir seluruh pemburuh harta karun dunia, itu Flor de la Mar," ujarnya di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2015).

Selain diburu para pencari harta karun, sejarah kapal tersebut rupanya juga menarik perhatian pembuat film di Hollywood untuk menjadi film layar lebar seperti Titanic.

"Bahkan kapal itu sudah ada rencana produser film Titanic untuk difilmkan kalau diizinkan mensurvei dan mengangkatnya. National Geographic  juga sudah ajukan proposal," lanjut dia.

Menurut Sudirman, hal ini membuktikan bahwa perairan bawah laut Indonesia bukan hanya menyimpan kekayaan alam tetapi juga harta karun yang belum terungkap.

"Bahwa ini menjadi salah satu kekayaan matirim kita dimana juga berupa benda muatan kapal yang tenggelam," tandasnya.(Dny/Gdn)



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

Monday, 5 January 2015

Kota Bawah Tanah Paling Tua se-Jagat Berhasil Ditemukan

Sebuah kota bawah tanah telah ditemukan dalam pekerjaan transformasi perkotaan di dekat Kasti Nevsehir, Turki Tengah.



Seperti dikutip worldbulletin, Sabtu (3/1/2015), kota bawah tanah ini disebut sebagai salah satu yang paling besar dari jenisnya di dunia.

Kota bersejarah di lokasi tujuan wisata populer di Cappadocia, Turki, ini, bersemayam di kedalaman 110 meter dan dengan luas hingga 785 ribu meter. Rencananya, kota bersejarah ini akan dibuka untuk umum setelah dilakukan pemugaran.

Pemerintah Turki meyakini situs kuno ini mampu menarik 2,5 juta wisatawan per tahun dari seluruh dunia.



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

[WOW] 30 Batu Nisan Ini Masuk Daftar Warisan UNESCO

Agen pelestarian monumen Bosnia dan Herzegovina menyatakan 30 batu nisan di pekuburan Balkan, bagian Eropa Tenggara, telah dinominasikan masuk daftar warisan dunia UNESCO.



Puluhan nisan ini tersebar sebanyak 22 di Bosnia dan Herzegovina, tiga di Serbia, tiga di Montenegro dan dua lainnya di Kroasia.

Batu nisan besar yang disebut Stecci ini merupakan warisan berharga dari sejarah abad pertengahan.

"Kami berharap para ahli dari Dewan Monumen dan situs internasional di musim panas mendatang bisa melihat situs-situs ini. Keputusan akhir tentang warisan dunia akan ditentukan pada tahun 2016. Semoga hasilnya positif," ujar pakar sejarah University of Sarajevi, Dubravko Lovrenovic melansir worldbulletin, Minggu (4/1/2015).

Menurut Lovrenovic, batu-batu nisan ini merupakan salah satu situs terbesar terletak di Stolac, Herzegovina.

Di antara 70 ribu batu nisan sejarah di wilayah Balkan, 60 ribu di antaranya telah ditemukan di wilayah Bosnia dan Herzegovina.



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 31 December 2014

Kisah Tentang Tjipetir Hampir Diklaim Malaysia dan Telepon Asing ke Eropa

Misteri lempengan kenyal bertuliskan 'Tjipetir' di berbagai pantai di Eropa terkuak setelah warga Inggris penemu benda tersebut, Tracey Williams, ditelepon beberapa orang asing. Salah satu penelepon adalah orang Indonesia. Siapa dia? (Baca Juga) : Cara Meredakan Hidung Tersumbat Dalam Waktu 20 Detik



"Saya telepon dia (Tracey Williams). Itu tanggal 12 September 2012," aku pengelola akun Sukabumi Heritage, Dedi Suhendra, di kediamannya, Jalan Ciraden, Alun-alun Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (3/12/2014).

Sukabumi Heritage sudah lama mendalami gutta-perca, tanaman sejenis karet yang menjadi primadona Eropa dan Amerika pada abad 19 untuk kebutuhan industri. Mereka memiliki dokumentasi cukup lengkap tentang sejarah tanaman tersebut dan pabrik pengolahannya di Desa Cipetir, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

Dedi mengaku tahu lempengan Tjipetir jadi misteri di Eropa setelah melihat postingan Williams di Facebook. Di sana sudah ada yang menyebut tanaman gutta-percha berasal dari Malaysia. Diperkirakan, seseorang menelepon Williams dan menyebut Tjipetir merupakan produk negeri jiran tersebut.

"Sudah mendunia diklaim. Saya tegaskan bahwa Tjipetir itu berasal dari wilayah kami yaitu di Kabupaten Sukabumi," jelas Dedi.

Dedi menghubungi admin (Tracey Williams) dan mengirimkan sejumlah foto dilengkapi dengan peta lokasi dari Jakarta menuju pabrik pengolahan gutta-perca di wilayah Cikidang. "Kami kirim bukti-bukti dan tak lama kemudian mereka akhirnya meluruskan klaim malaysia tersebut dengan menegaskan bahwa itu berasal dari Kabupaten Sukabumi," lanjut Dedi.

Di rumah, Dedi menyimpan banyak arsip tentang gutta-perca dan sejarah pabrik Cipetir. Sebagian besar di antaranya berbahasa Belanda. Ia yakin bahwa lempengan bertuliskan Tjipetir yang ditemukan di pantai Eropa merupakan produk pabrik Cipetir yang kini dikelola PTPN VIII Sukamaju Sukabumi. (Baca Juga) : Ini nih yang Bikin Kopassus Disegani Militer se-ASEAN





Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

Monday, 29 December 2014

Makhluk Aneh Mirip Dinosaurus Bikin Heboh Amerika

Seekor makhluk misterius terdampar di wilayah pesisir California, Amerika Serikat, belum lama ini. Sosok berkulit cokelat yang memiliki gigi dan cakar tajam ini ditemukan di Santa Barbara setelah berakhirnya sebuah badai. (Baca Juga): Hebat Banget Bro....Pria ini Naikkan Motor ke Bus Gunakan Kepalanya



Hingga saat ini, seperti dikutip Mirror.co.uk, belum ada pihak yang mampu mengidentifikasi makhluk tersebut. Sebagian orang menyebutnya sebagai anjing laut, sebagian lainnya makhluk prasejarah yang telah ada sejak 65 juta tahun lalu.

"Seperti kombinasi anjing dan anjing laut," ucap seorang warga lokal. "Bagi saya, seperti dinosaurus," tambah satu warga lainnya. (Baca Juga): TEROBSESI jadi GANTENG, tentara ini OPERASI PLASTIK ! liat hasil nya

Otoritas California belum mengonfirmasi penemuan makhluk ini, yang sempat menghebohkan wisatawan domestik dan asing.

Penemuan serupa terjadi di Rusia beberapa tahun lalu. Sesosok makhluk aneh ditemukan seorang prajurit di wilayah pesisir, yang belum lama ini diumumkan ilmuwan sebagai ikan paus beluga. (Baca Juga): Ini Jawaban Mitos Banyak Korban Tenggelam di Pantai Selatan Jawa



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

Friday, 26 December 2014

Terkuak, Misteri Peradaban yang Hilang di China 3.000 Tahun Lalu

Suatu hari pada tahun 1929, seorang penduduk desa yang sedang memperbaiki selokan di area dekat Chengdu, Sichuan menemukan artefak berupa batu giok dan batu kuno. Ia melaporkan temuannya itu namun tak ada yang tahu dari mana gerangan asalnya.

Bukti peradaban yang hilang di China 3.000 tahun lalu

Hingga akhirnya pada 1986, 57 tahun kemudian, para arkeolog mengekskavasi harta karun dari Zaman Perunggu dari 2 lubang. Ada batu-batu giok, sekitar 100 gading gajah, dan patung perunggu mengagumkan setinggi 2,4 meter -- yang menunjukkan kemampuan teknis luar biasa yang tak ada tandingannya di seluruh dunia, pada masanya. Demikian diungkap Peter Keller, seorang ahli geologi sekaligus Presiden Bowers Museum di Santa Ana, California yang sedang memamerkan temuan tersebut.

Harta karun tersebut, yang diduga sengaja dirusak dan dikubur seakan-akan adalah bagian dari ritual pengorbanan -- adalah tinggalan dari sebuah peradaban yang hilang, yang kini disebut sebagai Sanxingdui, kota yang dikelilingi tembok di tepian Sungai Minjiang.  "Itu adalah sebuah misteri besar," kata Keller seperti dikutip dari situs sains LiveScience, Kamis (25/12/2014)

Para ahli kini menemukan jawaban atas misteri penyebab hilangnya peradaban tersebut. Yakni, sebuah gempa bumi dahsyat yang terjadi sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Guncangan lindu tersebut diduga menyebabkan longsor katastropik, yang menghilangkan akses ke sumber utama air bersih, sehingga menyebabkan kebudayaan Sanxingdui harus berpindah ke lokasi yang baru.

Peristiwa itu diduga mendorong kebudayaan kuno di Tiongkok itu untuk berpindah makin dekat ke aliran sungai yang baru. Demikian ujar salah satu penulis studi, Niannian Fan, ahli dari Tsinghua University, Chengdu di pertemuan American Geophysical Union di San Francisco, AS.

Para arkeolog kini yakin, kebudayaan tersebut terpecah antara 3.000 sampai 2.800 tahun yang lalu.

"Penjelasan awal bahwa ia akhirnya punah akibat perang dan banjir, keduanya tidak meyakinkan," kata Fan kepada LiveScience.

Sekitar 14 tahun lalu, para arkeolog menemukan reruntuhan sebuah kota kuno lain yang disebut Jinsha yang terletak di dekat Chengdu. Meski situs itu tak memiliki kerajinan perunggu mengesankan ala Sanxingdui, namun di sana ditemukan mahkota emas yang diukir dengan motif ikan, panah, dan burung -- mirip dengan karya dari emas yang ditemukan di Sanxingdui.

Temuan itu membuat sejumlah ahli yakin, orang-orang dari Sanxingdui mungkin pindah ke Jinsha.

Aliran Sungai Berubah Arah?

Fan dan para koleganya menduga gempa telah menyebabkan longsor yang membendung sungai di pegunungan dan aliran airnya beralih ke Jinsha. Bencana itu mungkin mengurangi suplai air ke Sanxingdui dan memaksa warganya pindah.

Sejumlah catatan historis mendukung hipotesis tersebut. Pada 1099 SM, seorang penulis mencatat peristiwa gempa yang terjadi di ibukota pemerintahan Dinasti Zhou, di Provinsi Shaanxi.

Meski jarak ibukota berada 400 km dari Sanxingdui, bisa jadi episentrum gempa berada lebih dekat dengan pusat kebudayaan yang hilang itu.

Bukti geologis, ujar Fan, juga menguatkan bukti bahwa lindu mengguncang area tersebut antara 3.330 dan 2.200 tahun lalu.

Pada waktu yang sama, sedimen geologis memberikan petunjuk terjadinya banjir besar. Dokumen dari masa Dinasti Han, "The Chronicles of the Kings of Shu" mencatat peristiwa banjir kuno yang mengalir dari gunung -- di titik di mana aliran sungai berubah arah.

Kesimpulannya: gempa dahsyat memicu longsor yang mengubur sungai, mengubah alirannya, dan mengurangi aliran air menuju Sanxingdui.

Tapi, di mana aliran sungai yang beralih itu? Tim menemukan petunjuk di area pegunungan tunggi, tepatnya di Jurang Yanmen yang dalam dan lebar, di ketinggian 12.460 di atas permukaan air laut.

Jurang tersebut diukir oleh gletser sekitar 12.000 tahun yang lalu. Sungai di zaman modern memotong melaluinya.
Namun, tanda-tanda erosi glasial itu -- cekungan berbentuk mangkuk yang dikenal sebagai cirques -- secara misterius menghilang. Tim berpendapat, gempa memicu  longsoran yang kemudian menyapu beberapa cirques sekitar 3.000 tahun yang lalu.

Pada titik ini, teori tersebut masih sangat spekulatif. Data geologi tambahan diperlukan untuk menopangnya.

Meski dari sisi geologi ada titik terang, Keller mengatakan, pernyataan utama dari peradaban yang hilang itu masih jadi misteri: "Apa motif orang-orang itu menghancurkan seluruh kebudayaan mereka dan menguburnya dalam 2 lubang? Mengapa mereka tidak memunculkan budaya itu di Jinsha?". (Ein/Tnt)

Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 25 December 2014

Tradisi Aneh Raja Namrud Dan Semiramis Berkembang Sampai Saat Ini?

Bahkan seluruh budaya, tradisi dan agama di seluruh dunia secara tidak sadar telah meniru tradisi-tradisi aneh yang pernah diperkenalkan oleh Raja Namrud dan Ratu Semiramis.

Tradisi ini secara tidak langsung disebarkan secara halus melalui masyarakat, kebiasaan sehari-hari, bahkan dalam agama telah terjadi praktek yang belum pernah diajarkan para pembawanya. Bagaimana tradisi ini bisa menyebar dan untuk apa?

Raja Namrud dan Ratu Semiramis dikenal sebagai salah satu makhluk yang mengakui dirinya sebagai Tuhan, atau Dewa penghubung antara umat manusia dan Tuhan. Ajaran-ajarannya yang paling utama menyembah matahari, tradisi menyembah setan diduga pertama kali tersebar melalui Babilonia untuk merusak budaya dan agama sehingga ajaran awal tidak murni dan terkotori. 
Semua ini dimaksudkan untuk memuja yang satu, manusia secara tidak langsung mengenang Namrud dan Semiramis melalui simbol dan tradisi yang pernah diajarkannya.



Tradisi Menyembah Iblis, Namrud dan Semiramis

Ratu Semiramis digambarkan sebagai ikan karena orang-orang Babilonia percaya bahwa ikan merupakan simbol dewi cinta, yang kemudian digunakan dalam simbolisme agama dan arsitektur dimana Semiramis digambarkan sebagai burung merpati yang memegang ranting zaitun. 
Semiramis diambil dari evolusi nama dewa India, Sami-Rama-isi atau Semi-Ramis. Seekor ikan dan burung merpati adalah dua simbol yang hingga hari ini masih banyak digunakan dalam ritual keagamaan dan upacara nasional, meskipun sebagian besar orang yang terlibat tidak tahu arti sebenarnya.

Semiramis disebut Ratu Surga (Rhea), Dewa Perawan, dan terkadang dikenal sebagai Bunda Pertiwi (Ninkharsag). Dia juga disembah dibawah nama Astarte (wanita yang membuat menara) merujuk pada Menara Babilonia (Babel) yang pernah dibangun Raja Namrud. 
Para keturunan campuran Arya dan Babilonia berevolusi menggunakan tutup kepala bertanduk seperti yang dikenakan Raja Namrud. Dimana tanduk melambangkan otoritas raja dan kemudian menjadi ikat kepala logam dengan tiga tanduk yang melambangkan kekuasaan raja dengan kekuasaan Ilahi. Semua ini diwakili simbol Fleur-de-lis yang bisa ditemukan sepanjang regalia kerajaan modern.


Dari dahulu hingga kini, Iblis digambarkan memiliki tanduk, pada waktu itu Namrud diberi gelar Baal (Tuhan) dan Semiramis bergelar Baalti (My Lady). 
Dalam istilah Latin, untuk menyebutkan wanita dilafaskan 'Mea Domina' dimana sebutan ini digunakan orang Italia menjadi Madonna. Namrud diwakili dalam peran ganda dari Tuhan dan Ninus, dia seorang anak Semiramis, dan keturunan bersimbol cabang zaitun dibentuk melalui 'kelahiran perawan'. 
Ninus juga dikenal sebagai Tammuz yang dikatakan telah disalibkan dengan domba dan ditempatkan dalam sebuah gua.

Tiga hari kemudian, ketika batu yang menutupi terguling dari pintu masuk gua, tubuhnya telah menghilang. Kisah ini terdengar mirip dengan tema suami-istri-anak, dimana aktornya adalah Namrud, Semiramis dan Ninus/Tammuz, yang kemudian nama mereka dibesarkan masyarakat kuno menjadi Osiris, Isis dan Horus. 
Ketiga nama dewa itu dikenal dalam mitologi Mesir dan setara dengan India, Asia, Cina dan lainnya. Kemudian, ada pula masyarakat kuno yang menafsirkan dan mengaitkan cerita itu mirip dengan kisah Yusuf, Maria dan Isa.

Ketika Babilonia mengadakan upacara musim semi untuk memperingati kematian dan kebangkitan setelah tiga hari kepergian Tammuz/Ninus, mereka menawarkan roti bertuliskan lambang salib surya, bahkan roti Hot-Cross tradisi Paskah di Inggris diduga berasal dari Babilonia. 
Paskah yang dirayakan awalnya berasal dari penggambaran tradisi lain Ratu Semiramis, Ishtar, dan mungkin dewa lain termasuk Ashtaroth. Nama 'Ashtar' sepenuhnya dimanipulasi dalam keyakinan baru yang diusung pengikut Iblis, mereka yang mengaku pahlawan manusia setengah dewa, dan mengaku datang untuk menyelamatkan manusia.

Mitos Babilonia dan simbolisme menjelaskan dasar semua agama besar, khususnya Kristen. Gereja Roma diduga diciptakan Paus dan Persaudaraan Babel (pengikut agama kuno), mengenakan sebuah lambang berbentuk seperti kepala ikan untuk melambangkan Namrud. 
Ketua St Peter di Vatikan mengatakan adanya peninggalan suci, dua belas piring menggambarkan dua belas buruh Hercules. 

Hercules adalah nama lain ditujukan untuk Namrud sebelum menjadi dewa Yunani. Pada tahun 1825, Paus Leo XII resmi membuat medali Jubilee yang bergambar seorang wanita dengan simbolisme Ratu Semiramis. 
Dia memiliki salib di tangan kirinya, sebuah cangkir di kanan dan di kepalanya terdapat tujuh sinar mahkota seperti yang ada di Patung Liberty, dimana Liberty juga salah satu gambaran lain Ratu Semiramis yang diberikan kepada New York oleh Perancis. 

Namrud juga disebut Eannus, dewa berwajah dua yang kemudian dikenal dengan Roma sebagai Janus. Salah satu saudara Anunnaki (Enki) juga dikenal sebagai Ea. Lambang Freemasonik dengan dua kepala elang melihat kiri dan kanan, timur dan barat, merupakan simbol dari Namrud dalam peran Eannus, elang adalah simbol dari makhluk bersayap yang disebut Draco. 
Menurut Gardner, nama Dracula berarti 'Anak Dracul' dan terinspirasi oleh Pangeran Vlad III dari Transylvania-Wallachia, kanselir dari Pengadilan Naga abad ke-15, Ayah pangeran ini disebut Dracul dalam pengadilan tersebut.

Disebutkan bahwa Eannus memegang kunci pintu surga dan dia merupakan satu-satunya perantara antara Tuhan dan manusia. Hal ini mengisyaratkan bahwa setiap keyakinan yang tidak didukung Eannus adalah palsu dan harus diberi hukuman. 
Manusia telah dimanipulasi untuk meyakini takhayul dan mengambil cerita simbolik harfiah, sedangkan 'orang-orang' terpilih diberi pengetahuan nyata dengan ancaman hukuman mati jika mereka pernah mengungkapkan hal itu.


Dengan cara ini kebenaran tentang kehidupan, potensi manusia, sejarah dan Agenda rencana penyebaran akan menghilang dan terus berkembang. Pengorbanan manusia dianggap fundamental dalam agama Babilonia dan garis keturunan ortodok telah melakukan perjalanan jauh berupa ritual pengorbanan manusia. 
Mereka yang jahat tampaknya kecanduan darah, para imam Babel diminta untuk memakan beberapa persembahan korban yang mereka sebut 'Cahna-Bal', dimana saat ini dikenal dengan istilah 'Kanibal'.
Siapakah Moloch? Moloch adalah nama kadal terbang dan juga nama lain Namrud/Tammuz. Tam artinya 'sempurna' dan muz berarti 'membakar', simbolisme Moloch dalam ritual membakar hidup-hidup anak-anak untuk menghormati dewa ini dan masih terus berlangsung hingga hari ini. 
Ritual Beltane pernah dilakukan di Inggris oleh kaum Druid pada tanggal 1 Mei, pada akhirnya hari itu disebut May Day, dimana dalam perayaan melibatkan pembakaran anak-anak di dalam perut patung anyaman. Tradisi ini warisan dari Babilonia ketika keyakinan meluas di seluruh Eropa.
  
Simbol-simbol kombinasi Namrud dan Semiramis telah digunakankan tak terhitung jumlahnya dalam peradaban dan kebudayaan hingga saat ini. Namrud dan Semiramis telah mempengaruhi berbagai tradisi dan budaya di seluruh dunia tanpa disadari. 
Seperti dewa Kronos yang banyak digunakan dalam Satanisme untuk pengorbanan anak-anak, raja Cyclops dalam legenda Yunani dikenal sebagai pembangun menara dan hampir mirip dengan versi Raja Namrud, pembangun menara Babel. 
Dalam Kitab Henokh menceritakan kisah makhluk yang dilempar ke Bumi dan berhubungan dengan manusia, disebutkan:

Dan mereka menjadi hamil, dan mereka melahirkan raksasa besar... yang memakan semua makanan manusia. Dan ketika manusia tidak bisa lagi mempertahankan mereka, para raksasa berbalik melawan dan melahap manusia. Dan mereka mulai berbuat dosa terhadap burung, binatang, reptil, dan ikan, untuk melahap daging dan lainnya meminum darah...
Makhluk yang dilempar ke Bumi digambarkan sebagai ras kulit putih dan dianggap sebagai nenek moyang Arya yang muncul di Pegunungan Kaukasus dan pegunungan Iran serta Kurdistan. Setelah banjir yang melanda dunia terhenti, mereka menetap di Mesir, Israel-Palestina, Jordan, Suriah, Irak, Iran dan Turki.

Prinsip agama Babilonia terdiri dari tiga elemen yaitu api, ular dan Matahari. Para pengikut Namrud dan Semiramis terfokus pada Matahari karena merupakan bagian penting dimana sebagian besar populasi menyembah matahari, hadiah nyata yang diperoleh adalah panas dan cahaya berujung pada kesejahteraan. 
Dalam hirarki masyarakat Babel dan kelompok elit lain yang memiliki pengetahuan maju, mereka fokus pada matahari karena memahami sifat sebenarnya dari Matahari sebagai kesadaran multidimensional yang meluas di tata surya pada tingkat frekuensi yang tak terlihat.


Sumber : 
Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

komentar :

Selengkapnya

INFormasi... Gak Basii...

infosihh.blogspot.com

Mobile | Lintas.me
sansanichsan71@gmail.com
Back to Top
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...