Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Thursday, 10 March 2016

Foto Miris Perjalanan Melawan Maut Pergi Ke Sekolah

Sekolah adalah tempat kita menuntut ilmu yang dewasa ini hampir semua tempat ajar mengajar pendidikan ini memiliki akses yang sangat mudah. Seperti tersedianya bus untuk anak anak, pembangunan sekolah di tengah kota yang bisa di akses apapun. Dan tidak menutup mata kita akan fakta yang terjadi dengan pendidikan di Indonesia, karena masih juga ada sekolah yang tidak didukung oleh akses yang memadai, lokasi yang susah ditempuh dan minimnya sarana yang ada. Sahabat anehdidunia.com walaupun terdapat sarana yang sudah nyaman, akses yang gampang, beberapa anak sekolahan pun sering kita dapati membolos sekolah. Berkaca dari hal ini, perlu kita ketahui bahwa di daerah pedesaan ataupun pedalaman di beberapa negara, masih memiliki sekolah yang susah untuk di datangi bahkan sepertinya mereka rela mati untuk dapat bersekolah. Berikut foto miris perjalanan melawan maut untuk pergi ke sekolah.

Perjalanan Mengerikan Ke Sekolah Anak Anak Zanskar Himalaya India
www.anehdidunia.com
Foto perjalanan anak Zankar Himalaya India via weebly.com
Sahabat anehdidunia.com anak-anak sekolah penuh semangat ini, tinggal diantara pegunungan Himalaya, sedang berjalan menuju sekolah. Bukan hal sulit ya? Kecuali lapisan es tempat mereka berjalan kadang-kadang menjadi tipis dan mereka beresiko jatuh ke air es yang dingin dibawahnya. Dan kalau itu terjadi, suhu dingin ekstrim akan menjalar ke tubuh kecil mereka. Tak lama berselang, hiperventilasi (sesak nafas) pun terjadi, tubuh pun tenggelam ditelan air dan meninggal. Tanah es yang tidak rata itu keras dan sering kali licin. Tergelincir atau tersandung bisa berakibat fatal, tetapi tidak ada apapun yang bisa menghalangi anak-anak Zanskar melakukan perjalanan ini untuk bersekolah.
Perjuangan Ke Sekolah Anak-Anak Trong Hoa Vietnam

www.anehdidunia.com
Foto perjuangan ke sekolah Anak-Anak Trong Hoa Vietnam via informationng.com
Trong Hoa adalah salah satu distrik di Vietnam yang bisa dibilang sama seperti daerah pelosok Indonesia. Masalahnya pun juga sama yakni infrastruktur yang masih belum diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini pun menyebabkan susahnya akses yang berdampak buruk pula terhadap anak-anak yang ingin menuju sekolah mereka. Ya, mereka tak punya pilihan lain selain menyebrangi sungai yang cukup deras dan dalam ini untuk menuju sekolah yang ada di seberang. Tantangannya, bukan hanya air yang dalam. Di musim penghujan seperti sekarang, debit air makin tinggi belum termasuk juga hewan-hewan yang ada di dalamnya, seperti ular. Makanya tak heran jika anak-anak Trong Hoa jago berenang. Bukan karena hobi, tapi ini yang memang harus mereka lakukan jika ingin bersekolah.
Perjalanan Anak-Anak Yerusalem Bertaruh Nyawa Ketika Pergi ke Sekolah

www.anehdidunia.com
Foto perjalanan anak Yerusalem ketika pergi ke sekolah via foreignaffairs.com
Ketika anak-anak Yerusalem bilang, “Ma, aku tak mau ke sekolah hari ini” maka ibu mereka pun akan mengiyakannya. Bagaimana tidak sahabat anehdidunia.com, di tempat ini konflik hampir setiap saat terjadi. Demonstrasi berupa lemparan batu, gas air mata, dan pukulan-pukulan adalah pemandangan yang sangat umum. Sebagian anak-anak takut pergi ke sekolah, namun sebagian lain tetap semangat menuntut ilmu walaupun situasinya sangat buruk, bahkan bagi kita yang sudah dewasa ini. Gambar di atas adalah potret bagaimana perjuangan anak-anak Yerusalem bersekolah. Langkahnya sangat mantap meskipun kita tahu hati anak-anak ini luar biasa takutnya. Namun karena semua ini demi kehidupan yang lebih baik. Maka mereka mengambil risiko itu. Masih kepikiran bolos setelah lihat ini?
Medan Perjalanan Anak- Anak Lebak Indonesia Ke Sekolah
www.anehdidunia.com
Foto perjalanan anak Lebak Indonesia ke sekolah bergelantungan di jembatan rusak via bajiroo.com
Anak-anak di desa Tanjung Sanghiang Indonesia yang tinggal di sisi seberang Sungai Ciberang harus melintasi jembatan gantung yang sudah rusak setiap hari, untuk mencapai sisi satunya lagi tempat sekolah mereka berada. Ada jembatan alternatif lain tetapi perlu tambahan 30 menit berjalan untuk menuju ke sana. Jadi, anak-anak memakai jembatan tua itu tanpa peralatan keamanan sama sekali. Mereka berjalan perlahan, kadang-kadang berteriak ketika sepatu mereka tergelincir. Setelah cerita anak-anak pemberani yang melakukan perjalanan berbahaya ini hanya untuk menuju sekolah tersebar di seluruh negara, PT Krakatau Steel (penghasil baja terbesar se-Indonesia) dan bersama beberapa lembaga non-pemerintah datang membantu dan mendirikan jembatan baru untuk mereka.
Bocah Kolombia Naik Flying Fox untuk Pergi ke Sekolah

www.anehdidunia.com
Foto bocah Kolombia naik Flying Fox untuk Pergi ke Sekolah via brainjet.com
Jika anda sahabat anehdidunia.com bergetar ketakutan ketika main flying fox, maka bayangkan jika berada di posisi gadis kecil ini. Bisa-bisa langsung pingsan saking ekstremnya. Seorang bocah dari pedalam hutan Kolombia ini harus menaiki semacam flying fox tersebut agar bisa menuju sekolahnya dengan lebih cepat.  Tidak terbayangkan bagaimana ngerinya ia ketika meluncur dengan kecepatan 80 kilometer per jam di atas kabel ini. Sebenarnya ada jalur alternatif lain yakni lewat hutan. Sayangnya, itu akan memakan waktu lama, belum lagi risiko yang didapatkan juga besar. Meskipun meluncur dengan kabel tersebut juga sama mematikannya kalau selip dan terjatuh. Pada foto di atas kamu bisa melihat ekspresi si gadis kecil yang nampak sangat was-was dan ketakutan. Satu lagi, karung yang dibawanya itu adalah adiknya yang juga harus bersekolah.
Cara Ke Sekolah Anak-Anak Desa Zhang Jiawan China Selatan

www.anehdidunia.com
Foto cara ke sekolah anak-anak desa Zhang Jiawan China Selatan via dailymail.co.uk
Di sini, anak-anak harus memanjat sejumlah tangga kayu sempit yang kelihatannya sangat tidak aman untuk menuju sekolah desa. Anak-anak sekolah ini melakukan perjalanan berbahaya di tangga kayu sempit ini setiap hari, tanpa peralatan keamanan apapun. Lokasi Desa Zhang Jiawan sangat terpencil di pegunungan Badagong dan tanahnya bisa longsor di setiap sisi. Cara lain satu-satunya menuju sekolah adalah mengambil jalan memutar lintas desa yang memakan waktu 4 jam. Para orang tua, walaupun cemas, tetap ingin anak-anak mereka bersekolah. Menuju sekolah melewati serangkaian tangga reyot benar-benar sebuah perjuangan.
 
 




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 3 March 2016

Kenapa Angka 11, 12 Disebut Eleven dan Twelve, Begini Jawabannya

Kenapa Angka 11, 12 Disebut Eleven dan Twelve, Begini Jawabannya

Pernahkan anda berpikir mengapa angka 11 dalam bahasa Inggris adalah eleven dan 12 adalah twelve, bukan oneteen ataupun twoteen? Begitu pula dengan twenty (20), thirty (30) dan fifty (50) menggantikan twoty, threety dan fivety. Beberapa orang mencoba memecahkan teka-teki tersebut. Angka dalam Bahasa Inggris memerlukan logika setelah poin tertentu.

Dari twenty-one sampai ninety-nine memiliki prinsip yang sama, yakni angka puluhan diikuti angka satuan.
Namun untuk belasan (teens) sedikit berbeda, misalnya 17 adalah seventeen bukannya teen-seven, 11 sama dengan eleven dan 12 adalah twelve yang tidak memiliki kecocokan dengan prinsip tersebut.

Eleven dan twelve berasal dari kata Inggris kuno yakni endleofan (ain+lif) serta twelf (twa+lif). Lif sendiri secara etimologi berarti setelah. Jadi ainlif adalah satu setelah 10 dan twalif merupakan dua setelah 10. Dari situlah kemudian terbentuk kata eleven dan twelve.

Lalu mengapa tidak ada threelif, fourlif dan seterusnya? Mungkin ini berkaitan dengan masa-masa awal saat bahasa dibentuk. Mereka belum memiliki istilah untuk menyebut angka di atas 10. Beberapa angka belasan (di atas 10) hanya disebut dengan akhiran lif. Mungkin pernah ada threelif dan sebagainya tetapi karena eleven dan twelve lebih sering digunakan, maka kata tersebut masih terus ada hingga kini.

Selain banyak disebutkan dalam bahasa sehari-hari, eleven dan twelve mudah dihitung menggunakan tiga ruas yang ada di masing-masing jari. Begitu pula dengan twenty, thirty dan fifty yang sudah digunakan lebih lama dibanding two hundred (200), three hundred (300) dan five hundred. Sedangkan thousand (ribuan) merupakan kata kuno yang arti sebenarnya adalah sejumlah besar orang dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu kata untuk menyebutkan angka tersebut masih digunakan hingga kini.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Friday, 19 February 2016

Ini Jawaban dari Teka-teki Buah yang Bikin Bingung Netizen Sedunia

Ini Jawaban dari Teka-teki Buah yang Bikin Bingung Netizen Sedunia

Sebuah teka-teki yang jadi viral di media sosial telah berhasil dipecahkan. Seperti sebelumnya diunggah oleh Tribun Sumsel teka-teki buah masih membingungkan jawabannya. Hasilnya apakah 16, 15 atau 14.
Andrew Griffin melalui situs Independent.ie mengungkapkan kalau solusi atau jawaban atas teka-teki tersebut adalah 14.

Menurutnya sebagian besar telah tertipu dengan gambarnya dan The Independent memecahkan teka-teki tersebut dengan penjabaran ini. Dalam gambar tersebut apel mewakili 10 lantaran tiga apel sama dengan 30, masing-masing pisang mewakili angka satu karena apel ditambah delapan pisang sama dengan 18.

Sementara untuk buah kelapa separuh kelapa mewakili angka satu dihitung dari empat pisang dikurangi dua kelapa yang dibelah. Belahan kelapa angka satu. Lalu lihat dengan cermat teka-tekinya, jebakannya pada gambar pisang dan kelapa. Pada teka-teki belahan kelapa hanya satu dan pada pisang hanya ada tiga.
Sekilas pisang tampak seperti sebelumnya pada gambar di atasnya jumlah empat, padahal kalau dicermati jumlahnya ada tiga. Jadi jawabannya adalah 14. Sebelumnya netizen dipusingkan dengan tantangan asah otak.

Pertanyaannya sangat sederhana. Hanya bilangan penambahan sederhana. Penambahan itu diwakili gambar apel, pisang dan kelapa. Meski tampaknya sederhana, namun banyak orang dewasa memberikan jawaban salah. Tak jelas dari mana asal teka-teki ini namun beberapa situs seperti Daily Mail, Independen dan  Mashable mengupas teka-teki ini. Gambar ini telah beredar sejak Desember. Bahkan pengguna Faceook sudah berusaha menjawab.

Penjumlahan
Pertama tampak tiga apel yang dijumlahkan menjadi 30.
Berarti dapat disimpulkan satu apel bernilai 10.
Di baris kedua, satu apel (10) ditambah dengan dua sisir pisang. Hasilnya 18.
Ini seolah-olah mengindikasikan pisang itu sama dengan 4.
Pada baris berikutnya sesisir pisang dikurangi dengan kelapasama dengan 2.
Pada baris terakhir adalah pertanyaan berapa kelapa tambah apel dan pisang.
Jika dilihat sekilas jawabannya mungkin 16.
Namun ternyata jawabannya bisa jadi bukan itu.

Hasilnya 16, 15, atau 14?

Setelah gambar itu diunggah ke Facebook, para netizen berusaha memecahkan masalah. Untuk mencari jawaban benar, perhatikan gambar dengan seksama. Paul Blanch menulis jawabannya 16. Sebab tiga apel sama dengan 30. Jadi satu apel sama dengan 10. Tiga apel dikurang dua sisir pisang sama dengan 18. Jadi pisang bernilai empat. Sedangkan pisang dikurang kelapa sama dengan dua. Sehinggakelapa nilainya dua. Penjumlahan jadi 16. Namun Obaidullah Khan Barcha mengatakan jawaban penjumlahan sama dengan 15. Sebab pada baris ke tiga di gambar sesisir pisang hanya ada tiga buah, bukan empat seperti sebelumnya.

Ada lagi yang menjawab hasilnya hanya 14. Karena selain pisanghanya tiga buah dalam satu sisir, kelapa pun hanya separuh.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Judul Skripsi Paling Aneh

Kita tahu bahwa skripsi merupakan syarat penting bagi seorang mahasiswa apabila mau lulus jadi Diploma atau Sarjana. Banyak mahasiswa yang serius mencari pembahasan yang cocok untuk dijadikan skripsi agar memperoleh hasil yang memuaskan.

Tapi ternyata ada beberapa topik skripsi yang kontroversial, apa jadinya ya kalau skripsi malah dijadikan sebagai bahan lelucon? ternyata, memang ada beberapa mahasiswa di Indonesia yang menyusun skripsi dengan judul yang terbilang aneh dan nyeleneh.

Cobalah anda perhatikan saja dari judulnya saja, yang pasti isi pembahasan skripsinya juga ikut-ikutan nyeleneh. Mulai dari skripsi yang membahasa tentang industri film dewasa Jepang, cinta tak terbalas, daya tahan jombol dan ada banyak lagi.

Simak 6 Judul skripsi paling nyeleneh ini :
1. Skripsi yang membahas mengenai industri film dewasa Jepang
6 Judul Skripsi Paling Aneh
2. Analisis daya tahan jomblo
6 Judul Skripsi Paling Aneh
3. Pasti nih orang selalu menderita lantaran cintanya tidak pernah terbalas
6 Judul Skripsi Paling Aneh
4. Ultraman juga bisa menjadi bahan skripsi
6 Judul Skripsi Paling Aneh
5. Ini yang buat pasti pecinta berat DOTA2
6 Judul Skripsi Paling Aneh
6. Pembuat skripsi ini pasti sudah sering tersakiti
6 Judul Skripsi Paling Aneh




Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 4 February 2016

Kursus Bahasa Inggris di Negara ini, Gurunya Wajib Bugil Ketika Mengajar

Kursus Bahasa Inggris di Negara ini, Gurunya Wajib Bugil Ketika Mengajar

Bagaimana cara agar siswa lebih tertarik belajar? Banyak cara, tapi cara yang dilakukan oleh sebuah stasiun televisi di Venezuela ini benar-benar sudah kelewat batas. Bagaimana tidak, kanal televisi Desnudando Las Noticias, atau yang berarti berita telanjang, punya program kursus bahasa Inggris sebagai salah satu program acara mereka. Di sini, pelajaran bahasa Inggris ditampilkan dengan cara tidak lazim.


Gurunya harus wanita cantik, dan mereka wajib telanjang bulat ketika menerangkan sesuatu di depan kamera!

Metode pengajaran bahkan juga dilakukan dengan boneka-boneka seperti acara televisi anak-anak.


Juru bicara televisi tersebut berdalih, cara ini nyatanya sukses mendatangkan minat belajar tinggi dari anak-anak Venezuela. Mereka juga mengklaim, bahwa ini murni dilakukan untuk kepentingan pendidikan.
Artinya, pemirsa nantinya juga akn diberi ujian, dan mendapat sertifikat internasional bila dinyatakan lulus.
Sebagaimana diketahui, orang Amerika Selatan rata-rata memang sulit belajar bahasa Inggris.
Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Wednesday, 3 February 2016

Perbedaan Mendasar Sistem Pendidikan di Indonesia dan Luar Negeri

Jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang dan maju lainnya, kualitas pendidikan di Indonesia sepertinya masih kalah dan tertinggal. Oleh karenanya, tidak heran banyak orang berduit yang lebih rela untuk menempuh pendidikan lanjutan di negara lain.

Kurangnya kualitas pendidikan Indonesia bukan menjadi satu tanggung jawab satu pihak saja, yaitu badan pendidikan atau guru, melainkan berbagai pihak, mulai dari orang tua sampai dengan pemerintah. Untuk melihat perbedaan antara sistem, kualitas dan segala hal terkait pendidikan di Indonesia, maka tidak ada salahnya untuk membandingkan dengan di luar negeri, sebagai parameter.

1. Berkurangnya masa-masa bermain anak

Usia balita dan kanak-kanak adalah masa yang paling menyenangkan bagi seorang anak, karena di waktu itu mereka dapat belajar banyak hal sembari bermain. Namun di Indonesia, pengenalan pendidikan sejak dini sudah mulai diterapkan. Bahkan ada yang masih dalam masa balita, seperti memasukkannya ke playgroup dan Taman Kanak-kanak sampai dengan pemberian kursus privat.

Berkurangnya masa-masa bermain anak [image source]
Berkurangnya masa-masa bermain anak [image source]

Hal ini disebabkan ada persyaratan khusus ketika sang anak akan masuk Sekolah Dasar, minimal sudah dapat membaca. Memang bagus sih, karena tujuannya agar seorang anak dapat belajar bersosialisasi dan melatih motorik dan daya pikir mereka. Namun satu imbas yang secara tidak langsung didapatkan adalah masa kanak-kanak mereka akan hilang di usia yang masih terlalu dini tersebut, mereka akan mulai mengenal stres.

Bagaimana dengan di luar negeri? Salah satu contohnya di Finlandia, seorang anak dapat mulai masuk ke jenjang pendidikan dasar ketika mereka sudah berusia 7 tahun. Sebelum itu, maka mereka dapat mengeksplorasi apa yang mereka inginkan, salah satunya adalah bermain.

2. Kelas unggulan dan kelas biasa

Mungkin di seluruh negara di luar negeri tidak mengenal sistem pembagian kelas yang berisikan anak-anak pintar saja atau disebut kelas unggulan dan kelas yang berisikan siswa atau mahasiswa biasa dengan grade standar. Rata-rata semua orang akan dikumpulkan dalam satu kelas yang hanya dibedakan berdasarkan jumlahnya saja. Seperti kelas 1A, 1B dan seterusnya. Sedangkan di Indonesia ada pembagian kelas unggulan dan non-unggulan yang justru secara tidak langsung dapat menciptakan gap atau tembok pembatas antara siswa pintar dan yang biasa.

Kelas unggulan dan kelas biasa [image source]
Kelas unggulan dan kelas biasa [image source]

Memang dilihat dari sudut pandang pendidikan, salah satu tujuannya adalah agar fokus siswa atau mahasiswa yang pintar tidak terpecah ketika dicampur dengan yang biasa dan mereka dapat bersaing dengan sesama orang cerdas dalam kelasnya. Namun secara tidak langsung, sisi psikologis dari yang menempati kelas unggulan dan non-unggulan tercipta. Akan ada rasa canggung dan jengah dari siswa atau mahasiswa yang ditempatkan dalam dua jenis kelas berbeda tersebut.

3. Jam belajar berlebih

Di luar negeri, jam belajar untuk hal-hal yang berbau teori sangat terbatas dan selebihnya akan diisi dengan professional development dan praktik. Hal ini sejalan seperti yang pernah dikatakan oleh mantan Ketua PAN, Amin Raiz, yang menjelaskan bahwa Indonesia masih menganut sistem spoon feeding, sehingga guru akan menjadi sumber satu-satunya.

Jam belajar berlebih [image source]
Jam belajar berlebih [image source]

Selain itu, tambahan-tambahan ekstrakurikuler sampai dengan kursus atau bimbingan belajar juga menambah panjang jam belajar seseorang yang mengakibatkan penat dan capek tidak hanya fisik saja, melainkan juga pikiran.

4. Masa orientasi di awal masuk sekolah

Tentunya hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami MOS atau Masa Orientasi Sekolah atau OSPEK atau Orientasi Pengenalan Kampus. Walaupun sudah banyak kasus dan pernah diwacanakan untuk dilarang diberlakukan di semua sekolah atau universitas di Indonesia, namun kegiatan ini kerap saja dilakukan.

Masa orientasi di awal masuk sekolah [image source]
Masa orientasi di awal masuk sekolah [image source]

Di Indonesia MOS dan OSPEK selalu diisi dengan aktivitas-aktivitas yang didominasi untuk mempermalukan para orang baru. Seperti mengenakan topi dari tas plastik sampai dengan memakai kaos kaki berbeda warna. Banyak panitia yang akan mengatakan bahwa tujuannya agar orang baru tersebut dapat kuat mental dan fisik sebelum benar-benar menjadi siswa atau mahasiswa di suatu sekolah atau universitas. Akan tetapi ditilik dari sisi fungsinya yang benar-benar berguna, apakah ada manfaat dari MOS dan OSPEK tersebut? Bahkan para orang tua juga kerap khawatir ketika anak-anak mereka akan berangkat mengikuti kegiatan tersebut.

Jika di Indonesia orientasi pengenalannya seperti itu, di luar negeri, salah satu contohnya di Amerika Serikat justru dilakukan dengan cara yang lebih positif. Para siswa atau mahasiswa baru akan diajak berkeliling dan mengikuti beberapa seminar juga kajian agar mereka lebih mengenal sekolah dan kampusnya. Tidak hanya pengenalan kampus dan sekolah saja, ada pula pemberian informasi terkait segala hal yang diberikan.

5. Hasil akhir adalah segalanya

Memang segala macam ujian akan dinilai dengan hasil akhir sebagai resultnya. Hal ini diterapkan di semua jenjang pendidikan di Indonesia. Bahkan sampai ada standarisasi khusus yang banyak membuat para siswa pada khususnya stres dan depresi karena harus mencapai nilai minimal setara standarisasi sesuai dengan yang ditentukan pemerintah.

Di kebanyakan jenjang pendidikan di luar negeri, contohnya saja di Australia, hasil akhir bukanlah segala-galanya. Semua pendidik akan lebih menitikberatkan pada sektor prosesnya daripada hasil akhir. Jika dalam prosesnya saja berantakan, maka dapat diketahui bahwa hasil akhirnya juga amburadul.
Hasil akhir adalah segalanya [image source]
Hasil akhir adalah segalanya [image source]

Selain hasil akhir, dengan banyaknya materi yang diberikan dengan jam belajar yang cukup lama juga membuat seseorang tidak dapat mencerna pelajaran atau segala informasi yang diberikan karena otak terlanjur ‘panas’ dan susah untuk digunakan mengingat secara detail. Sedangkan di luar negeri, materi yang diberikan hanyalah yang berupa poin khususnya saja dan jam pendidikannya akan lebih ditikberatkan pada praktik, sehingga seorang siswa atau mahasiswa akan lebih mengerti dan paham secara langsung daripada hanya menghafal teori dan materi.

Walaupun ada beberapa poin yang menjadikan sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia tertinggal dari banyak negara-negara di dunia, namun bukan berarti tidak ada yang dibanggakan dengan belajar di Tanah Air. Contohnya Anda tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk biaya belajar dan lain sebagainya. Tentunya semua akan menjadi satu pekerjaan rumah bagi siapa saja agar dapat mewujudkan sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik lagi dan dapat bersaing dengan negara luar, serta dibutuhkan dukungan serta perhatian dari berbagai pihak untuk hal tersebut.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 2 February 2016

Motivasi Luar Biasa Seorang Ibu Guru Kepada Muridnya Tentang Kehancuran Islam

Ibu Guru berkerudung rapi tampak bersemangat di depan kelas sedang mendidik murid-muridnya dalam pendidikan Syari’at Islam. Di tangan kirinya ada kapur, di tangan kanannya ada penghapus. Ibu Guru berkata, “Saya punya permainan. Caranya begini, di tangan kiri saya ada kapur, di tangan kanan ada penghapus.



Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah “Kapur!”, jika saya angkat penghapus ini, maka berserulah “Penghapus!” Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Ibu Guru mengangkat silih berganti antara tangan kanan dan tangan kirinya, kian lama kian cepat.
Beberapa saat kemudian sang guru kembali berkata, “Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka berserulah “Penghapus!”, jika saya angkat penghapus, maka katakanlah “Kapur!”. Dan permainan diulang kembali.

Maka pada mulanya murid-murid itu keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti. Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya.

“Anak-anak, begitulah ummat Islam. Awalnya kalian jelas dapat membedakan yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Namun kemudian, musuh musuh ummat Islam berupaya melalui berbagai cara, untuk menukarkan yang haq itu menjadi bathil, dan sebaliknya.

Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kalian menerima hal tersebut, tetapi karena terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kalian terbiasa dengan hal itu. Dan kalian mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kalian tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.”
“Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang pelik, zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, sex sebelum nikah menjadi suatu hiburan dan trend, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup, korupsi menjadi kebanggaan dan lain lain. Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disedari, kalian sedikit demi sedikit menerimanya. Paham?” tanya Guru kepada murid-muridnya. “Paham Bu Guru”
“Baik permainan kedua,” Ibu Guru melanjutkan. “Bu Guru ada Qur’an, Bu Guru akan meletakkannya di atas bangku yang berada di tengah karpet yang panjang. Qur'an itu “dijaga” sekelilingnya oleh umat yang dimisalkan karpet. Sekarang anak-anak berdiri di luar karpet.



Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur’an yang ada di tengah dan ditukar dengan buku lain, tanpa memijak karpet?” Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencoba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain, tetapi tak ada yang berhasil.

Akhirnya Sang Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur’an ditukarnya dengan buku filsafat materialisme. Ia memenuhi syarat, tidak memijak karpet.

“Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya. Musuh-musuh Islam tidak akan memijak-mijak kalian dengan terang-terangan. Karena tentu kalian akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tetapi mereka akan menggulung kalian perlahan-lahan dari pinggir, sehingga kalian tidak sadar. Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibina pundasi yang kuat. Begitulah ummat Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau fondasinya dahulu. Lebih mudah hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dahulu, kursi dipindahkan dahulu, lemari dikeluarkan dahulu satu persatu, baru rumah dihancurkan…”

“Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kalian. Mereka tidak akan menghantam terang-terangan, tetapi ia akan perlahan-lahan meletihkan kalian. Mulai dari perangai, cara hidup, pakaian dan lain-lain, sehingga meskipun kalian itu Muslim, tetapi kalian telah meninggalkan Syari’at Islam sedikit demi sedikit. Dan itulah yang mereka inginkan.”

“Kenapa mereka tidak berani terang-terangan menginjak-injak Bu Guru?” tanya mereka. Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tetapi sekarang tidak lagi. Begitulah ummat Islam. Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tetapi kalau diserang serentak terang-terangan, baru mereka akan sadar, lalu mereka bangkit serentak. Selesailah pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdo’a dahulu sebelum pulang…”

Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya.

Ini semua adalah fenomena Ghazwu lFikri (perang pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh-musuh Islam. Allah berfirman dalam surat At Taubah yang artinya:

“Mereka hendak memadamkan cahaya Allah dengan mulut-mulut mereka, sedang Allah tidak mau selain menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir itu benci akan hal itu.”(QS. At Taubah :32).

Musuh-musuh Islam berupaya dengan kata-kata yang membius ummat Islam untuk merusak aqidah ummat umumnya, khususnya generasi muda Muslim. Kata-kata membius itu disuntikkan sedikit demi sedikit melalui mas media, grafika dan elektronika, tulisan-tulisan dan talk show, hingga tak terasa.

Semoga kisah di atas dapat menjadi renungan dan menyadarkan kita umat Islam agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya-budaya asing yang masuk yang nantinya dapat melunturkan iman dan aqidah kita sebagai seorang muslim.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Monday, 1 February 2016

[WOW] Soal Matematika Bisa Diselesaikan dengan Menggunakan Kamera HP

Dijuluki sebagai "kamera kalkulator" pertama di dunia, Photomath yang diluncurkan pekan lalu menggunakan teknologi text recognition untuk menyelesaikan soal matematika sederhana.



Cara menggunakan Photomath sangat sederhana. Tinggal potret saja soal matematika yang Anda hadapi, maka aplikasi itu akan memberikan Anda jawabannya dalam waktu singkat.

Tidak hanya itu, Photomath juga bisa memberikan langkah-langkah dan urutan yang benar dalam menyelesaikan sebuah teka-teki matematika.

Aplikasi itu bisa menyelesaikan soal aritmatika, pecahan dan desimal, pangkat dan akar, serta soal persamaan linear sederhana.

Meski dikritik karena dinilai tidak mendidik anak-anak sekolah, MicroBlink, perusahaan Kroasia yang menciptakan aplikasi itu mengklaim bahwa ada sisi positif dari aplikasi itu.

Menurut Damir Sabol, CEO MicroBlink, aplikasi itu bisa digunakan orang tua untuk membantu anak mereka mengerjakan pekerjaan rumah atau untuk anak-anak yang tidak bisa mengakses buku pelajaran yang lebih lengkap.

Ia mengklaim aplikasi itu mendapat sambutan positif dari pengguna telepon seluler dan berharap bisa menemukan investor yang tepat untuk mengembangkan teknologinya.

"Website kami dikunjungi oleh jutaan orang setiap hari dan kemarin diunduh lebih dari 110.000 kali," kata Sabol, "Sejauh ini kami belum menerima investasi dari luar, tetapi kami masih membuka peluang untuk itu."

MicroBlink sebelumnya meluncurkan PhotoPay, aplikasi yang bisa digunakan oleh pengguna ponsel untuk membayar belanjaan mereka hanya dengan memotret tagihan.

PhotoMath kini baru tersedia di iPhone dan ponsel bersistem Windows Phone. Rencananya aplikasi itu akan tersedia untuk ponsel Android pada awal 2015.

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 29 December 2015

Mesin Perang Mematikan ini Lahir dari Kejeniusan Seorang Archimedes

Barang kali mereka para pecinta mekanik fisika dan matematika tak terima dengan judul ini. Bagaimana bisa seorang Archimedes si ilmuwan brilian sekelas Newton itu sampai mengotori tangannya dengan berbuat demikian? Tapi, tak perlu risau jika kamu adalah salah satu pengagum filsuf Yunani ini. Pasalnya, mesin perang mematikan tersebut bukan benar-benar dibuat dengan kedua tangannya.
Ya, benar, Archimedes, seperti yang kita ketahui, adalah otak di balik banyak mekanisme canggih yang implementasinya masih dipakai hingga sekarang. Sistem ulir, katrol, serta mekanika lain tercipta dari buah pemikirannya. Sayangnya, dengan berbekal pengetahuan ini ternyata banyak orang yang memanfaatkannya untuk hal-hal buruk. Misalnya adalah deretan mesin perang yang akan kita kulik kengeriannya setelah ini.
Mungkin Archimedes tak ikut berdosa lantaran sejak awal ia tak pernah menginginkan penemuannya untuk dikemas dengan versi jahat seperti ini. Terlepas dari hal tersebut, berikut adalah deretan alat perang mematikan yang terinspirasi dari buah cerdas sang pemikir itu.

1. Cakar Mematikan Archimedes

Alat ini berbentuk seperti katrol, di mana ia dirangkai dengan tambahan tali besar serta baja berbentuk cakar besar di bagian ujung tali. Mekanisme alatnya dengan dilontarkan ke arah target dengan menggunakan hukum katapel. Bandul cakar yang ada di ujung sana akan merobek perut kapal musuh hingga akhirnya tenggelam. Alat ini juga bisa melakukan fungsi menarik kapal musuh agar bisa lebih dekat lagi dan kemudian dihabisi dengan brutal.
cakar archimedes
Cakar Archimedes ini jadi salah satu senjata perang mematikan yang pernah bikin Romawi ketar ketir [Image Source]
Kota Syracuse yang ada di Sisilia, Italia, pernah menggunakan alat perang ini. Kala itu Romawi akan mengekspansi kota ini. Namun Syracuse punya benteng besar lengkap dengan cakar Archimedes di tepi pantai mereka. Sehingga begitu kapal Romawi terlihat berbondong-bondong, maka segera pasukan melemparkan cakar Archimedes ini. Alat ini menurut sejarah sukses membuat Romawi frustasi berat.

2. Sinar Penghancur Archimedes

Namanya mungkin terdengar kekanak-kanakan, namun secara fungsi, Sinar Penghancur Archimedes memang bisa menghancurkan. Alat ini sebenarnya sangat sederhana. Hanya mengandalkan cermin dan juga sinar matahari. Mekanismenya adalah dengan memantulkan sinar matahari dan kemudian diarahkan ke target. Dulu orang-orang memakai alat ini dengan penampang cermin yang luar biasa besar. Hasilnya, musuh pun dibuat terbakar dan akhirnya hancur.
Meskipun sederhana, senjata berbekal hukum Archimedes ini sangat ditakuti [Image Source]
Meskipun sederhana, senjata berbekal hukum Archimedes ini sangat ditakuti [Image Source]
Romawi lagi-lagi pernah menjadi korban dari alat ini. Kapal-kapal mereka tenggelam setelah sebelumnya terbakar hebat oleh alat unik dan sederhana tersebut. Jika tak percaya penampang cermin ini bisa menimbulkan kerusakan, coba lakukan percobaan sendiri di rumah. Kelemahan alat perang ini hanya satu. Ya, apalagi kalau bukan malam hari.

3. Katapel Mekanis yang Mematikan

Dibandingkan alat perang lain, katapel ini mungkin terkesan sangat biasa. Padahal apa yang dilakukannya benar-benar greget dan tertulis sejarah sebagai senjata perang paling mematikan, dan bisa dibilang terlalu canggih untuk zamannya. Secara umum, mungkin mekanismenya memang katapel biasa. Namun, yang satu ini disematkan hukum-hukum Archimedes, sehingga menghasilkan katapel yang luar biasa.
Berbekal mekanisme kompleks ala Archimedes, ketapel ini menjadi lebih mematikan dari yang pernah ada [Image Source]
Berbekal mekanisme kompleks ala Archimedes, ketapel ini menjadi lebih mematikan dari yang pernah ada [Image Source]
Katapel ini dirangkai menggunakan alur-alur yang rumit. Namun pada intinya, alat ini mampu melontarkan benda apa pun yang beratnya berkali-kali proyektil katapel biasa yang bisa dibilang gila itu. Senjata ampuh ini diimplementasikan banyak negara. Sekali lagi, jika bukan karena Archimedes, alat yang terlalu canggih pada masanya ini takkan pernah lahir.

4. Ulir Archimedes

Yang satu ini mungkin bukan alat perang, namun eksistensinya lebih penting dari senjata-senjata macam apa pun. Ulir Archimedes ini punya fungsi sebagai alat pengangkut barang dari satu tempat ke tempat lain dengan cara yang unik dan sangat mudah. Ulir Archimedes berbentuk sebuah tabung yang di dalamnya ada semacam ulir berputar dengan sekat-sekat yang lebar. Nah, celah-celah ini yang digunakan sebagai tempat barang-barang yang akan dikirim.
Meskipun bukan untuk perang, eksistensi alat ini juga tak kalah penting sebagai media transportasi barang-barang [Image Source]
Meskipun bukan untuk perang, eksistensi alat ini juga tak kalah penting sebagai media transportasi barang-barang [Image Source]
Ulir Archimedes sangat fungsional, tak hanya bisa mengirimkan air tapi juga mesiu dan juga ranjau-ranjau, atau apa pun itu. Penggunaan ulir cerdas ini seringkali dari atas ke bawah atau melawan gaya gravitasi. Sehingga tak perlu para tentara melakukan kerja berat dan bisa fokus dengan hal yang lain. Mekanisme ini sekarang juga masih digunakan di banyak industri.
Kita tak bisa menyalahkan Archimedes lantaran penemuannya justru digunakan untuk perang yang mungkin sudah menumpahkan banyak darah. Teknologi memang seperti ini, tergantung siapa yang menggunakannya. Ketika ia pakai untuk kebaikan maka akan berguna sekali, namun sebaliknya, ia juga bisa membawa kehancuran besar.



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tak Terima Kepala Dijitak, Siswi Kecil Ini Tendang 'Anu' Bapak Guru

Tak Terima Kepala Dijitak, Siswi Kecil Ini Tendang 'Anu' Bapak Guru

Gadis kecil ini membuat gurunya berlutut kesakitan setelah dimarahi dan dijitak oleh sang guru. 
Dalam Video yang diunggah pengguna akun SpicyRussia ke situs Youtube tersebut terlihat gadis kecil tersebut dimarahi terus-terusan hingga hilang kesabaran. Video ini telah ditonton sebanyak 4.3 juta kali.
Guru jaman sekarang tidak ada yang berani untuk memarahi dan memukuli muridnya.
Bukan hanya orangtua yang bisa menentang aksi ini, tetapi para murid juga bisa menentangnya sekarang.
Hampir tidak ada orang yang mengingatkan guru berkebangsaan Rusia ini dan ia pun terus memarahi dan memukuli sang murid. Guru ini tidak seharusnya menjitak kepala gadis kecil tersebut terus-menerus. Apa yang dilakukan gadis kecil itu juga sangat luar biasa.

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Thursday, 3 December 2015

Alasan mahasiswa nggak mau duduk di kursi depan

Duduk di depan sendiri artinya ya mahasiswa itulah yang pertama diliat dosen.
Pernah nggak kamu berpikir, kenapa hampir setiap mahasiswa selalu menghindari kursi bagian depan saat berada di kelas? Mungkin kamu juga salah satunya kan? Setelah ngobrol-ngobrol dengan beberapa mahasiswa, Kamis (3/12), ternyata alasannya macam-macam lho! Apa saja ya kira-kira?
1. Sering jadi incaran kalau ditunjuk dosen
foto: shutterstock.com
Duduk di depan sendiri artinya ya mahasiswa itulah yang pertama diliat dosen, makanya nggak heran juga kalau mahasiswa yang duduk di depan sendiri sering jadi incaran dosen kalau ditunjuk untuk menjawab sesuatu. "Sebenarnya tergantung dosennya, kalau tipe yang aktif ya aku mending di belakang. Kadang suka nggak siap sih kalau tiba-tiba dikasih pertanyaan," ujar Yogi, mahasiswa Hubungan Internasional yang sudah memasuki semester akhir
2. Nggak enak kalau mendengarkan pelajaran
foto: uny.ac.id 
Duduk terlalu depan ternyata bagi sebagian mahasiswa kurang nyaman dalam menyimak pelajaran. "Beberapa dosen Komunikasi suka jalan-jalan kalau mengajar, jadi kalau duduk di depan sendiri malah capek lehernya, nengok ke belakang mulu," ungkap Shena, salah satu mahasiswa Ilmu Komunikasi di Perguruan Tinggi Negeri di Jogja
3. Nggak bisa sambil main HP
foto: trb.com
Kuliah teori dengan jam yang lama memang sering bikin bosan, dengan duduk di belakang mahasiswa bisa menghilangkan kebosanan saat pelajaran.
4. Males dikira sok pinter sama teman lain
foto: brilio.net 
"Kalau duduk di depan sendiri itu nanti dikira caper sama dosen, males kalau diomongin teman lain dari belakang," ujar Yogi lagi
5. Nggak bisa pura-pura ketiduran
foto: kaskus.co.id 
Duduk di depan sendiri itu artinya kamu nggak bisa pura-pura ketiduran, padahal sih sengaja memang mau tidur.
6. Kalau cewek biasanya lagi 'dapet'
foto: eeshape.com 
Alasan lain lagi datang dari Intan, mahasiswi Akuntansi angkatan 2012 ini berkata bahwa dia menghindari duduk di kursi depan saat sedang menstruasi. "Aku nggak PD, takutnya kalau tembus kan kelihatan sama semua anak sekelas," jelasnya. 

7. Susah kalau mau ngabsenin teman
foto: accounting-08.com
Kamu yang sering dititipin absen temanmu, pasti juga menghindari duduk di depan. Apalagi kalau dosenmu itu mata elang. Bisa-bisa kamu malah ketahuan tandatangan dua kali.
8. Sering di suruh-suruh dosen
foto: tzuchischool.com
Duduk di depan sendiri itu artinya kamu juga harus rela disuruh-suruh oleh dosenmu. Mulai disuruh hapus whiteboard sampai nutup pintu.
9. Ada mitos horor di kursi depan sendiri
foto: charbuild.com
"Ada mitos horor di ruang kelas tertentu, dosen pun juga tahu akan hal ini, karena itu dia tidak pernah bertanya atau menyuruh mahasiswa duduk di bangku depan," ujar Yogi. Wuih, ada hantunya ternyata bangku depan sendiri. 

10. Nggak ada temannya
foto: ukm.unsoed.ac.id 
Karena kebanyakan mahasiswa pada memilih duduk di belakang, makanya saat kamu duduk di depan pun jadi nggak ada temannya alias sendirian. Nah, daripada sendirian kamu pun akhirnya bergabung dengan dengan penghuni bangku belakang.
11. Persiapan kalau ada kuis dadakan
foto: sv.ugm.ac.id
"Banyak juga dosen yang sering tiba-tiba ngasih kuis dadakan, makanya kalau duduk di belakang kan bisa contek-contekan atau buka google," lanjut Yogi lagi sambil nyengir.
12. Dosennya suka hujan lokal
foto: kaskus.co.id
Kalau ini sih, mungkin tergantung dosennya. Mungkin ada beberapa dosen yang saking bersemangatnya jadi hujan lokal kalau ngomong. Mungkin ada baiknya kamu sedia payung sebelum hujan.








Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Monday, 2 November 2015

JASA PEmBUATAN SKRIPSI SIDANG AKHIR


KONTAK KAmi  YA....


Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Friday, 30 October 2015

LAGI Soal Matematika Ini Bikin Heboh Netizen, Anda Bisa Menjawabnya?

Soal Matematika Ini Bikin Heboh Netizen, Anda Bisa Menjawabnya?

Sebuah postingan online dari seorang siswa kelas tiga sekolah dasar menyebabkan keributan di dunia maya.
Penyebabnya adalah jawaban benar dari siswa tersebut yang ternyata dinyatakan salah oleh guru mereka.
Difokuskan pada perkalian dasar, di pertanyaan pertama, siswa diminta untuk menjawab perkalian 5x3 dengan menggunakan metode pengulangan pertambahan.

Siswa tersebut kemudian menjawab 5+5+5 = 15. Tetapi jawaban tersebut dianggap salah, dengan memberikan jawaban yang benar adalah 3+3+3+3+3 = 15

Kemudian, di pertanyaan kedua, siswa diminta menggambar susunan untuk memecahkan perkalian 4x6.
Siswa kemudian menjawab dengan menggambar 6 baris dalam 4 strip, tetapi sekali lagi jawaban tersebut dianggap salah. Sang guru menjelaskan bahwa jawaban yang benar adalah 4 baris dengan 6 strip.


***

Sumber :

komentar :

Selengkapnya

Tuesday, 14 July 2015

Modus Canggih Mencontek Massal 2.440 Siswa Akhirnya Terbongkar

Mencontek terlanjur jadi kebiasaan siswa, di mana pun. Modusnya pun makin canggih, bahkan memanfaatkan kemajuan teknologi. Sejumlah 2.440 siswa China yang ikut dalam ujian nasional kepergok menggunakan alat mutakhir -- seperti yang ada dalam film mata-mata, demi lulus meski dengan cara tak halal. 



Menurut kantor berita Tiongkok, modus yang digunakan para pencontek bukan dengan menuliskan rumus-rumus di baju dan lokasi tersembunyi lain. Bukan pula dengan lempar kertas berisi jawaban atau menggunakan kode-kode tertentu: kedipan mata, atau isyarat tangan, atau ketukan. 

Mereka menggunakan sinyal radio 'abn*rmal' yang digunakan untuk mengirimkan jawaban kepada para kandidat, yang mengenakan peralatan nirkabel di telinga atau memasang alat tertentu di penghapus elektronik yang diletakkan di meja -- sebagai penerima.

Modus canggih tersebut terbongkar pada 18 dan 19 Oktober 2014 lalu. Saat itu lebih dari 25.000 siswa menjalani ujian untuk menjadi apoteker berlisensi di Xian. Tes dilakukan di 7 tempat terpisah. 

Penyelenggaran ujian menemukan ada kandidat palsu yang ambil bagian dalam ujian. Bukannya memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin, mereka cepat-cepat keluar setelah menghafalkan pertanyaan ujian. Oknum itu lantas menyiarkan jawaban yang benar, lewat sinyal, untuk para calon yang membayar US$ 330 atau sekitar Rp 4 juta untuk layanan ilegal itu.

Namun, sanksi tegas diterapkan pada para pelanggar. Mereka yang tertangkap basah melakukan kecurangan dalam ujian untuk mendapatkan sertifikat tak bakal diizinkan untuk mengikuti ujian kembali selama 2 tahun. Demikian kata Du Fangshuai, pejabat yang bertanggung jawab menggelar ujian. 

Jiang Xueqin, konsultan pendidikan di Beijing mengatakan, sisitem pendidikan di Tiongkok yang berorientasi pada kelulusan siswa saat ujian membuat mencontek terlanjur membudaya. 

"Ada banyak modus yang tak mencolok seperti yang ditemukan baru-baru ini. Namun, mencontek menyebar luas karena fokus para siswa adalah mendapatkan sertifikat, bukan keahlian yang sejatinya dibutuhkan saat bekerja," .

Bahkan, orangtua murid pun mendukung tindakan mencontek., saat aparat mencoba menghentikan aksi curang di kota Zhongxiang, Provinsi Hubei, rusuh pun pecah. 

Gara-garanya, para orangtua marah karena anak-anak mereka diperlakukan khusus -- tak boleh mencontek -- padahal semua anak di tempat lain di China melakukan hal yang sama. Memprihatinkan...Bagaimana dengan Indonesia?



komentar :

Selengkapnya

Mahasiswa ini Temukan Cara Mandi Tanpa Menggunakan Air

Mandi tanpa air? Bagaimana caranya? Bagi kita di negara tropis mungkin kurang berguna, kecuali kalau kamu terpaksa mandi malam hari, atau di tempat yang dingin, atau bagi mereka yang tinggal di negara 4 musim (saat musim dingin tiba).

Nah, seorang mahasiswa Afrika Selatan, Ludwick Marishane berhasil membuat penemuan baru. Bahkan, hasil temuannya sudah diakui dunia internasional.

Terinspirasi oleh seorang teman yang terlalu malas untuk mandi dan beberapa bulan riset melalui internet,  mahasiswa berusia 22 tahun di University of Cape Town itu menemukan jel jernih yang berfungsi sebagai sabun dan air untuk membersihkan kulit.

"Ia malas dan ia pernah mengatakan, `kenapa tak ada orang yang menemukan sesuatu yang bisa ditaruh di kulit dan orang tak perlu mandi`," kata Marishane sebagaimana dikutip Kantor Berita Reuters.

Produk yang disebut DryBath itu membuat Marishane memenangi "2011 Global Student Enterpreneur of the Year Award" dan banyak diminati di Afrika, dimana fasilitas kesehatan dasar terbatas dan ratusan juta penduduknya tak bisa rutin menjangkau air.

Produk itu berbeda dari bahan cuci tangan antibakteri yang biasanya beraroma keras alkohol.  Temuan Marishane berupa selaput biodgradabel tak beraroma dengan pelembab.

Dia mendapatkan ide untuk membuat jel itu karena teman di kampungnya yang ada di daerah pedalaman mengatakan bahwa mandi saat musim dingin sangat merepotkan, dan jadi makin merepotkan karena tak ada air panas.

Ia kemudian mencari informasi untuk membuat formula yang dia inginkan dari Google dan Wikipedia menggunakan telepon genggamnya. Dan enam bulan kemudian ia hadir dengan DryBath dan memperoleh paten untuk produk yang kini dibuat secara komersial itu.

Pelanggan utama produk itu adalah perusahaan penerbangan global yang melakukan penerbangan jarak jauh serta pemerintah, untuk keperluan prajurit lapangan.


komentar :

Selengkapnya

Monday, 29 June 2015

Inilah Hal-hal Yang Masih Belum Dipahami Sains Modern

0001unknownmaterials
Apakah sains sudah memahami segala sesuatu tentang alam sehingga bisa membuat kesimpulan yang mutlak? Jawabannya belum. Memang sains sudah sangat maju, tapi banyak ilmuwan sadar bahwa ada banyak hal yang belum mereka ketahui bahkan mungkin tidak akan sanggup mereka pahami. Memang, kuasa Tuhan sangatlah menakjubkan untuk dipelajari. Dengan daya tarik sendiri, alam dengan sendirinya menunjukan karya-karya Tuhan Yang Maha Esa.


1374221878Source:http://www.talkmen.com/gfx/news/1374221878.jpg
Seorang ahli fisika dan pemenang hadiah Nobel, Steven Weinberg, berkomentar bahwa ’kita tidak akan pernah bisa memahami segala sesuatu tentang alam’. Profesor Martin Rees, seorang ahli astronomi kehormatan dari Inggris, menulis, ”Ada hal-hal yang tidak akan pernah manusia pahami.” Nyatanya, banyak yang belum dipahami oleh sains modern, mulai dari sel yang sangat kecil sampai alam semesta yang sangat luas. Perhatikan contoh berikut  :
2015402_univ_cnt_2_xlSource:http://assets.jw.org/assets/m/w15/20150601/w15_20150601.art/2015402_univ_cnt_2_xl.jpg
1. Ahli biologi tidak sepenuhnya mengerti apa yang terjadi dalam sel makhluk hidup. Misalnya, cara sel menyerap energi, menghasilkan protein, dan membelah diri. Semua hal itu belum mereka pahami sepenuhnya.

2015402_univ_cnt_3_xlSource:http://assets.jw.org/assets/m/w15/20150601/w15_20150601.art/2015402_univ_cnt_3_xl.jpg
2. Setiap detik, gravitasi memengaruhi kita. Namun, hal ini merupakan misteri bagi para ahli fisika. Mereka tidak paham sepenuhnya mengapa saat seseorang melompat, gravitasi bisa menarik dia kembali ke tanah. Atau, bagaimana gravitasi membuat bulan tetap pada orbitnya.
2015402_univ_cnt_4_xl
Source:http://assets.jw.org/assets/m/w15/20150601/w15_20150601.art/2015402_univ_cnt_4_xl.jpg
3. Para ahli kosmologi memperkirakan bahwa sekitar 95 persen materi pembentuk alam semesta tidak dapat dilihat atau dikenali oleh alat canggih. Materi pembentuk alam semesta dibagi menjadi dua, yaitu materi gelap dan energi gelap. Sifat dari materi ini tidak diketahui.
Masih ada hal-hal yang membingungkan para ilmuwan. Kenapa hal ini perlu kita ketahui?



Sumber :

komentar :

Selengkapnya

INFormasi... Gak Basii...

infosihh.blogspot.com

Mobile | Lintas.me
sansanichsan71@gmail.com
Back to Top
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...